Cara Memperbaiki Pembuangan Air Mesin Cuci 2 Tabung yang Bermasalah

Kapanlagi.com - Masalah pada sistem pembuangan air mesin cuci 2 tabung merupakan keluhan yang sering dialami pengguna. Air yang tidak bisa keluar, justru keluar terus, atau bahkan bocor dapat mengganggu proses pencucian dan berpotensi merusak komponen mesin cuci.

Memahami cara memperbaiki pembuangan air mesin cuci 2 tabung sangat penting agar kamu tidak perlu langsung memanggil teknisi untuk masalah yang sebenarnya bisa diatasi sendiri. Dengan penanganan yang tepat, mesin cuci dapat kembali berfungsi normal tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Berbagai penyebab dapat memicu masalah pembuangan air, mulai dari selang yang tersumbat, katup yang rusak, hingga kesalahan dalam penggunaan. Mengetahui cara memperbaiki pembuangan air mesin cuci 2 tabung akan membantu kamu mengatasi masalah ini dengan cepat dan efektif.

1 dari 12 halaman

1. 1. Memperbaiki Posisi Selang Pembuangan yang Salah

Salah satu penyebab paling umum dari masalah pembuangan air adalah posisi selang yang tidak tepat. Cara memperbaiki pembuangan air mesin cuci 2 tabung yang disebabkan oleh posisi selang sangat mudah dilakukan sendiri di rumah.

  1. Periksa Ketinggian Selang: Pastikan ujung selang pembuangan berada lebih tinggi dari tabung mesin cuci saat proses pencucian berlangsung. Jika selang terlalu rendah, air akan keluar terus karena gaya gravitasi.

  2. Gunakan Pengait Selang: Manfaatkan pengait atau klem selang yang biasanya sudah disediakan bersama mesin cuci untuk menahan selang pada posisi yang tepat.

  3. Hindari Selang Terlipat: Pastikan selang tidak terlipat atau tertekuk yang dapat menghambat aliran air keluar dari tabung.

  4. Atur Jarak ke Saluran Pembuangan: Jangan langsung mengarahkan selang ke got atau saluran yang terlalu rendah saat mesin sedang beroperasi.

  5. Uji Coba Sistem: Setelah mengatur posisi selang, coba isi air dan lihat apakah air masih keluar terus atau sudah normal.

2. 2. Membersihkan Saluran Pembuangan yang Tersumbat

Membersihkan Saluran Pembuangan yang Tersumbat (c) Ilustrasi AI

Saluran pembuangan yang mampet adalah masalah klasik yang sering terjadi pada mesin cuci. Untuk mengatasi cara memperbaiki pembuangan air mesin cuci 2 tabung yang tersumbat, diperlukan pembersihan menyeluruh pada beberapa komponen.

  1. Matikan dan Cabut Steker: Pastikan mesin cuci dalam kondisi mati dan steker tercabut dari stopkontak untuk keamanan.

  2. Keluarkan Air Sisa: Buang air yang masih tersisa di dalam tabung menggunakan gayung atau dengan membuka katup pembuangan secara manual.

  3. Lepas Selang Pembuangan: Lepaskan selang dari mesin cuci dan periksa apakah ada kotoran atau benda yang menyumbat di dalamnya.

  4. Bersihkan dengan Air Bertekanan: Gunakan air bertekanan tinggi atau semprotkan air kuat untuk membersihkan kotoran yang menempel di dalam selang.

  5. Pasang Kembali dengan Benar: Setelah bersih, pasang kembali selang pembuangan dengan memastikan semua sambungan terpasang rapat.

Pembersihan saluran pembuangan sebaiknya dilakukan secara rutin setiap 1-2 bulan sekali untuk mencegah penumpukan kotoran yang dapat menyebabkan penyumbatan.

