Kapanlagi.com - LinkedIn merupakan platform jaringan profesional yang banyak digunakan untuk membangun koneksi bisnis dan mencari peluang karier. Namun, tidak sedikit pengguna yang memutuskan untuk menonaktifkan akun mereka karena berbagai alasan seperti privasi, keamanan data, atau sudah tidak membutuhkan platform tersebut lagi.
Menonaktifkan LinkedIn dapat dilakukan dengan dua cara yaitu sementara (hibernasi) atau permanen (penutupan akun). Kedua opsi ini memiliki konsekuensi yang berbeda dan perlu dipahami sebelum mengambil keputusan. Proses penonaktifan dapat dilakukan melalui berbagai perangkat seperti desktop, Android, maupun iPhone.
Artikel ini akan membahas secara lengkap cara menonaktifkan LinkedIn beserta langkah-langkah praktis yang dapat Anda ikuti. Anda juga akan memahami perbedaan antara menonaktifkan sementara dan permanen serta konsekuensi dari masing-masing pilihan tersebut.
Menonaktifkan akun LinkedIn adalah proses untuk menghentikan aktivitas dan visibilitas profil Anda di platform tersebut. Terdapat dua jenis penonaktifan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengguna yaitu hibernasi akun (sementara) dan penutupan akun (permanen).
Hibernasi akun merupakan opsi menonaktifkan LinkedIn secara sementara dimana profil Anda akan disembunyikan dari pencarian dan tidak dapat diakses oleh pengguna lain. Namun, data dan koneksi Anda tetap tersimpan di sistem LinkedIn sehingga dapat diaktifkan kembali kapan saja dengan login menggunakan kredensial yang sama.
Sementara itu, penutupan akun permanen berarti menghapus seluruh data profil, koneksi, pesan, dan riwayat aktivitas Anda dari LinkedIn. Proses ini bersifat final dan tidak dapat dibatalkan setelah periode tertentu. Menurut laman resmi linkedin.com, setelah akun ditutup secara permanen, pengguna tidak dapat mengakses kembali akun tersebut dan harus membuat akun baru jika ingin menggunakan LinkedIn di kemudian hari.
Perbedaan mendasar antara kedua opsi ini terletak pada kemungkinan pemulihan akun. Hibernasi memungkinkan Anda untuk kembali kapan saja, sedangkan penutupan permanen akan menghilangkan semua jejak digital Anda di platform tersebut setelah masa tenggang 14 hari.
Sebelum memutuskan cara menonaktifkan LinkedIn, penting untuk memahami konsekuensi yang akan terjadi pada akun Anda. Keputusan ini akan berdampak pada visibilitas profil, koneksi profesional, dan akses terhadap berbagai fitur platform.
Ketika Anda menonaktifkan LinkedIn secara sementara melalui hibernasi, profil Anda akan hilang dari hasil pencarian baik di dalam platform maupun di mesin pencari seperti Google. Koneksi Anda tidak akan dapat melihat profil atau menghubungi Anda melalui LinkedIn, namun semua data tetap tersimpan dan dapat dipulihkan dengan login kembali.
Untuk penutupan akun permanen, konsekuensinya jauh lebih signifikan. Seluruh koneksi profesional yang telah Anda bangun akan hilang dan tidak dapat dipulihkan. Semua pesan, rekomendasi, endorsement, dan konten yang pernah Anda posting akan terhapus dari platform. Anda juga kehilangan akses ke grup-grup profesional yang pernah Anda ikuti.
Berdasarkan informasi dari laman resmi linkedin.com, setelah akun dihapus secara permanen, pengguna tidak bisa lagi mengakses akun LinkedIn dan tidak bisa terhubung kembali dengan orang-orang yang sudah berteman di akun tersebut. Jika membutuhkannya lagi sewaktu-waktu, pengguna harus membuat akun baru dan membangun jaringan dari awal. Proses penghapusan permanen memerlukan waktu hingga 14 hari untuk sepenuhnya terhapus dari sistem LinkedIn, dan hingga 72 jam untuk hilang dari hasil pencarian Google.
Hibernasi akun adalah pilihan tepat jika Anda ingin istirahat dari LinkedIn namun berencana untuk kembali di masa mendatang. Berikut adalah panduan lengkap cara menonaktifkan LinkedIn sementara melalui berbagai perangkat.
Setelah mengikuti langkah-langkah cara menonaktifkan LinkedIn sementara di atas, akun Anda akan segera dihibernasi dan tidak dapat diakses oleh pengguna lain. Untuk mengaktifkan kembali, Anda cukup login menggunakan email dan kata sandi yang sama.
Jika Anda sudah yakin tidak akan menggunakan LinkedIn lagi, penutupan akun permanen adalah pilihan yang tepat. Proses ini akan menghapus seluruh data Anda dari platform setelah periode tenggang 14 hari.
Setelah mengikuti cara menonaktifkan LinkedIn permanen di atas, akun Anda akan masuk dalam periode tenggang selama 14 hari. Selama periode ini, Anda masih dapat membatalkan penghapusan dengan login kembali. Setelah 14 hari, akun akan terhapus sepenuhnya dan tidak dapat dipulihkan.
