Kapanlagi.com - Mendeley merupakan perangkat lunak manajemen referensi yang sangat membantu dalam proses penulisan karya ilmiah. Aplikasi ini memungkinkan penulis untuk menyimpan, mengatur, dan mengutip sumber-sumber referensi dengan lebih efisien dan akurat.
Bagi mahasiswa dan dosen yang sering menulis artikel ilmiah, jurnal, skripsi, atau tesis, memahami cara menggunakan Mendeley menjadi keterampilan yang sangat penting. Dengan Mendeley, proses pembuatan daftar pustaka dapat dilakukan secara otomatis sehingga menghemat waktu dan meminimalisasi kesalahan pengetikan.
Selain fitur manajemen referensi, Mendeley juga menyediakan kemampuan untuk berkolaborasi dengan rekan penulis serta mengakses berbagai jurnal ilmiah. Aplikasi ini tersedia dalam versi gratis yang sudah cukup memadai untuk kebutuhan akademik sehari-hari.
Advertisement
Mendeley adalah perangkat lunak manajemen referensi yang dirancang khusus untuk membantu akademisi dalam mengelola sumber pustaka. Software ini berfungsi sebagai citation and reference manager yang kompatibel dengan berbagai program pengolahan kata seperti Microsoft Word, Mac Word, Open Office, Libre Office, dan BibTeX. Mendeley tersedia dalam dua versi utama yaitu Desktop Edition yang dapat diunduh secara gratis dan Institutional Edition untuk kebutuhan institusi.
Penggunaan Mendeley sangat membantu penulis dalam mencantumkan referensi dengan cara yang lebih mudah, akurat, dan cepat dibandingkan metode manual. Penulis tidak perlu lagi mengetik huruf demi huruf kalimat yang dikutip, cukup dengan beberapa klik saja sitasi dan daftar pustaka akan tersusun otomatis. Hal ini sangat menguntungkan terutama ketika jumlah referensi yang digunakan cukup banyak.
Saat ini Mendeley hadir dalam dua jenis aplikasi yaitu Mendeley Reference Manager dan Mendeley Desktop. Mendeley Reference Manager hanya dapat diinstal pada MS Office 2016 ke atas atau MS Office 365 dan harus beroperasi secara online dengan kuota penyimpanan 2GB gratis. Sementara Mendeley Desktop lebih fleksibel karena dapat diinstal pada berbagai versi MS Office mulai dari 2007 hingga versi terbaru, dapat beroperasi secara online maupun offline, dan memiliki kuota penyimpanan tak terbatas selama tidak melakukan sinkronisasi.
Perbedaan mendasar antara kedua versi ini terletak pada cara kerja dan fitur yang tersedia. Mendeley Desktop menyediakan filter yang lebih lengkap seperti author, tag, keyword, dan publication, serta menyimpan file PDF baik di cloud maupun desktop. Sedangkan Mendeley Reference Manager hanya menyimpan file secara online di cloud dan belum memiliki fitur filter yang lengkap.
Sebelum mulai menggunakan Mendeley, ada beberapa persiapan penting yang perlu dilakukan. Langkah pertama adalah mengumpulkan referensi yang akan digunakan dalam karya ilmiah. Pencarian referensi dapat dilakukan melalui Google Scholar atau Science Direct dengan metode 3S yaitu Search-Select-Save.
Untuk mencari artikel jurnal di Google Scholar, kunjungi situs www.googlescholar.com dan ketik kata kunci sesuai tema penulisan pada kolom pencarian. Setelah menemukan artikel yang relevan, perhatikan judulnya dan pastikan berasal dari jurnal yang kredibel, hindari repository atau prosiding. Jika tersedia file PDF, unduh file tersebut untuk disimpan sebagai referensi.
Langkah penting berikutnya adalah menyimpan metadata referensi dalam format RIS. Pada Google Scholar, klik tanda petik dua di bawah rincian jurnal yang bertuliskan "Cite", kemudian pilih RefMan untuk menghasilkan file .ris. Sedangkan pada Science Direct, klik menu Export lalu pilih Export citation RIS. File RIS ini yang nantinya akan dipanggil saat menggunakan Mendeley.
Sebaiknya buat tabel jurnal atau penelitian terdahulu beserta kutipan yang akan dipakai untuk memudahkan pencarian saat menyisipkan kutipan pada karya ilmiah. Kumpulkan semua file RIS dan PDF yang sudah diunduh dalam satu folder khusus agar lebih mudah dikelola saat ditambahkan ke aplikasi Mendeley. Organisasi file yang baik sejak awal akan sangat membantu efisiensi kerja di tahap selanjutnya.
Proses instalasi Mendeley dimulai dengan mengunduh aplikasi dari situs resmi Mendeley di https://www.mendeley.com/download-reference-manager/windows. Pastikan aplikasi Microsoft Word dalam keadaan tertutup atau tidak aktif sebelum memulai proses instalasi untuk menghindari konflik sistem.
Setelah plugin berhasil terinstal, buka Microsoft Word dan periksa pada menu bar apakah sudah muncul tab baru bernama "References" atau "Mendeley". Jika tab tersebut sudah muncul, berarti integrasi berhasil dan Mendeley siap digunakan untuk menyisipkan sitasi dan membuat daftar pustaka.
Setelah instalasi selesai, langkah selanjutnya adalah menambahkan referensi ke dalam library Mendeley. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk menambahkan referensi, baik secara otomatis maupun manual.
Pengelolaan referensi yang baik sejak awal akan sangat membantu efisiensi kerja saat menulis karya ilmiah. Pastikan semua metadata terisi dengan lengkap dan akurat agar sitasi dan daftar pustaka yang dihasilkan juga benar.