3. 3. Memperbaiki Katup Pembuangan yang Rusak

Memperbaiki Katup Pembuangan yang Rusak (c) Ilustrasi AI

Katup pembuangan atau klep merupakan komponen penting yang mengatur keluar masuknya air. Jika mengalami kerusakan, cara memperbaiki pembuangan air mesin cuci 2 tabung memerlukan penanganan pada bagian katup ini.

  1. Buka Tutup Katup: Gunakan kunci yang sesuai untuk membuka tutup katup pembuangan yang biasanya terletak di bagian bawah atau belakang mesin cuci.

  2. Periksa Kondisi Karet Katup: Cek apakah karet katup masih elastis atau sudah mengeras. Karet yang keras tidak dapat menutup saluran dengan sempurna.

  3. Bersihkan Kotoran pada Katup: Bersihkan kotoran, lumpur, atau benda kecil yang menempel pada area katup yang dapat menghambat penutupan.

  4. Ganti Katup Jika Perlu: Jika katup sudah bocor, retak, atau aus, sebaiknya ganti dengan katup baru yang sesuai dengan tipe mesin cuci kamu.

  5. Pasang dan Uji Fungsi: Pasang kembali katup dengan benar dan uji apakah air dapat ditahan dengan baik saat proses pencucian.

4. 4. Mengganti Pegas Katup yang Lemah

4. Mengganti Pegas Katup yang Lemah (c) Ilustrasi AI

Pegas atau per pada katup pembuangan berfungsi untuk menutup katup secara otomatis. Cara memperbaiki pembuangan air mesin cuci 2 tabung yang disebabkan pegas lemah memerlukan penggantian komponen ini.

  1. Akses Bagian Belakang Mesin: Buka body belakang mesin cuci dengan melepas baut-baut pengaman menggunakan obeng.

  2. Lepaskan Tali Klep: Lepaskan tali atau kabel yang terhubung dengan mekanisme katup pembuangan air.

  3. Periksa Kondisi Pegas: Cek apakah pegas masih kuat atau sudah kendur, karatan, atau bahkan lepas dari tempatnya.

  4. Ganti dengan Pegas Baru: Jika pegas sudah tidak berfungsi optimal, ganti dengan pegas baru yang memiliki kekuatan yang sesuai.

  5. Rakit Kembali Komponen: Pasang kembali semua komponen dengan urutan yang benar dan pastikan pegas terpasang dengan kuat.

Pegas yang kuat akan memastikan katup dapat menutup rapat sehingga air tidak keluar terus saat proses pencucian berlangsung.

5. 5. Membersihkan Filter atau Saringan Mesin Cuci

Membersihkan Filter atau Saringan Mesin Cuci (c) Ilustrasi AI

Filter atau saringan mesin cuci berfungsi menyaring kotoran agar tidak masuk ke sistem pembuangan. Dalam cara memperbaiki pembuangan air mesin cuci 2 tabung, pembersihan filter sangat penting dilakukan secara berkala.

  1. Pastikan Air Sudah Habis: Keluarkan semua air dari tabung sebelum membuka filter untuk menghindari tumpahan air.

  2. Buka Tutup Filter: Gunakan kunci atau putar tutup filter secara manual untuk membukanya, biasanya terletak di bagian bawah mesin.

  3. Keluarkan dan Bersihkan Filter: Ambil filter dan bersihkan dari kotoran yang menempel menggunakan sikat atau semprotan air bertekanan tinggi.

  4. Periksa Kerusakan: Jika filter sudah rusak, retak, atau berlubang, segera ganti dengan filter baru yang sesuai.

  5. Pasang Kembali dengan Rapat: Setelah bersih, pasang kembali filter dan tutup dengan rapat untuk mencegah kebocoran.

6. 6. Membersihkan Pulsator dan Saluran Bawah Tabung

6. Membersihkan Pulsator dan Saluran Bawah Tabung (c) Ilustrasi AI

Pulsator adalah komponen yang berputar di bagian bawah tabung pencuci. Cara memperbaiki pembuangan air mesin cuci 2 tabung juga melibatkan pembersihan area pulsator yang sering menjadi tempat tersangkutnya benda kecil.

