Cara Menghilangkan Bau Minyak pada Lap Dapur, Begini Trik Membersihkannya agar Kembali Segar

Kapanlagi.com - Lap dapur menjadi salah satu perlengkapan rumah tangga yang paling sering digunakan, mulai dari mengelap meja, membersihkan kompor, hingga menyeka peralatan memasak. Namun, penggunaan yang berulang kali untuk membersihkan cipratan minyak sering membuat kain menyimpan lemak dan meninggalkan bau tidak sedap. Bahkan, aroma minyak yang menempel terkadang tetap tercium meskipun lap sudah dicuci menggunakan deterjen biasa.

Masalah tersebut biasanya terjadi karena sisa minyak belum terangkat sepenuhnya dari serat kain. Jika dibiarkan, lap dapur juga bisa menjadi lembap, berbau apek, dan menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme. Ada beberapa cara menghilangkan bau minyak pada lap dapur yang bisa dilakukan menggunakan bahan sederhana di rumah. Berikut langkah-langkah yang dapat dicoba agar lap kembali bersih dan tidak berbau.

Advertisement

1. Rendam Lap Dapur Menggunakan Air Hangat dan Sabun Cuci Piring

Cara Menghilangkan Bau Minyak (AI Generated)

Sabun cuci piring menjadi salah satu pilihan praktis untuk membersihkan lap dapur yang terkena minyak. Produk ini memang dirancang untuk membantu mengangkat lemak dari peralatan makan dan memasak sehingga dapat membantu melepaskan sisa minyak yang menempel pada serat kain.

Caranya cukup mudah. Siapkan baskom berisi air hangat, kemudian tambahkan sedikit sabun cuci piring. Masukkan lap dapur dan rendam selama sekitar 15–30 menit agar sabun memiliki waktu untuk melonggarkan kotoran berminyak.

Setelah itu, kucek bagian yang paling berminyak, lalu bilas sampai tidak ada sisa sabun. Jika lap masih terasa licin atau mengeluarkan aroma minyak, ulangi pencucian menggunakan deterjen sebelum dikeringkan.

2. Gunakan Baking Soda untuk Membantu Mengurangi Bau Minyak

Cara Menghilangkan Bau Minyak (AI Generated)

Baking soda atau soda kue dikenal sebagai bahan rumah tangga yang dapat membantu mengurangi bau tidak sedap. Bahan ini juga bisa digunakan sebagai tambahan dalam proses pencucian lap dapur yang menyimpan aroma minyak.

Untuk menggunakannya, siapkan air hangat dalam baskom, kemudian larutkan sekitar 1–2 sendok makan baking soda. Masukkan lap dapur dan rendam selama 30 menit. Setelah itu, cuci menggunakan deterjen seperti biasa.

Jika terdapat noda minyak yang cukup membandel, baking soda juga dapat dicampurkan sedikit air hingga membentuk pasta. Oleskan pada bagian yang terkena noda, gosok perlahan, kemudian lanjutkan dengan pencucian.

Namun, perhatikan jenis bahan kain sebelum menggunakannya. Sebaiknya lakukan pengujian pada bagian kecil terlebih dahulu, terutama jika lap memiliki warna yang mudah luntur.

3. Cuci Menggunakan Deterjen dengan Takaran yang Tepat

Cara Menghilangkan Bau Minyak (AI Generated)

Deterjen membantu mengangkat minyak, kotoran, dan sisa makanan yang menempel pada lap dapur. Namun, penggunaan deterjen yang terlalu sedikit bisa membuat proses pencucian kurang efektif, sedangkan takaran berlebihan dapat meninggalkan residu pada kain.

Gunakan deterjen sesuai petunjuk pada kemasan dan sesuaikan dengan jumlah lap serta kapasitas air. Jika lap sangat berminyak, sebaiknya pisahkan dari pakaian atau kain rumah tangga lainnya agar kotoran tidak berpindah.

Sebelum mencuci, buang terlebih dahulu sisa makanan dan minyak yang menempel. Setelah itu, kucek atau sikat perlahan bagian yang kotor agar deterjen dapat bekerja lebih efektif.

Pastikan lap dibilas sampai bersih. Sisa deterjen yang tertinggal dapat membuat kain terasa kaku dan berpotensi menyebabkan bau tidak sedap ketika lap kembali lembap.

