Kapanlagi.com - ShopeePay Later adalah fitur yang memudahkan pengguna untuk berbelanja di platform Shopee dengan cara mencicil pembayaran. Dengan fitur ini, pengguna dapat membeli barang yang diinginkan tanpa harus membayar penuh di awal. Ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang ingin mengatur keuangan dengan lebih baik.
Untuk menggunakan ShopeePay Later, pengguna perlu mengaktifkan fitur ini melalui aplikasi Shopee. Setelah aktivasi, pengguna bisa memilih opsi pembayaran ShopeePay Later saat checkout. Prosesnya cepat dan sederhana, sehingga pengguna dapat langsung menikmati barang yang dibeli.
Pastikan untuk memahami syarat dan ketentuan yang berlaku, termasuk bunga dan jangka waktu pembayaran. Dengan memanfaatkan ShopeePay Later, belanja menjadi lebih fleksibel dan terjangkau.
Belanja online kini semakin mudah dengan hadirnya berbagai metode pembayaran yang fleksibel. ShopeePay Later menjadi salah satu solusi praktis bagi pengguna yang ingin berbelanja tanpa harus membayar secara langsung.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membeli barang sekarang dan membayarnya di kemudian hari dengan sistem cicilan yang dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial. Dengan tenor pembayaran mulai dari satu bulan hingga dua belas bulan, cara menggunakan ShopeePay Later menjadi pilihan menarik terutama saat ada promo besar atau kebutuhan mendesak.
Melansir dari commerce-finance.com, ShopeePay Later merupakan layanan yang disediakan oleh PT Commerce Finance dan telah berizin serta diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini menjamin keamanan data pengguna dan transparansi dalam setiap transaksi yang dilakukan.
ShopeePay Later adalah metode pembayaran Beli Sekarang Bayar Nanti yang terintegrasi dalam aplikasi Shopee dan ShopeePay. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi pembelian tanpa harus mengeluarkan dana secara langsung, dengan sistem pembayaran yang dapat dicicil sesuai kebutuhan. Berbeda dengan kartu kredit konvensional, ShopeePay Later menawarkan proses aktivasi yang lebih sederhana dan dapat diakses oleh lebih banyak pengguna.
Sistem kerja ShopeePay Later cukup sederhana. Setelah pengguna mengaktifkan layanan ini, mereka akan mendapatkan limit pinjaman yang dapat digunakan untuk berbelanja di Shopee atau membayar berbagai tagihan seperti listrik, pulsa, dan paket data. Setiap transaksi yang dilakukan akan mengurangi limit yang tersedia, dan limit akan kembali setelah pengguna melunasi tagihan bulanan. Tenor cicilan yang ditawarkan bervariasi mulai dari cicilan satu kali bayar, tiga bulan, enam bulan, hingga dua belas bulan untuk pengguna terpilih.
Keunggulan utama dari cara menggunakan ShopeePay Later adalah fleksibilitas pembayaran dan kemudahan akses. Pengguna tidak perlu memiliki kartu kredit atau riwayat kredit yang panjang untuk dapat menggunakan layanan ini. Cukup dengan memenuhi persyaratan dasar seperti berusia 18-65 tahun dan memiliki KTP aktif, pengguna sudah dapat mengajukan aktivasi. Selain itu, Shopee juga sering memberikan promo menarik seperti cicilan 0%, cashback, dan diskon khusus bagi pengguna ShopeePay Later.
Namun, penting untuk memahami bahwa penggunaan ShopeePay Later juga memiliki tanggung jawab finansial. Setiap transaksi dikenakan biaya penanganan sebesar 1% per transaksi dengan suku bunga minimal 2,95% dari total pembayaran untuk cicilan. Jika terjadi keterlambatan pembayaran, pengguna akan dikenakan denda sebesar 5% per bulan dari total tagihan yang jatuh tempo. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan yang bijak sangat diperlukan agar penggunaan layanan ini tidak menjadi beban di kemudian hari.
