Kapanlagi.com - Printer Epson L120 merupakan salah satu perangkat cetak yang populer digunakan untuk kebutuhan rumah dan kantor. Namun, seperti printer lainnya, Epson L120 kadang mengalami masalah yang ditandai dengan lampu indikator berkedip atau munculnya pesan error. Untuk mengatasi masalah ini, pengguna perlu mengetahui cara menggunakan resetter Epson L120 dengan benar.
Resetter adalah software khusus yang berfungsi mengembalikan pengaturan printer ke kondisi awal atau menghapus batasan yang ditetapkan oleh waste ink pad counter. Dengan menggunakan resetter, printer yang mengalami error dapat kembali berfungsi normal tanpa harus membawanya ke service center.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang cara menggunakan resetter Epson L120, mulai dari pengertian, tanda-tanda printer perlu direset, hingga langkah-langkah praktis melakukan reset baik secara manual maupun menggunakan aplikasi resetter.
Resetter printer adalah sebuah software atau aplikasi yang dirancang khusus untuk mengembalikan pengaturan printer ke kondisi pabrik atau mengatur ulang counter tertentu yang ada di dalam sistem printer. Software ini bukan produk resmi dari pabrikan, melainkan dikembangkan oleh pihak ketiga untuk membantu pengguna mengatasi berbagai masalah teknis pada printer.
Pada printer Epson L120, resetter berfungsi utama untuk mereset waste ink pad counter, yaitu penghitung yang mencatat jumlah tinta limbah yang dibuang ke bantalan penyerap tinta. Setiap printer memiliki chip EEPROM yang mencatat aktivitas pencetakan, termasuk jumlah tinta yang terbuang. Ketika counter mencapai batas maksimal, biasanya sekitar 10.000 lembar cetakan, printer akan berhenti bekerja dan menampilkan pesan error.
Resetter Epson L120 juga dikenal dengan nama Adjustment Program atau AdjProg. Program ini memiliki berbagai fitur maintenance yang dapat digunakan untuk memperbaiki masalah printer, seperti head cleaning, ink charge, dan yang paling penting adalah waste ink pad counter reset. Dengan menggunakan resetter, pengguna dapat mengatur ulang counter tersebut menjadi nol persen sehingga printer dapat digunakan kembali.
Perlu dipahami bahwa resetter hanya mengatasi masalah software atau sistem counter pada printer. Jika masalah yang terjadi adalah kerusakan hardware seperti head printer rusak, cartridge bocor, atau komponen fisik lainnya bermasalah, maka resetter tidak akan dapat mengatasi masalah tersebut. Dalam kasus seperti itu, perbaikan fisik atau penggantian komponen menjadi solusi yang tepat.
Sebelum melakukan reset, penting untuk mengenali tanda-tanda bahwa printer Epson L120 memang memerlukan proses reset. Berikut adalah beberapa indikasi yang menunjukkan printer perlu direset:
Salah satu tanda paling umum adalah lampu indikator tinta dan kertas yang berkedip secara bergantian tanpa henti sejak printer dinyalakan. Kondisi ini menandakan bahwa waste ink pad counter telah mencapai batas maksimal dan printer memerlukan reset untuk dapat berfungsi kembali.
Ketika printer terhubung dengan komputer, akan muncul berbagai pesan error seperti "Service Required", "Waste Ink Full", "Ink pad is at the end of its service life", "Parts Inside Your Printer Are At The End Of Their Life", atau "It is time to reset the ink levels". Pesan-pesan ini merupakan notifikasi dari sistem printer bahwa ada masalah yang perlu ditangani.
Meskipun printer tampak terhubung dengan komputer dan driver sudah terinstal dengan benar, printer tidak merespons perintah cetak sama sekali. Kondisi ini bisa disebabkan oleh error pada firmware atau sistem internal printer yang memerlukan reset untuk mengembalikan fungsinya.