4. Manfaatkan Air Panas untuk Mengangkat Sisa Lemak

Cara Menghilangkan Bau Minyak (AI Generated)

Air bersuhu tinggi dapat membantu melunakkan lemak sehingga lebih mudah dilepaskan dari serat kain. Metode ini bisa menjadi alternatif ketika lap dapur memiliki noda minyak yang sulit dibersihkan dengan air biasa.

Caranya, siapkan air panas yang suhunya masih sesuai dengan petunjuk perawatan kain. Masukkan lap ke dalam baskom, kemudian tambahkan deterjen secukupnya. Rendam selama kurang lebih 15–20 menit sebelum dikucek dan dibilas.

Hindari langsung menggunakan air mendidih tanpa memeriksa jenis kain. Lap berbahan tertentu, terutama yang memiliki serat sintetis atau campuran, dapat mengalami kerusakan akibat suhu terlalu tinggi.

Jika terdapat label perawatan pada lap dapur, ikuti petunjuk tersebut. Air hangat biasanya sudah cukup membantu membersihkan minyak tanpa harus menggunakan suhu yang terlalu tinggi.

5. Gunakan Cuka Putih untuk Membantu Mengurangi Bau Apek

Cara Menghilangkan Bau Minyak (AI Generated)

Cuka putih dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam proses pencucian untuk membantu mengurangi aroma tidak sedap yang tertinggal pada kain. Bahan ini terutama berguna ketika lap dapur juga memiliki bau apek akibat terlalu lama berada dalam kondisi lembap.

Caranya, campurkan cuka putih dengan air menggunakan perbandingan sekitar 1:4. Rendam lap selama 15–30 menit, kemudian cuci kembali menggunakan deterjen dan bilas hingga bersih.

Cuka sebaiknya digunakan sebagai tahap terpisah, bukan dicampurkan dengan pemutih berbahan klorin. Kombinasi kedua bahan tersebut dapat menghasilkan gas berbahaya.

Selain itu, jangan mengandalkan cuka untuk menghilangkan lapisan minyak yang tebal. Bersihkan sisa lemak terlebih dahulu menggunakan sabun cuci piring atau deterjen agar proses pencucian lebih efektif.

6. Jemur Lap Dapur di Bawah Sinar Matahari

Setelah proses pencucian selesai, jangan membiarkan lap dapur dalam kondisi basah terlalu lama. Kelembapan yang tertahan di dalam serat kain dapat memicu munculnya bau apek dan mendukung pertumbuhan mikroorganisme.

Jemur lap di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik dan mendapatkan sinar matahari. Bentangkan kain agar seluruh bagiannya terkena aliran udara dan lebih cepat kering.

Jika cuaca sedang mendung atau hujan, gunakan area pengeringan yang memiliki ventilasi memadai. Kipas angin juga dapat membantu mempercepat proses pengeringan ketika sinar matahari tidak tersedia.

Pastikan bagian dalam lipatan dan sudut kain benar-benar kering sebelum disimpan. Jangan langsung melipat lap yang masih lembap karena dapat membuat aroma tidak sedap kembali muncul.

7. Pisahkan Lap Berdasarkan Jenis Kotorannya

Salah satu kebiasaan yang sering membuat lap dapur sulit dibersihkan adalah menggunakan satu kain untuk berbagai keperluan. Lap yang digunakan untuk menyeka minyak terkadang juga dipakai membersihkan meja, mengelap air, atau menyeka sisa makanan.

Kebiasaan tersebut membuat jenis kotoran bercampur sehingga proses pencucian menjadi lebih sulit. Sisa minyak dapat menempel pada kain lain dan membuat aroma tidak sedap semakin kuat.

Untuk mengatasinya, sediakan beberapa lap dengan fungsi berbeda. Misalnya, gunakan satu lap khusus untuk membersihkan minyak dan kompor, satu lap untuk mengelap meja, serta satu lap untuk mengeringkan tangan atau peralatan makan.

Dengan pemisahan tersebut, lap yang terkena minyak dapat segera dicuci secara khusus menggunakan sabun cuci piring atau deterjen. Kebersihan perlengkapan dapur pun lebih mudah dijaga.

8. Hindari Penggunaan Pewangi dan Pelembut Pakaian secara Berlebihan

Ketika lap dapur mengeluarkan bau minyak, sebagian orang mungkin mencoba mengatasinya dengan menambahkan pewangi atau pelembut pakaian. Padahal, cara tersebut belum tentu menyelesaikan sumber masalah.