  1. Bongkar Pulsator: Gunakan obeng untuk melepas baut yang menahan pulsator di bagian tengah tabung.

  2. Angkat Pulsator: Angkat pulsator dengan hati-hati, bisa menggunakan kabel atau tali yang dililitkan di kedua sisi untuk mengangkatnya.

  3. Bersihkan Saluran Bawah: Bersihkan benda-benda kecil seperti potongan kain, ornamen pakaian, atau kemasan deterjen yang tersangkut di saluran pembuangan.

  4. Bilas dengan Air Bersih: Siram area tersebut dengan air bersih untuk memastikan tidak ada kotoran yang tersisa.

  5. Pasang Kembali Pulsator: Pasang kembali pulsator dan kencangkan bautnya dengan obeng hingga terpasang dengan kuat.

Pembersihan pulsator sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pembersihan filter, yaitu setiap 1-2 bulan sekali untuk hasil optimal.

7. 7. Mengatasi Kebocoran pada Sambungan Selang

Kebocoran pada sambungan selang dapat menyebabkan air merembes keluar dan membuat lantai basah. Cara memperbaiki pembuangan air mesin cuci 2 tabung yang bocor memerlukan pengecekan pada semua sambungan selang.

  1. Identifikasi Titik Kebocoran: Periksa semua sambungan selang untuk menemukan titik kebocoran, biasanya ditandai dengan rembesan air.

  2. Kencangkan Sambungan: Gunakan kunci atau tang untuk mengencangkan sambungan selang yang kendor agar tidak ada celah untuk air keluar.

  3. Ganti Karet Seal: Jika karet seal pada sambungan sudah aus atau rusak, ganti dengan karet seal baru yang sesuai ukuran.

  4. Periksa Kondisi Selang: Cek apakah selang mengalami keretakan atau lubang kecil yang dapat menyebabkan kebocoran.

  5. Ganti Selang Jika Perlu: Jika selang sudah tua, rapuh, atau berlubang, sebaiknya ganti dengan selang baru untuk mencegah kebocoran berulang.

8. 8. Memperbaiki Sistem Pembuangan yang Keluar Terus

Air yang keluar terus menerus dari mesin cuci menandakan adanya masalah pada sistem penahan air. Cara memperbaiki pembuangan air mesin cuci 2 tabung yang mengalami masalah ini memerlukan pengecekan menyeluruh pada beberapa komponen.

  1. Cek Posisi Selang Kembali: Pastikan selang pembuangan tidak berada pada posisi yang terlalu rendah dari tabung mesin cuci.

  2. Periksa Katup Pembuangan: Pastikan katup pembuangan dapat menutup dengan sempurna dan tidak ada kotoran yang menghalangi penutupan.

  3. Test Pegas Katup: Periksa apakah pegas katup masih memiliki kekuatan yang cukup untuk menutup katup dengan rapat.

  4. Bersihkan Mekanisme Katup: Bersihkan seluruh mekanisme katup dari kotoran, lumpur, atau serat kain yang dapat mengganggu fungsi penutupan.

  5. Lakukan Uji Coba: Setelah semua komponen diperbaiki, isi air dan lihat apakah air masih keluar terus atau sudah dapat ditahan dengan baik.

9. Kesalahan Umum dalam Membuang Air Mesin Cuci 2 Tabung

Kesalahan Umum dalam Membuang Air Mesin Cuci 2 Tabung (c) Ilustrasi AI

Memahami kesalahan yang sering dilakukan dapat membantu mencegah kerusakan pada sistem pembuangan air mesin cuci. Berikut beberapa kesalahan umum yang perlu dihindari dalam penggunaan mesin cuci 2 tabung.

  • Menghentikan Pembuangan Air Secara Paksa: Jangan mencabut steker atau mematikan mesin secara paksa saat air masih mengalir karena dapat merusak komponen dan menyebabkan air kotor kembali ke tabung.