Sebelum dapat menggunakan ShopeePay Later untuk berbelanja, pengguna harus terlebih dahulu mengaktifkan layanan ini melalui aplikasi Shopee atau ShopeePay. Proses aktivasi dirancang untuk memastikan keamanan data dan identitas pengguna, sehingga memerlukan beberapa langkah verifikasi. Berikut adalah panduan lengkap cara mengaktifkan ShopeePay Later:
Melansir dari shopeepay.co.id, limit pertama yang diterima pengguna setelah aktivasi biasanya berkisar antara Rp500.000 hingga Rp750.000. Limit ini dapat bertambah seiring dengan aktivitas transaksi dan kedisiplinan dalam pembayaran tagihan. Sebaliknya, limit juga dapat berkurang jika pengguna jarang menggunakan layanan, terlambat membayar tagihan, atau jika akun Shopee bermasalah.
Setelah berhasil mengaktifkan ShopeePay Later, pengguna dapat langsung menggunakan layanan ini untuk berbagai keperluan transaksi. Cara menggunakan ShopeePay Later sangat mudah dan dapat dilakukan baik untuk transaksi online di aplikasi Shopee maupun transaksi offline melalui pembayaran QRIS. Berikut adalah panduan lengkapnya:
Salah satu keunggulan ShopeePay Later adalah kemampuannya untuk digunakan pada transaksi offline melalui pembayaran QRIS di berbagai merchant. Berikut cara menggunakannya:
Penting untuk diingat bahwa limit SPayLater akan otomatis berkurang ketika pembayaran berhasil diverifikasi. Tagihan akan muncul setelah pesanan selesai untuk transaksi online, atau langsung setelah pembayaran untuk transaksi offline. Pengguna dapat terus melakukan transaksi selama masih memiliki limit pinjaman yang tersedia dan tidak memiliki keterlambatan pembayaran.
Membayar tagihan ShopeePay Later tepat waktu adalah kunci untuk menghindari denda dan menjaga limit tetap optimal. Shopee menyediakan berbagai metode pembayaran yang dapat disesuaikan dengan preferensi dan kemudahan pengguna. Berikut adalah panduan lengkap cara membayar tagihan ShopeePay Later:
Sebelum melakukan pembayaran, pastikan Anda mengetahui jumlah tagihan dan tanggal jatuh tempo. Caranya: buka aplikasi Shopee, pilih tab "Saya", kemudian pilih "SPayLater" dan klik "Tagihan Saya". Di halaman ini, Anda dapat melihat daftar tagihan yang belum lunas dan yang sudah lunas setiap bulannya. Rincian tagihan akan muncul setiap tanggal 1, 15, 21, atau 25 sesuai dengan periode tagihan yang Anda pilih saat aktivasi.
Pengguna akan mendapatkan notifikasi tagihan pada 10 hari sebelum tanggal jatuh tempo. Periode jatuh tempo berbeda-beda tergantung tanggal rincian tagihan yang dipilih. Sebagai contoh, jika periode tagihan Anda adalah tanggal 1, maka jatuh tempo pembayaran adalah tanggal 11 di bulan yang sama. Untuk periode tagihan tanggal 15, jatuh tempo adalah tanggal 25, dan seterusnya. Pastikan untuk selalu membayar sebelum atau tepat pada tanggal jatuh tempo untuk menghindari denda keterlambatan sebesar 5% per bulan dari total tagihan.
Penggunaan ShopeePay Later yang bijak dapat membantu mengelola keuangan dengan lebih baik tanpa terjebak dalam masalah finansial. Berikut adalah beberapa tips penting yang perlu diperhatikan:
Dengan menerapkan tips-tips di atas, cara menggunakan ShopeePay Later dapat menjadi strategi keuangan yang cerdas dan membantu memenuhi kebutuhan tanpa mengganggu stabilitas finansial jangka panjang.