Pewangi hanya membantu memberikan aroma tertentu, sedangkan sisa lemak dan kotoran masih bisa tertinggal pada serat kain. Akibatnya, bau minyak dapat kembali tercium setelah aroma pewangi memudar.

Pelembut pakaian juga tidak diperlukan untuk lap dapur. Residu produk tersebut berpotensi memengaruhi daya serap kain sehingga lap kurang optimal ketika digunakan untuk menyerap air atau membersihkan permukaan.

Lebih baik prioritaskan proses pencucian hingga minyak dan deterjen benar-benar terangkat. Setelah itu, keringkan lap secara menyeluruh sebelum digunakan kembali.

9. Simpan Lap Dapur dalam Kondisi Bersih dan Kering

Cara menyimpan lap dapur juga berpengaruh terhadap kebersihannya. Lap yang sudah dicuci tetapi disimpan dalam keadaan lembap berisiko kembali mengeluarkan aroma apek.

Sebelum disimpan, pastikan kain benar-benar kering. Gunakan tempat penyimpanan yang bersih, tidak lembap, dan memiliki sirkulasi udara yang cukup.

Hindari menumpuk lap basah di dekat wastafel atau memasukkannya ke dalam wadah tertutup. Kondisi tersebut membuat kelembapan sulit menguap dan dapat mempercepat munculnya bau tidak sedap.

Selain itu, segera cuci lap setelah digunakan untuk membersihkan minyak dalam jumlah banyak. Jangan menunggu hingga lemak mengering dan semakin sulit dihilangkan.

10. Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Lap Dapur

Selain mengetahui cara menghilangkan bau minyak pada lap dapur, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar proses pembersihan lebih efektif.

  • Mencuci lap tanpa menghilangkan sisa minyak terlebih dahulu. Minyak yang masih menempel dapat membuat proses pencucian menggunakan deterjen biasa menjadi kurang efektif. Bersihkan terlebih dahulu menggunakan sabun cuci piring.

  • Menggunakan air terlalu panas tanpa memeriksa bahan kain. Suhu tinggi dapat merusak serat tertentu, menyebabkan kain menyusut, atau memudarkan warnanya.

  • Mencampurkan bahan pembersih sembarangan. Jangan mencampurkan cuka dengan pemutih klorin atau menggabungkan berbagai produk pembersih tanpa memastikan keamanannya.

  • Membiarkan lap basah terlalu lama. Kondisi lembap dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme yang menyebabkan bau apek.

  • Menggunakan pewangi untuk menutupi bau minyak. Aroma pewangi tidak menghilangkan sumber kotoran yang tertinggal pada kain.

  • Menyimpan lap sebelum benar-benar kering. Kebiasaan ini dapat membuat lap kembali berbau meskipun sudah dicuci.

Jika lap sudah sangat kotor, memiliki noda yang sulit dihilangkan, atau tetap berbau setelah beberapa kali dicuci, sebaiknya pertimbangkan untuk menggantinya.

11. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menghilangkan Bau Minyak

1. Mengapa lap dapur tetap bau minyak meskipun sudah dicuci?

Hal tersebut bisa terjadi karena sisa lemak masih menempel pada serat kain atau proses pembilasan dan pengeringan belum optimal. Coba bersihkan terlebih dahulu menggunakan sabun cuci piring, kemudian lanjutkan dengan deterjen.

2. Apakah baking soda bisa menghilangkan bau minyak pada lap dapur?

Baking soda dapat membantu mengurangi bau tidak sedap dan digunakan sebagai bahan tambahan saat mencuci. Namun, minyak yang menempel tetap perlu diangkat menggunakan sabun atau deterjen.

3. Berapa lama sebaiknya merendam lap dapur yang berminyak?

Lap dapur dapat direndam sekitar 15–30 menit menggunakan air hangat dan sabun cuci piring. Sesuaikan suhu air dengan jenis kain agar tidak merusak seratnya.

4. Apakah lap dapur boleh dicuci menggunakan mesin cuci?

Boleh, selama bahan lap sesuai dengan petunjuk pencucian mesin. Untuk lap yang sangat berminyak, bersihkan sisa lemak terlebih dahulu dan pisahkan dari pakaian lainnya.

5. Kapan sebaiknya lap dapur diganti?

Ganti lap jika kain sudah rusak, sulit dibersihkan, memiliki noda permanen yang mengganggu, atau tetap mengeluarkan bau tidak sedap meskipun sudah dicuci dan dikeringkan dengan benar.

    (kpl/ank)

 

Topik Terkait