10 Judul Drama Jepang tentang Game Hidup Mati yang Paling Menegangkan
Drama Jepang tentang Game Hidup Mati Terpopuler (mydramalist.com)
Kapanlagi.com - Drama Jepang tentang game hidup mati sudah lama menjadi favorit pencinta thriller sebelum genre ini dikenal luas di berbagai negara. Berangkat dari manga maupun novel populer, banyak judul menghadirkan permainan ekstrem yang menguji kecerdasan, moral, hingga naluri bertahan hidup para karakternya.
Setelah serial bertema survival semakin diminati, semakin banyak penonton yang mencari drama Jepang dengan konsep serupa. Mulai dari permainan penuh teka-teki, perjudian berisiko tinggi, hingga kompetisi yang mempertaruhkan nyawa, setiap judul memiliki pendekatan cerita yang berbeda.
Kalau sedang mencari tontonan yang memadukan ketegangan, strategi, dan konflik psikologis, deretan drama Jepang tentang game berikut bisa menjadi pilihan.
Advertisement
1. ALICE IN BORDERLAND (2020–2022)
Serial Netflix ini mengikuti kisah Arisu (Yamazaki Kento), pemuda pengangguran yang gemar bermain video game. Bersama dua temannya, ia tiba-tiba terjebak di Tokyo paralel yang kosong dan dipaksa mengikuti berbagai permainan mematikan.
Setiap tantangan memiliki tingkat kesulitan yang ditandai dengan kartu remi. Kekalahan berarti kehilangan nyawa, sehingga Arisu harus mengandalkan kecerdasan dan insting bertahan hidup untuk memecahkan misteri dunia tersebut.
Diadaptasi dari manga karya Haro Aso, drama ini dikenal lewat aksi intens, eksplorasi psikologi manusia, serta adegan ikonik persimpangan Shibuya yang digambarkan tanpa keramaian.
2. KAIJI (2009–2020)
Kaiji Ito (Fujiwara Tatsuya) terlilit utang besar hingga menerima tawaran mengikuti perjudian berisiko tinggi di atas kapal pesiar. Kemenangan akan melunasi seluruh utangnya, sementara kekalahan membuatnya menjadi pekerja paksa.
Serial ini menampilkan strategi permainan yang rumit sekaligus menggambarkan keserakahan dan keputusasaan manusia dalam kondisi terdesak.
Berawal dari manga populer, kisah Kaiji kemudian berkembang menjadi trilogi film live action yang banyak dikenal penggemar genre survival dan perjudian.
3. GANTZ (2011)
Kei Kurono (Ninomiya Kazunari) dan Masaru Kato (Matsuyama Kenichi) meninggal akibat tertabrak kereta, tetapi kemudian dipindahkan ke ruangan misterius untuk mengikuti permainan berburu alien menggunakan persenjataan canggih.
Mereka dapat memperoleh kesempatan hidup kembali atau menghidupkan orang lain setelah berhasil mengumpulkan 100 poin.
Diadaptasi dari manga Hiroya Oku yang telah terjual lebih dari 20 juta kopi, GANTZ memadukan fiksi ilmiah, aksi, dan permainan bertahan hidup dalam suasana gelap.
4. AS THE GODS WILL (2014)
Shun Takahata, seorang siswa SMA, mendadak harus mengikuti permainan anak-anak yang berubah menjadi kompetisi mematikan. Salah satunya adalah Daruma-san ga koronda, di mana pemain yang bergerak saat penjaga berbalik akan kehilangan nyawa.
Sepanjang cerita, Shun terus mengikuti berbagai tantangan untuk mengetahui siapa dalang di balik permainan tersebut.
Film garapan Takashi Miike ini kerap dibandingkan dengan Squid Game karena konsep permainannya, meski sutradara Hwang Dong-hyuk pernah menyatakan kemiripan tersebut hanyalah kebetulan.
5. LIAR GAME (2007–2010)
Nao Kanzaki (Toda Erika), mahasiswi yang dikenal jujur, menerima amplop berisi ¥100 juta sekaligus undangan mengikuti Liar Game. Dalam permainan itu, peserta harus menipu lawan untuk mendapatkan uang mereka.
Jika gagal, Nao harus menanggung utang hingga miliaran yen. Ia kemudian meminta bantuan Shinichi Akiyama (Matsuda Shota), mantan penipu yang memiliki kemampuan strategi luar biasa.
Adaptasi manga karya Shinobu Kaitani ini lebih mengutamakan permainan logika dan manipulasi dibandingkan aksi fisik.
6. TOMODACHI GAME (2017)
Sekelompok sahabat dituduh menggelapkan uang dan dibebani utang dalam jumlah besar. Untuk melunasinya, mereka dipaksa mengikuti Tomodachi Game yang dirancang untuk menguji sekaligus menghancurkan hubungan pertemanan mereka.
Permainan dipenuhi manipulasi, pengkhianatan, hingga rasa saling curiga yang terus berkembang dari satu babak ke babak berikutnya.
Bagi penonton yang menyukai konflik emosional dengan banyak kejutan cerita, judul ini menjadi salah satu pilihan menarik.
7. ACMA: GAME (2025)
Drama ini mengangkat kisah seorang pemuda yang mengikuti Acma: Game demi memperebutkan "kunci iblis" yang dipercaya mampu mengubah dunia.
Selain menghadapi lawan-lawan tangguh dalam duel kecerdasan, ia juga berusaha mengungkap kematian ayahnya.
Sebagai adaptasi manga populer, ACMA: GAME menawarkan intrik, strategi, dan permainan psikologis sepanjang cerita.
8. KAKEGURUI (2018)
Akademi Swasta Hyakkaou menjadikan kemampuan berjudi sebagai penentu status sosial para siswanya. Situasi berubah ketika Yumeko Jabami (Hamabe Minami), siswi pindahan yang menyukai perjudian berisiko tinggi, mulai mengguncang sistem tersebut.
Setiap kekalahan dapat berujung pada kehinaan sosial maupun utang besar, sehingga setiap pertandingan memiliki konsekuensi serius.
Visual yang ekspresif serta ketegangan psikologis menjadi daya tarik utama adaptasi manga ini.
9. THE INCITE MILL (2010)
Sepuluh orang asing menerima tawaran pekerjaan dengan bayaran ¥18 juta dan ditempatkan di kompleks bawah tanah selama tujuh hari.
Situasi berubah ketika salah satu peserta ditemukan meninggal pada hari kedua, memunculkan kecurigaan di antara mereka.
Terinspirasi dari novel And Then There Were None karya Agatha Christie, film ini menghadirkan misteri tertutup dengan kejutan di akhir cerita.
10. MEISHI GAME (2025)
Kanda, seorang produser acara kuis, terbangun bersama putrinya di ruangan rahasia dengan kalung misterius yang melingkari leher mereka.
Seorang pria misterius memaksanya mengikuti Meishi Game atau Permainan Kartu Nama. Jika gagal mengembalikan kartu nama kepada pemiliknya, putrinya akan kehilangan nyawa.
Premis yang berpusat pada hubungan ayah dan anak membuat ketegangan emosional menjadi salah satu kekuatan utama drama ini.
Banyak judul dalam daftar ini sudah tersedia di platform streaming legal seperti Netflix. Sementara itu, beberapa film seperti KAIJI maupun GANTZ dapat ditemukan melalui layanan penyewaan film digital atau platform yang menyediakan katalog film Jepang. Sebagian besar rekomendasi tersebut juga memiliki klasifikasi usia dewasa (17+) karena memuat unsur kekerasan, tema gelap, dan tekanan psikologis yang cukup kuat.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/mda)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8