Hasil cetakan menunjukkan garis-garis, warna pudar, atau kualitas cetak yang menurun drastis meskipun tinta masih tersedia. Masalah ini bisa terjadi karena ketidakberesan pada head printer yang dapat diatasi dengan melakukan reset dan cleaning.
Ketika mencoba melakukan kalibrasi printer, proses tersebut gagal atau tidak dapat diselesaikan dengan sempurna. Hal ini mengindikasikan adanya gangguan pada konfigurasi sistem yang memerlukan reset untuk mengembalikan pengaturan ke kondisi normal.
Sebelum melakukan cara menggunakan resetter Epson L120, ada beberapa hal penting yang perlu diperiksa dan dipersiapkan terlebih dahulu untuk memastikan proses reset berjalan lancar:
Pertama, periksa kondisi fisik printer secara menyeluruh. Pastikan tabung tinta eksternal masih berisi dan tidak habis. Cek selang tinta di dalam mesin printer, jangan sampai ada yang terjepit karena dapat menghambat aliran tinta. Periksa juga cartridge, pastikan tidak tersumbat oleh tinta kering atau kotoran. Jika perlu, lepas dan bersihkan cartridge sebelum melakukan reset.
Periksa area roller printer untuk memastikan tidak ada kertas yang nyempil atau paper jam. Terkadang serpihan kertas yang robek dapat tersangkut di roller dan menyebabkan error. Pastikan juga jalur cartridge dapat bergerak lancar dan tidak terhalang oleh selang tinta atau benda lain.
Pastikan printer terhubung dengan komputer menggunakan kabel USB yang berfungsi dengan baik. Driver printer Epson L120 harus sudah terinstal dengan benar di komputer. Sebelum mendownload dan menjalankan aplikasi resetter, matikan terlebih dahulu antivirus yang ada di komputer karena beberapa antivirus menganggap tool resetter sebagai virus dan akan memblokir aplikasi tersebut.
Sebelum memulai proses reset, disarankan untuk mencabut kabel power printer selama kurang lebih 3 menit. Langkah ini membantu mengosongkan memori sementara printer dan mempersiapkan sistem untuk proses reset yang akan dilakukan.
Cara menggunakan resetter Epson L120 yang pertama adalah metode manual tanpa menggunakan software tambahan. Metode ini cocok untuk mengatasi masalah sederhana seperti reset ink level atau ketika lampu indikator tinta menyala. Berikut langkah-langkahnya:
Metode manual ini biasanya efektif untuk mengatasi masalah ink level yang meminta reset. Namun, untuk masalah waste ink pad counter yang sudah mencapai 100%, metode manual mungkin tidak cukup dan memerlukan bantuan software resetter.
Untuk masalah yang lebih kompleks seperti waste ink pad counter penuh, cara menggunakan resetter Epson L120 dengan software Adjustment Program adalah solusi yang paling efektif. Berikut panduan lengkapnya:
Cara menggunakan resetter Epson L120 dengan software ini terbukti efektif mengatasi masalah waste ink pad counter dan mengembalikan fungsi printer seperti semula. Pastikan mengikuti setiap langkah dengan teliti untuk hasil yang optimal.
Terkadang meskipun sudah mengikuti cara menggunakan resetter Epson L120 dengan benar, printer masih mengalami masalah atau gagal reset. Berikut beberapa tips untuk mengatasi kondisi tersebut:
Lakukan pembersihan menyeluruh pada komponen printer, terutama pada kedua cartridge. Keluarkan seluruh tinta dari tangki dengan cara menyedotnya menggunakan syringe atau alat penyedot tinta. Pastikan cartridge berwarna hitam sudah terpasang pada tempatnya dengan benar dan tidak tertukar posisi. Bersihkan juga jalur cartridge agar dapat bergerak lancar tanpa hambatan dari selang tinta.
Pastikan semua kabel terpasang dengan presisi pada lubangnya masing-masing. Kabel yang kendor atau tidak terpasang dengan baik dapat menyebabkan komunikasi antara printer dan komputer terganggu. Coba gunakan kabel USB yang berbeda jika diperlukan untuk memastikan masalah bukan berasal dari kabel yang rusak.
