Kapanlagi.com - Keyboard internal laptop terkadang perlu dinonaktifkan dalam situasi tertentu. Misalnya ketika Anda ingin menggunakan keyboard eksternal yang lebih nyaman, atau saat keyboard bawaan mengalami kerusakan dan mengetik sendiri.
Menonaktifkan keyboard laptop sebenarnya cukup mudah dilakukan melalui berbagai metode. Anda bisa memilih cara yang paling sesuai dengan kebutuhan, baik untuk menonaktifkan sementara maupun permanen.
Artikel ini akan membahas berbagai cara menonaktifkan keyboard internal laptop dengan langkah-langkah yang jelas dan mudah dipahami. Pastikan Anda sudah menyiapkan keyboard eksternal sebelum melakukan proses ini agar tetap bisa mengoperasikan laptop.
Ada beberapa alasan mengapa seseorang perlu menonaktifkan keyboard bawaan laptop. Alasan paling umum adalah ketika keyboard mengalami kerusakan seperti tombol yang macet atau mengetik karakter secara otomatis tanpa ditekan. Kondisi ini tentu sangat mengganggu produktivitas kerja.
Alasan lain adalah untuk kenyamanan penggunaan keyboard eksternal. Beberapa pengguna lebih menyukai keyboard mekanik atau ergonomis yang lebih nyaman untuk mengetik dalam waktu lama. Dengan menonaktifkan keyboard internal, Anda dapat menghindari penekanan tombol yang tidak disengaja.
Menonaktifkan keyboard juga penting saat membersihkan laptop dari debu dan kotoran. Dengan keyboard yang nonaktif, Anda bisa membersihkan dengan leluasa tanpa khawatir menekan tombol acak yang dapat membuka aplikasi atau mengganggu pekerjaan yang sedang berjalan.
Melansir dari termasmedia.com, berbeda dengan PC desktop, setiap periferal laptop tidak dapat dilepas dengan mudah karena sudah terhubung secara internal. Oleh karena itu, menonaktifkan melalui software menjadi solusi yang paling aman dan praktis.
Metode paling umum dan aman untuk menonaktifkan keyboard internal laptop adalah melalui Device Manager. Cara ini bekerja dengan menonaktifkan driver keyboard sehingga sistem tidak mengenali perangkat tersebut.
Perlu diingat bahwa cara ini bersifat sementara. Setelah laptop di-restart, Windows akan secara otomatis mendeteksi dan menginstal ulang driver keyboard sehingga keyboard akan aktif kembali. Jika Anda tidak menemukan opsi Disable device, pilih Uninstall device sebagai alternatif.
Cara menonaktifkan keyboard internal laptop juga dapat dilakukan melalui Command Prompt dengan hak akses administrator. Metode ini lebih teknis namun efektif untuk menonaktifkan keyboard secara lebih permanen.
Jika suatu saat Anda ingin mengaktifkan kembali keyboard internal, gunakan perintah sc config i8042prt start= auto di Command Prompt dengan hak akses administrator, kemudian restart laptop. Karena keyboard masih nonaktif, gunakan keyboard eksternal atau on-screen keyboard untuk menjalankan perintah ini.
Selain metode bawaan Windows, Anda juga dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk menonaktifkan keyboard laptop dengan lebih mudah. Beberapa aplikasi populer yang dapat digunakan adalah KeyTweak dan Keyboard Locker.
Menggunakan Aplikasi KeyTweak:
Menggunakan Aplikasi Keyboard Locker:
Jika Anda ingin menonaktifkan keyboard internal secara permanen, misalnya karena sudah rusak total dan akan menggunakan keyboard eksternal selamanya, ada beberapa langkah tambahan yang perlu dilakukan agar Windows tidak menginstal ulang driver secara otomatis.
Menggunakan Policy Editor:
Mengatur Device Installation Settings:
Perlu diingat bahwa mematikan fungsi pemasangan perangkat keras akan mempengaruhi komponen lain. Ketika Anda menghapus instalasi driver lain, komponen terkait juga tidak akan bisa digunakan sampai pengaturan dikembalikan.
Setelah menonaktifkan keyboard internal, Anda mungkin suatu saat ingin mengaktifkannya kembali. Proses mengaktifkan kembali keyboard laptop sebenarnya cukup mudah dan dapat dilakukan dengan beberapa cara tergantung metode yang digunakan sebelumnya.
Melalui Device Manager:
Melalui Control Panel:
Jika Anda menggunakan metode Command Prompt, gunakan perintah yang telah disebutkan sebelumnya untuk mengaktifkan kembali. Untuk aplikasi pihak ketiga, cukup buka aplikasi tersebut dan pilih opsi untuk mengaktifkan atau unlock keyboard.
Ya, menonaktifkan keyboard internal laptop melalui Device Manager atau metode software lainnya sangat aman dan tidak akan merusak hardware. Anda dapat mengaktifkannya kembali kapan saja tanpa risiko kerusakan permanen pada perangkat.
Jika Anda menonaktifkan keyboard hanya melalui Device Manager tanpa mengatur Policy Editor atau Device Installation Settings, maka keyboard akan aktif kembali setelah restart karena Windows akan menginstal ulang driver secara otomatis.
Jika opsi Disable device tidak tersedia, Anda dapat memilih Uninstall device sebagai alternatif. Namun perlu diingat bahwa keyboard akan terdeteksi dan diinstal ulang secara otomatis jika Device Manager memindai perangkat keras baru.
Tidak semua laptop memiliki tombol shortcut khusus untuk menonaktifkan keyboard. Beberapa merek tertentu menyediakan kombinasi tombol Fn dengan Function Keys (F1-F12) yang memiliki logo keyboard, namun fitur ini tidak universal pada semua tipe laptop.
Ya, Anda dapat menonaktifkan tombol tertentu menggunakan aplikasi seperti KeyTweak. Aplikasi ini memungkinkan Anda memilih tombol spesifik yang ingin dinonaktifkan tanpa harus mematikan seluruh keyboard internal.
Sangat disarankan untuk menyiapkan keyboard eksternal terlebih dahulu sebelum menonaktifkan keyboard internal. Hal ini untuk memastikan Anda masih dapat mengoperasikan laptop dan melakukan pengaturan jika diperlukan setelah keyboard internal dinonaktifkan.
Untuk mengidentifikasi keyboard internal di Device Manager, klik kanan pada keyboard yang terdaftar dan pilih Properties. Pada tab General, periksa bagian Location. Jika tertulis "Location 1" atau "Plugged into keyboard port", itu adalah keyboard internal laptop Anda.