Keterlambatan pembayaran ShopeePay Later dapat menimbulkan berbagai konsekuensi yang merugikan. Memahami risiko ini penting agar pengguna dapat mengelola kewajiban finansial dengan lebih baik. Berikut adalah risiko yang mungkin terjadi dan solusi untuk mengatasinya:
Jika pembayaran gagal karena masalah teknis seperti koneksi internet yang buruk atau gangguan sistem, cobalah untuk mengulangi pembayaran setelah beberapa saat. Periksa status pembayaran di menu "Pesanan Saya" dan hubungi customer service jika masalah tetap berlanjut. Shopee biasanya merespons dalam waktu 1x24 jam untuk menangani kendala pembayaran.
Tidak semua pengguna dapat langsung mengaktifkan ShopeePay Later. Layanan ini hanya tersedia untuk pengguna terpilih yang memenuhi kriteria tertentu seperti memiliki riwayat transaksi yang baik di Shopee, berusia 18-65 tahun, dan memiliki KTP aktif. Jika memenuhi syarat, pengguna akan mendapatkan notifikasi untuk mengaktifkan layanan ini melalui aplikasi Shopee atau ShopeePay.
Limit awal ShopeePay Later biasanya berkisar antara Rp500.000 hingga Rp750.000, tergantung pada penilaian sistem terhadap profil pengguna. Limit ini dapat bertambah seiring dengan aktivitas transaksi yang konsisten dan pembayaran tagihan yang tepat waktu. Sebaliknya, limit dapat berkurang jika pengguna jarang menggunakan layanan atau terlambat membayar tagihan.
Ya, setiap transaksi menggunakan ShopeePay Later dikenakan biaya penanganan sebesar 1% per transaksi dengan suku bunga minimal 2,95% dari total pembayaran untuk cicilan. Untuk pilihan bayar nanti (cicilan 1x), biaya yang dikenakan lebih rendah. Namun, jika terjadi keterlambatan pembayaran, pengguna akan dikenakan denda sebesar 5% per bulan dari total tagihan yang jatuh tempo.
Untuk menaikkan limit ShopeePay Later, pengguna perlu rajin bertransaksi di Shopee menggunakan berbagai metode pembayaran, tidak hanya ShopeePay Later. Selain itu, pastikan selalu membayar tagihan tepat waktu atau bahkan lebih awal dari tanggal jatuh tempo. Update aplikasi Shopee ke versi terbaru juga dapat membantu sistem mengevaluasi ulang limit Anda. Hindari keterlambatan pembayaran karena dapat menyebabkan penurunan limit.
Ya, ShopeePay Later tidak hanya dapat digunakan untuk berbelanja di aplikasi Shopee, tetapi juga untuk pembayaran QRIS di berbagai merchant offline yang menerima pembayaran melalui ShopeePay. Selain itu, layanan ini juga dapat digunakan untuk membayar berbagai tagihan seperti listrik, pulsa, paket data, PDAM, dan tagihan lainnya yang tersedia di aplikasi Shopee atau ShopeePay.
Jika lupa membayar tagihan, segera lakukan pembayaran sesegera mungkin untuk meminimalisir denda yang terus bertambah. Pengguna akan dikenakan denda sebesar 5% per bulan dari total tagihan yang jatuh tempo. Untuk menghindari hal ini di masa depan, aktifkan fitur pengingat tagihan di aplikasi Shopee dan atur alarm tambahan di kalender ponsel. Jika mengalami kesulitan finansial, hubungi customer service Shopee untuk mencari solusi terbaik.
Ya, ShopeePay Later sangat aman dan terpercaya karena layanan ini disediakan oleh PT Commerce Finance yang telah berizin dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, ShopeePay sebagai platform pembayaran juga telah berizin dan diawasi oleh Bank Indonesia. Data pengguna dijamin aman dan setiap transaksi dilindungi dengan sistem keamanan berlapis termasuk PIN dan verifikasi biometrik. Namun, pengguna tetap harus bijak dalam mengelola keuangan dan tidak menggunakan layanan ini secara berlebihan.
Yuk, baca artikel seputar panduan dan cara menarik lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?