  • Tidak Membuka Katup Pembuangan: Selalu buka katup pembuangan sebelum proses pembuangan air dimulai untuk menghindari tekanan berlebih yang dapat merusak pompa air.

  • Membuang Air Langsung dari Tabung Pencucian: Gunakan katup pembuangan yang benar, bukan membuang air langsung dari tabung pencucian yang dapat menyisakan deterjen dan kotoran.

  • Mengabaikan Instruksi Pabrik: Selalu ikuti panduan penggunaan yang disediakan oleh pabrik untuk memastikan penggunaan yang benar dan aman.

  • Jarang Membersihkan Filter: Filter yang jarang dibersihkan akan menyebabkan penumpukan kotoran yang dapat menyumbat saluran pembuangan.

Menghindari kesalahan-kesalahan ini akan membantu memperpanjang usia mesin cuci dan menjaga sistem pembuangan air tetap berfungsi dengan baik.

10. Tips Perawatan Sistem Pembuangan Mesin Cuci 2 Tabung

Tips Perawatan Sistem Pembuangan Mesin Cuci 2 Tabung (c) Ilustrasi AI

Perawatan rutin sangat penting untuk mencegah masalah pada sistem pembuangan air. Berikut beberapa tips perawatan yang dapat kamu lakukan untuk menjaga mesin cuci 2 tabung tetap dalam kondisi optimal.

  • Bersihkan Filter Secara Berkala: Lakukan pembersihan filter minimal 1-2 bulan sekali untuk mencegah penumpukan kotoran yang dapat menyebabkan penyumbatan.

  • Periksa Selang Pembuangan: Cek kondisi selang secara rutin untuk memastikan tidak ada keretakan, kebocoran, atau lipatan yang dapat menghambat aliran air.

  • Bersihkan Pulsator dan Saluran: Lakukan pembersihan pulsator dan saluran bawah tabung secara berkala untuk menghindari tersangkutnya benda kecil.

  • Gunakan Deterjen Sesuai Takaran: Jangan menggunakan deterjen berlebihan karena dapat meninggalkan residu yang menumpuk di saluran pembuangan.

  • Lakukan Pencucian Kosong: Sesekali lakukan pencucian kosong dengan air panas untuk membersihkan sisa deterjen dan kotoran yang menempel di dalam mesin.

  • Jangan Overload Mesin: Hindari memasukkan pakaian melebihi kapasitas mesin cuci karena dapat menyebabkan mesin bekerja terlalu keras dan berpotensi merusak komponen.

  • Periksa Katup dan Pegas: Secara berkala periksa kondisi katup pembuangan dan pegasnya untuk memastikan masih berfungsi dengan baik.

  • Simpan di Tempat yang Tepat: Pastikan mesin cuci ditempatkan pada permukaan yang rata dan stabil untuk menghindari getaran berlebih yang dapat merusak komponen.

11. Kapan Harus Memanggil Teknisi Profesional

Kapan Harus Memanggil Teknisi Profesional (c) Ilustrasi AI

Meskipun banyak masalah pembuangan air dapat diatasi sendiri, ada beberapa kondisi yang memerlukan bantuan teknisi profesional. Berikut situasi di mana kamu sebaiknya memanggil ahli untuk memperbaiki mesin cuci.

  • Kerusakan pada Pompa Air: Jika pompa air mengalami kerusakan serius atau tidak berfungsi sama sekali, diperlukan penggantian yang sebaiknya dilakukan oleh teknisi berpengalaman.

  • Masalah pada Timer atau Modul: Kerusakan pada komponen elektronik seperti timer atau modul kontrol memerlukan penanganan khusus oleh teknisi yang memahami sistem elektronik.

  • Kebocoran Parah pada Tabung: Jika tabung mesin cuci mengalami kebocoran yang parah atau retak, diperlukan perbaikan atau penggantian yang tidak bisa dilakukan sendiri.