Selain menonaktifkan akun di platform LinkedIn, banyak pengguna juga ingin menghapus profil mereka dari hasil pencarian Google. Hal ini penting untuk menjaga privasi dan mencegah orang lain menemukan informasi profesional Anda melalui mesin pencari.
Untuk menghapus profil LinkedIn dari pencarian Google, Anda perlu menonaktifkan visibilitas profil publik. Profil publik adalah versi profil yang dapat dilihat oleh orang yang tidak login ke LinkedIn atau tidak memiliki koneksi dengan Anda. Versi inilah yang biasanya diindeks oleh mesin pencari seperti Google.
Setelah menonaktifkan visibilitas profil publik, profil LinkedIn Anda tidak akan lagi muncul di hasil pencarian Google. Namun, perlu diingat bahwa Google memerlukan waktu hingga 72 jam untuk memperbarui indeks mereka dan menghapus profil Anda dari hasil pencarian.
Jika setelah 72 jam profil Anda masih muncul di pencarian Google, Anda dapat menghubungi Google secara langsung melalui laman search.google.com/search-console/remove-outdated-content untuk meminta penghapusan konten yang sudah tidak relevan. Cara menonaktifkan LinkedIn dari pencarian Google ini efektif untuk menjaga privasi tanpa harus menutup akun secara permanen.
Bagi pengguna yang telah menyambungkan akun LinkedIn dengan akun Microsoft untuk keperluan kerja atau sekolah, terdapat cara khusus untuk menonaktifkan integrasi tersebut. Integrasi ini memungkinkan berbagi data antara LinkedIn dan aplikasi Microsoft seperti Outlook, Word, PowerPoint, dan Excel.
Menurut laman resmi support.microsoft.com, pengguna dapat memutuskan sambungan akun LinkedIn dan akun kerja atau sekolah Microsoft kapan saja. Saat koneksi diputus, LinkedIn tidak akan lagi menyediakan data ke akun kerja atau sekolah, dan sebaliknya.
Jika Anda berlangganan Microsoft 365 dan ingin menonaktifkan informasi LinkedIn di aplikasi Office 2016, ikuti langkah berikut:
Perlu dicatat bahwa kontak yang telah diimpor ke LinkedIn dari akun Microsoft tidak akan dihapus secara otomatis saat Anda memutuskan sambungan akun. Anda perlu mengelola kontak yang diimpor tersebut secara manual di LinkedIn. Cara menonaktifkan LinkedIn dari integrasi Microsoft ini berguna bagi pengguna yang ingin memisahkan aktivitas profesional mereka di kedua platform.
Menonaktifkan sementara atau hibernasi memungkinkan Anda menyembunyikan profil tanpa menghapus data, dan dapat diaktifkan kembali kapan saja dengan login. Sementara penonaktifan permanen akan menghapus seluruh data, koneksi, dan riwayat aktivitas Anda secara total setelah periode tenggang 14 hari dan tidak dapat dipulihkan.
Setelah Anda memilih untuk menutup akun secara permanen, LinkedIn memberikan periode tenggang selama 14 hari. Selama waktu ini, Anda masih dapat membatalkan penghapusan dengan login kembali. Setelah 14 hari, akun akan terhapus sepenuhnya dari sistem LinkedIn. Untuk hilang dari pencarian Google, diperlukan waktu tambahan hingga 72 jam.
Koneksi Anda tidak akan menerima notifikasi khusus bahwa Anda menonaktifkan akun. Namun, mereka tidak akan dapat menemukan atau mengakses profil Anda lagi. Jika mereka mencoba mencari nama Anda atau mengunjungi profil Anda, profil tersebut tidak akan muncul atau dapat diakses.
Ya, akun yang dihibernasi dapat diaktifkan kembali kapan saja dengan mudah. Anda hanya perlu login menggunakan email dan kata sandi yang sama seperti sebelumnya. Semua data, koneksi, dan riwayat aktivitas Anda akan kembali seperti semula karena tidak ada yang dihapus selama proses hibernasi.
Untuk menghapus profil dari Google, Anda perlu menonaktifkan visibilitas profil publik di pengaturan LinkedIn. Masuk ke Pengaturan & Privasi, pilih tab Visibilitas, lalu matikan opsi "Your profile's public visibility". Google akan memperbarui indeks mereka dalam waktu hingga 72 jam. Jika masih muncul setelah itu, Anda dapat mengajukan permintaan penghapusan langsung ke Google.
Untuk hibernasi akun, data Anda tetap tersimpan di server LinkedIn namun tidak dapat diakses publik. Untuk penutupan permanen, LinkedIn menyatakan akan menghapus semua data Anda setelah periode tenggang. Namun, perlu diingat bahwa LinkedIn telah menggunakan data pengguna untuk melatih model AI, dan data yang sudah digunakan sebelum penonaktifan tidak akan terpengaruh oleh keputusan Anda menutup akun.
Ya, Anda dapat menggunakan opsi hibernasi akun yang merupakan cara menonaktifkan LinkedIn tanpa menghapus data secara permanen. Dengan hibernasi, profil Anda akan disembunyikan dari pencarian dan tidak dapat diakses orang lain, namun semua informasi tetap tersimpan dan dapat diaktifkan kembali kapan saja Anda membutuhkannya.