Setelah referensi tersimpan di Mendeley, proses menyisipkan sitasi ke dalam dokumen Word menjadi sangat mudah. Berikut adalah langkah-langkah detail untuk menggunakan Mendeley dalam penulisan karya ilmiah.
Proses ini sangat menghemat waktu dibandingkan menulis daftar pustaka secara manual. Selain itu, akurasi penulisan referensi juga lebih terjamin karena Mendeley mengambil data langsung dari metadata yang tersimpan.
Untuk memaksimalkan manfaat Mendeley dalam penulisan karya ilmiah, ada beberapa tips dan trik yang perlu diketahui. Pertama, manfaatkan fitur Create Folder untuk mengelompokkan referensi berdasarkan tema atau proyek penulisan yang berbeda. Hal ini sangat membantu terutama bagi dosen atau mahasiswa yang sering menulis berbagai karya ilmiah dengan topik yang beragam.
Kedua, gunakan fitur tag dan keyword untuk memberikan label pada setiap referensi. Fitur ini memudahkan pencarian referensi spesifik ketika library sudah berisi ratusan atau ribuan referensi. Tambahkan tag seperti "metodologi", "teori dasar", atau "studi kasus" untuk kategorisasi yang lebih detail.
Ketiga, manfaatkan fitur highlight dan notes pada PDF reader Mendeley. Saat membaca referensi, tandai bagian penting dan buat catatan langsung di aplikasi. Catatan ini akan tersimpan bersama referensi dan dapat diakses kapan saja, sangat berguna saat menulis analisis atau pembahasan.
Keempat, lakukan backup data secara berkala. Meskipun Mendeley menyediakan sinkronisasi cloud, ada baiknya melakukan backup manual file library dan PDF ke hard disk eksternal atau cloud storage lain. Hal ini mencegah kehilangan data jika terjadi masalah teknis atau akun terkena suspend.
Kelima, perhatikan konsistensi penulisan nama penulis. Beberapa penulis mungkin memiliki variasi penulisan nama di berbagai publikasi. Edit metadata untuk menyamakan format penulisan nama agar daftar pustaka lebih konsisten dan profesional.
Keenam, manfaatkan fitur Watch Folder untuk otomatis menambahkan file PDF baru ke library. Atur folder tertentu di komputer sebagai watch folder, sehingga setiap file PDF yang disimpan di folder tersebut akan otomatis masuk ke Mendeley tanpa perlu drag and drop manual.
Ketujuh, untuk pengguna yang sering berkolaborasi, manfaatkan fitur Private Group atau Public Group. Fitur ini memungkinkan berbagi referensi dengan rekan peneliti, diskusi tentang literatur, dan kolaborasi dalam proyek penelitian bersama. Sangat berguna untuk tim penelitian atau kelompok mahasiswa yang mengerjakan tugas bersama.
Mendeley tersedia dalam versi gratis dengan fitur yang sudah cukup lengkap untuk kebutuhan akademik dasar. Versi gratis menyediakan penyimpanan cloud 2GB dan akses ke semua fitur dasar manajemen referensi. Untuk kebutuhan penyimpanan lebih besar atau fitur premium seperti kolaborasi tim yang lebih luas, tersedia paket berbayar dengan harga yang bervariasi.
Jika plugin Mendeley tidak muncul di Microsoft Word, coba lakukan reinstall plugin melalui menu Tools di aplikasi Mendeley Desktop, pilih Install MS Word Plugin. Pastikan aplikasi Word ditutup saat melakukan instalasi plugin. Jika masih tidak muncul, periksa apakah versi Office yang digunakan kompatibel dengan Mendeley, dan pastikan tidak ada konflik dengan add-in lain yang terinstal di Word.
Ya, Mendeley mendukung ribuan style sitasi dari berbagai jurnal dan institusi di seluruh dunia. Style yang umum digunakan seperti APA, IEEE, Harvard, Vancouver, Chicago, dan MLA sudah tersedia secara default. Jika membutuhkan style khusus yang tidak ada dalam daftar, dapat mengunduh file CSL dari repository Zotero dan mengimpornya ke Mendeley.
Ada dua cara memindahkan library Mendeley. Pertama, gunakan fitur sinkronisasi cloud dengan login menggunakan akun yang sama di komputer baru, semua referensi akan otomatis tersinkronisasi. Kedua, untuk backup manual, export library dalam format RIS atau BibTeX dari menu File, kemudian import file tersebut di komputer baru. Untuk file PDF, salin folder penyimpanan Mendeley dari komputer lama ke komputer baru.
Ya, Mendeley menyediakan aplikasi mobile untuk iOS dan Android yang dapat diunduh gratis dari App Store atau Google Play Store. Aplikasi mobile memungkinkan akses ke library referensi, membaca PDF, membuat anotasi, dan sinkronisasi dengan akun desktop. Namun fitur untuk menyisipkan sitasi ke dokumen Word hanya tersedia di versi desktop.
Untuk menghapus sitasi dari dokumen Word tanpa menghapus referensi dari library Mendeley, cukup letakkan kursor pada sitasi yang ingin dihapus kemudian tekan tombol Delete atau Backspace. Sitasi akan hilang dari dokumen tetapi referensi tetap tersimpan di library. Daftar pustaka akan otomatis ter-update dan hanya menampilkan referensi yang masih dikutip dalam dokumen.
Ya, Mendeley memiliki fitur untuk mendeteksi dan menghapus referensi duplikat. Buka menu Tools kemudian pilih Check for Duplicates. Sistem akan memindai library dan menampilkan referensi yang terdeteksi sebagai duplikat. Pengguna dapat memilih untuk menggabungkan atau menghapus duplikat tersebut. Namun tetap perlu pengecekan manual karena terkadang sistem salah mendeteksi referensi yang mirip tetapi sebenarnya berbeda.
(kpl/fds)