  • Masalah Berulang: Jika masalah pembuangan air terus berulang meskipun sudah dilakukan perbaikan, kemungkinan ada masalah yang lebih kompleks yang memerlukan diagnosis profesional.

  • Kerusakan Struktural: Kerusakan pada body atau struktur mesin cuci yang mempengaruhi sistem pembuangan memerlukan penanganan khusus.

Jangan ragu untuk memanggil teknisi jika merasa tidak yakin atau tidak memiliki peralatan yang memadai untuk melakukan perbaikan sendiri.

12. FAQ

FAQ (c) Ilustrasi AI

Mengapa air mesin cuci 2 tabung keluar terus menerus?

Air yang keluar terus biasanya disebabkan oleh posisi selang pembuangan yang terlalu rendah dari tabung mesin cuci, katup pembuangan yang rusak atau tidak menutup sempurna, atau pegas katup yang sudah lemah. Untuk mengatasinya, periksa dan atur posisi selang lebih tinggi, bersihkan atau ganti katup yang rusak, dan pastikan pegas katup masih berfungsi dengan baik.

Bagaimana cara membersihkan saluran pembuangan mesin cuci 2 tabung yang mampet?

Untuk membersihkan saluran yang mampet, matikan mesin dan cabut steker, keluarkan air sisa, lepas selang pembuangan dan bersihkan dengan air bertekanan tinggi, bersihkan filter dan pulsator dari kotoran yang menumpuk, serta bersihkan katup pembuangan dari lumpur atau benda kecil yang menyumbat. Lakukan pembersihan ini secara rutin setiap 1-2 bulan sekali.

Apakah katup pembuangan mesin cuci 2 tabung bisa diperbaiki sendiri?

Ya, katup pembuangan bisa diperbaiki sendiri dengan membuka tutup katup, membersihkan kotoran yang menempel, dan memeriksa kondisi karet katup. Jika karet sudah mengeras atau katup rusak, sebaiknya diganti dengan yang baru. Pastikan semua komponen dipasang kembali dengan benar dan rapat setelah perbaikan.

Berapa sering harus membersihkan filter mesin cuci 2 tabung?

Filter mesin cuci sebaiknya dibersihkan secara rutin minimal 1-2 bulan sekali untuk mencegah penumpukan kotoran yang dapat menyebabkan penyumbatan. Jika mesin cuci digunakan sangat sering atau untuk mencuci pakaian yang sangat kotor, pembersihan bisa dilakukan lebih sering, misalnya setiap 2-3 minggu sekali.

Apa penyebab selang pembuangan mesin cuci bocor?

Selang pembuangan bocor biasanya disebabkan oleh sambungan yang kendor, karet seal yang sudah aus atau rusak, selang yang mengalami keretakan atau lubang karena usia, atau tekanan air yang terlalu tinggi. Untuk mengatasinya, kencangkan sambungan yang kendor, ganti karet seal yang rusak, atau ganti selang baru jika sudah terlalu tua atau berlubang.

Bagaimana cara mengetahui pegas katup mesin cuci sudah lemah?

Pegas katup yang lemah dapat dikenali dari air yang terus keluar meskipun katup sudah ditutup, katup tidak menutup dengan sempurna, atau pegas terlihat kendur dan tidak kencang. Untuk memastikannya, buka bagian belakang mesin cuci dan periksa kondisi pegas secara langsung. Jika pegas sudah karatan, kendur, atau lepas, segera ganti dengan pegas baru.

Apakah deterjen berlebihan bisa menyebabkan masalah pembuangan air?

Ya, penggunaan deterjen berlebihan dapat meninggalkan residu yang menumpuk di saluran pembuangan, filter, dan katup mesin cuci. Residu ini dapat mengeras dan menyebabkan penyumbatan yang menghambat aliran air. Gunakan deterjen sesuai takaran yang dianjurkan dan lakukan pencucian kosong dengan air panas secara berkala untuk membersihkan residu yang menempel.

(kpl/fed)

Topik Terkait