Kapanlagi.com - Remot TV Polytron yang hilang atau mengalami kerusakan bisa digantikan dengan remot universal. Agar perangkat tersebut dapat digunakan, pengguna perlu memasukkan kode remot TV Polytron yang sesuai dengan tipe televisi.
Kode remot TV Polytron merupakan kombinasi angka yang berfungsi menyinkronkan remot universal dengan televisi. Tanpa kode yang tepat, remot universal tidak dapat menjalankan fungsi dasar seperti mengatur volume maupun mengganti channel meski baterai masih dalam kondisi baru.
Mengutip HowStuffWorks, sensor penerima inframerah berada di bagian depan perangkat agar dapat menangkap sinyal dari remot. Karena itu, arah remot perlu tepat menuju sensor televisi saat proses pengaturan dilakukan.
Advertisement
Kode remot TV Polytron berupa rangkaian angka, umumnya terdiri dari tiga digit, yang menjadi penghubung antara remot universal dan televisi. Remot universal sendiri dibuat untuk menggantikan berbagai remot bawaan dari banyak merek dalam satu perangkat.
Berbeda dengan remot asli yang biasanya langsung bekerja setelah digunakan, remot universal menyimpan ribuan kode perangkat di dalam memorinya. Kode tersebut memungkinkan satu remot mengoperasikan beberapa merek televisi dengan fungsi utama seperti pengaturan suara dan perpindahan saluran.
Setiap merek televisi memiliki sistem sinyal yang berbeda. Karena itu, kode remot TV Polytron dibuat khusus agar dapat mengenali perangkat tertentu. Pada beberapa tipe televisi, tersedia lebih dari satu pilihan kode yang bisa dicoba sampai menemukan kombinasi yang sesuai.
Kode tersebut bukan bagian dari sistem televisi, melainkan berada pada remot universal sebagai alat komunikasi. Informasi kode biasanya tersedia pada buku panduan remot, stiker di bagian belakang remot, atau dapat ditemukan melalui pencarian daring.
Pengguna dapat mencoba beberapa kode remot TV Polytron sesuai jenis televisi yang digunakan. Tidak semua kode langsung berhasil pada percobaan pertama, sehingga beberapa angka perlu dicoba secara bergantian.
Berikut daftar kode berdasarkan tipe TV Polytron:
Kode perangkat pada remot universal umumnya tersedia dalam bentuk tiga, empat, atau lima digit. Informasi tersebut dapat ditemukan melalui buku panduan remot, situs produsen, maupun alat pencari kode daring.
Setelah mendapatkan kode yang sesuai, pengguna bisa melakukan proses pengaturan remot universal. Proses ini dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana.
Berdasarkan panduan CenturyLink, terdapat dua metode pemrograman remot universal, yaitu direct code entry atau memasukkan kode secara langsung dan auto code search yang mencari kode secara otomatis.
Metode pencarian otomatis dapat digunakan ketika pengguna tidak mengetahui kode yang tepat atau kehilangan buku panduan remot.
Kode remot TV Polytron terkadang belum langsung bekerja meskipun sudah dimasukkan dengan benar. Beberapa pemeriksaan dapat dilakukan sebelum mengganti perangkat.
Masalah pertama yang perlu dicek adalah baterai. Gunakan baterai alkaline baru dan pastikan posisi kutub positif serta negatif sudah sesuai karena daya yang lemah dapat membuat sinyal remot tidak maksimal.
Selain itu, pengguna dapat memeriksa pancaran inframerah dengan mengarahkan ujung remot ke kamera ponsel lalu menekan tombol. Jika terlihat kedipan cahaya keunguan pada layar kamera, emitor inframerah masih berfungsi.
Bagian sensor juga perlu dibersihkan. Lap pemancar pada ujung remot dan sensor televisi menggunakan kain lembut agar debu tidak menghambat sinyal. Pastikan pula tidak ada penghalang antara remot dan TV dengan jarak ideal di bawah tiga meter.
Gangguan cahaya juga dapat memengaruhi kerja sinyal inframerah. Sinar matahari langsung, lampu LED, atau router WiFi yang berada dekat televisi bisa mengganggu penerimaan sinyal.
Jika masih tidak berhasil, pengguna dapat melakukan reset remot dengan melepas baterai, menekan beberapa tombol selama beberapa detik, lalu memasang kembali baterai. Pilihan lain adalah menggunakan fitur auto search untuk mencari frekuensi yang sesuai.
Pada sebagian Smart TV terbaru yang tidak kompatibel dengan remot universal, solusi yang dapat digunakan adalah membeli remot asli dengan kode part 81I191.
Saat tombol remot ditekan, emitor LED inframerah akan mengirimkan pola pulsa cahaya yang berisi perintah tertentu. Sinyal tersebut kemudian diterjemahkan oleh fotodioda di televisi menjadi data biner.
Cahaya inframerah berada di luar spektrum warna merah yang dapat dilihat mata manusia. Meski tidak terlihat, perangkat elektronik tetap dapat membaca sinyal tersebut.
Banyak perangkat menggunakan protokol inframerah standar seperti RC-5 atau NEC. Sistem ini memungkinkan satu remot universal mengontrol berbagai merek perangkat.
Karena menggunakan sistem berbasis cahaya, sinyal inframerah membutuhkan arah lurus dan tidak dapat menembus dinding. Hal tersebut membuat remot perlu diarahkan langsung ke televisi agar kode remot TV Polytron dapat bekerja.
Teknologi remot nirkabel sendiri memiliki sejarah panjang. Remot televisi nirkabel pertama bernama Flash-Matic diperkenalkan pada 1955 oleh insinyur Zenith, Eugene Polley, dengan memanfaatkan berkas cahaya. Setahun setelahnya, Robert Adler memperkenalkan Space Command yang menggunakan teknologi ultrasonik sebelum inframerah menjadi standar sejak era 1980-an.
Kedua penemu tersebut mendapatkan penghargaan Emmy pada 1997. Eugene Polley, insinyur Zenith penemu remot televisi nirkabel pertama, menyatakan bahwa ini membuat saya berpikir mungkin hidup saya tidak sia-sia. Mungkin saya melakukan sesuatu untuk kemanusiaan, seperti orang yang menemukan kloset siram.
Kode remot TV Polytron yang tepat membantu pengguna tetap memakai televisi meski remot bawaan mengalami masalah. Untuk perangkat yang sudah mendukung fitur pintar, pengguna juga dapat memanfaatkan koneksi HP ke TV tanpa kabel maupun menyambungkan laptop ke TV.
Kode remot TV Polytron yang paling umum digunakan adalah 017, 024, 043, 053, 120, 147, 150, 151, 152, dan 253. Untuk tipe tertentu, terutama Smart TV terbaru, pengguna mungkin membutuhkan remot asli dengan kode part 81I191.
Jika kode tidak berfungsi, penyebab yang sering terjadi adalah baterai lemah, sensor inframerah kotor atau terhalang, serta kode yang belum sesuai. Pemeriksaan baterai, sensor, penggunaan auto search, atau penggantian remot dapat menjadi pilihan berikutnya.
(kpl/mda)