Sebelum melakukan proses reset, cabut kabel power printer selama kurang lebih 3 menit. Langkah ini membantu mengosongkan memori sementara dan mempersiapkan sistem printer untuk menerima perintah reset dengan lebih baik.
Pastikan roller printer tidak terhalang oleh sisa kertas atau benda asing lainnya. Paper jam atau serpihan kertas yang tersangkut dapat menyebabkan printer tetap error meskipun sudah direset. Bersihkan area roller dengan hati-hati menggunakan kain lembut yang sedikit lembab.
Pastikan menggunakan software resetter yang memang kompatibel dengan Epson L120. Beberapa resetter dirancang untuk beberapa model sekaligus, tetapi ada juga yang spesifik untuk model tertentu. Gunakan resetter yang tepat untuk menghindari kegagalan reset atau bahkan kerusakan sistem printer.
Resetter printer Epson L120 adalah software atau aplikasi khusus yang berfungsi untuk mengembalikan pengaturan printer ke kondisi awal atau mereset counter tertentu seperti waste ink pad counter. Software ini membantu mengatasi masalah error pada printer tanpa harus membawanya ke service center, sehingga printer dapat kembali berfungsi normal.
Printer Epson L120 perlu direset ketika waste ink pad counter mencapai batas maksimal, biasanya setelah mencetak sekitar 10.000 lembar. Kondisi ini ditandai dengan lampu indikator yang berkedip bergantian dan munculnya pesan error seperti "Service Required" atau "Waste Ink Full". Reset diperlukan untuk mengembalikan counter menjadi nol persen agar printer dapat digunakan kembali.
Ya, reset printer Epson L120 aman dilakukan sendiri asalkan mengikuti langkah-langkah yang benar dan menggunakan software resetter dari sumber terpercaya. Namun, perlu diingat bahwa reset hanya mengatasi masalah software atau counter, bukan masalah hardware. Jika setelah reset printer masih bermasalah, kemungkinan ada kerusakan komponen fisik yang memerlukan penanganan teknisi profesional.
Secara teknis, printer Epson L120 dapat direset berkali-kali tanpa batasan tertentu. Namun, perlu diperhatikan bahwa reset hanya mengatur ulang counter software, bukan membersihkan bantalan tinta fisik. Jika bantalan tinta sudah benar-benar penuh secara fisik, meskipun sudah direset, tinta limbah bisa meluber dan merusak komponen printer. Oleh karena itu, disarankan untuk membersihkan atau mengganti bantalan tinta setelah beberapa kali reset.
Reset manual dilakukan dengan menekan kombinasi tombol pada printer dan cocok untuk mengatasi masalah sederhana seperti reset ink level. Sedangkan reset menggunakan software atau resetter lebih komprehensif dan dapat mengatasi masalah waste ink pad counter yang sudah mencapai 100%. Reset dengan software juga memberikan informasi lebih detail tentang kondisi printer dan memiliki berbagai fitur maintenance tambahan.
Ya, sangat disarankan untuk membersihkan komponen fisik printer terutama bantalan tinta (waste ink pad) setelah melakukan reset. Reset hanya mengatur ulang counter software menjadi nol, tetapi bantalan tinta fisik masih dalam kondisi penuh. Jika tidak dibersihkan, tinta limbah bisa meluber dan mengotori komponen internal printer, bahkan menyebabkan kerusakan permanen pada mainboard atau komponen elektronik lainnya.
Reset printer dianggap berhasil jika setelah proses selesai, lampu indikator tidak lagi berkedip bergantian dan printer dapat merespons perintah cetak dengan normal. Anda dapat melakukan test print untuk memastikan printer bekerja dengan baik. Jika menggunakan software resetter, Anda juga bisa mengecek kembali nilai waste ink pad counter dengan klik tombol Check, dan nilai tersebut seharusnya menunjukkan 0% atau angka yang sangat kecil setelah reset berhasil dilakukan.