Kapanlagi.com - Surat izin orang tua untuk kerja merupakan dokumen penting yang sering diminta perusahaan kepada calon karyawan yang belum menikah. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti persetujuan dari orang tua atau wali terhadap keputusan anaknya untuk bekerja di suatu perusahaan.
Kebutuhan akan contoh surat izin orang tua untuk kerja semakin meningkat seiring banyaknya perusahaan yang merekrut tenaga kerja muda. Surat ini menjadi bentuk tanggung jawab dan jaminan tertulis mengingat beberapa pekerjaan memiliki risiko tertentu yang perlu diketahui keluarga.
Pembuatan surat izin ini sebenarnya cukup sederhana namun harus memuat informasi lengkap dan jelas. Baik pelamar kerja maupun orang tua perlu memahami format penulisan yang benar agar surat dapat diterima oleh pihak perusahaan.
Surat izin orang tua untuk bekerja adalah dokumen resmi yang berisi persetujuan dari orang tua atau wali kepada anaknya untuk bekerja pada suatu perusahaan atau instansi tertentu. Surat ini merupakan bentuk penyerahan tanggung jawab dari orang tua kepada pihak perusahaan yang akan mempekerjakan anaknya.
Dokumen ini umumnya diperlukan untuk calon karyawan yang masih berstatus lajang atau belum menikah, terutama yang berusia relatif muda. Perusahaan meminta surat izin ini sebagai bentuk kehati-hatian dan memastikan bahwa keluarga mengetahui serta menyetujui pekerjaan yang akan dijalani.
Surat izin orang tua berbeda dengan surat lamaran kerja atau dokumen persyaratan lainnya. Surat ini secara khusus dibuat dan ditandatangani oleh orang tua atau wali sah, bukan oleh pelamar kerja itu sendiri, sehingga memiliki kekuatan hukum sebagai bukti persetujuan keluarga.
Fungsi utama dari surat ini adalah memberikan jaminan kepada perusahaan bahwa keluarga telah mengetahui dan menyetujui segala konsekuensi pekerjaan yang akan dijalani. Hal ini penting terutama untuk pekerjaan yang memiliki risiko tinggi, jam kerja tidak teratur, atau penempatan di luar kota bahkan luar negeri.
Sebuah surat izin orang tua untuk kerja yang baik harus memuat beberapa komponen penting agar dapat diterima oleh perusahaan. Berikut adalah elemen-elemen yang wajib ada dalam surat tersebut:
Berikut adalah beberapa contoh format surat izin orang tua untuk berbagai keperluan pekerjaan yang dapat dijadikan referensi:
SURAT KETERANGAN IZIN ORANG TUA
Yang bertanda tangan di bawah ini, saya selaku Orang Tua:
Nama: [Nama Lengkap Orang Tua]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Pekerjaan: [Pekerjaan Orang Tua]
No. Telepon: [Nomor yang Dapat Dihubungi]
Dengan ini memberikan izin kepada anak saya:
Nama: [Nama Lengkap Anak]
Tempat/Tanggal Lahir: [Tempat, Tanggal Lahir]
Jenis Kelamin: [Laki-laki/Perempuan]
Alamat: [Alamat Lengkap]
Agama: [Agama]
Status: Belum Menikah
Untuk bekerja di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Demikian surat keterangan izin ini saya buat dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
[Kota], [Tanggal Bulan Tahun]
Hormat Saya,
Materai Rp 10.000
(Tanda Tangan)
[Nama Lengkap Orang Tua]
SURAT IZIN ORANG TUA
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Rahmat Abdul Hakim
Tempat/Tanggal Lahir: Bandung, 5 Maret 1968
Alamat: Jl. WR Supratman No. 23 Jakarta
Pekerjaan: Pensiunan BUMN
No. KTP: [Nomor KTP]
Sebagai orang tua dari:
Nama: Anindya Putri
Tempat/Tanggal Lahir: Jakarta, 20 Oktober 1996
Alamat: Jl. WR Supratman No. 23 Jakarta
Jenis Kelamin: Perempuan
Agama: Islam
Status: Belum Menikah
Bersama ini, kami menyatakan tidak keberatan apabila anak kami tersebut di atas bekerja di Bank BCA sebagai Teller, selama terikat perjanjian kerja. Termasuk di antaranya ditempatkan di seluruh cabang di Indonesia sesuai kebijakan perusahaan.
Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Jakarta, 15 Januari 2024
Hormat kami,
Materai Rp 10.000
(Tanda Tangan)
Rahmat Abdul Hakim
SURAT PERSETUJUAN ORANG TUA
UNTUK BEKERJA DI LUAR NEGERI
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Maulana Ihsan
Tempat/Tanggal Lahir: Bojonegoro, 12 Agustus 1967
Pekerjaan: Wiraswasta
Alamat: Kampung Melati No. 5, Bojonegoro
No. Telepon: [Nomor Telepon]
Dengan ini memberikan izin kepada anak kami:
Nama: Siti Mohana
Usia: 20 tahun
Tempat/Tanggal Lahir: Bojonegoro, 3 Mei 2004
Alamat: Kampung Melati No. 5, Bojonegoro
Untuk bekerja di luar negeri sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati. Kami selaku orang tua telah mempertimbangkan dengan matang segala risiko dan konsekuensi dari pekerjaan di luar negeri, dan memberikan persetujuan penuh atas keputusan anak kami.
Demikian surat pernyataan izin bekerja ini kami sampaikan. Sekian dan terima kasih.
Bojonegoro, 20 Februari 2024
Salam Hormat,
Materai Rp 10.000
(Tanda Tangan)
Maulana Ihsan
Membuat contoh surat izin orang tua untuk kerja memerlukan ketelitian agar dokumen dapat diterima oleh perusahaan. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam pembuatan surat izin:
Pertama, siapkan data lengkap baik dari orang tua maupun anak yang akan bekerja. Data ini meliputi fotokopi KTP, kartu keluarga, dan dokumen identitas lainnya yang diperlukan. Pastikan semua informasi yang akan ditulis dalam surat sesuai dengan dokumen resmi untuk menghindari kesalahan data.
Kedua, gunakan bahasa formal dan sopan dalam penulisan surat. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu santai atau tidak baku karena ini adalah dokumen resmi. Struktur kalimat harus jelas dan mudah dipahami, tidak bertele-tele namun tetap lengkap menyampaikan maksud pemberian izin.
Ketiga, tulis surat dengan rapi menggunakan komputer atau mesin tik. Meskipun surat tulis tangan masih dapat diterima, namun surat yang diketik terlihat lebih profesional dan mudah dibaca. Gunakan kertas putih bersih ukuran A4 dengan font yang standar seperti Times New Roman atau Arial ukuran 12.
Keempat, cantumkan informasi perusahaan secara spesifik jika sudah diketahui. Sebutkan nama perusahaan, posisi yang dilamar, dan lokasi penempatan kerja. Hal ini menunjukkan bahwa orang tua benar-benar mengetahui detail pekerjaan yang akan dijalani anaknya dan memberikan persetujuan secara sadar.
Kelima, bubuhkan materai yang cukup pada surat. Saat ini materai yang berlaku adalah Rp 10.000 sesuai peraturan terbaru. Materai ditempelkan di bagian bawah surat, biasanya di sebelah kiri tanda tangan, dan sebagian tanda tangan harus mengenai materai sebagai tanda validasi.
Keenam, pastikan tanda tangan orang tua asli dan jelas terbaca. Jangan menggunakan tanda tangan digital atau fotokopi karena perusahaan memerlukan dokumen asli. Jika diperlukan, surat dapat dibuat rangkap dua: satu untuk perusahaan dan satu untuk arsip keluarga.
Terakhir, periksa kembali seluruh isi surat sebelum diserahkan. Pastikan tidak ada kesalahan pengetikan, informasi yang kurang, atau data yang tidak sesuai. Surat yang rapi dan lengkap akan memberikan kesan profesional dan meningkatkan kredibilitas dokumen.
Tidak semua perusahaan atau jenis pekerjaan memerlukan surat izin orang tua. Pemahaman tentang kapan dokumen ini diperlukan akan membantu calon pekerja mempersiapkan berkas lamaran dengan lebih baik.
Surat izin orang tua umumnya diminta untuk calon karyawan yang masih berstatus lajang atau belum menikah, terutama yang berusia di bawah 25 tahun. Perusahaan menganggap pada usia ini, seseorang masih dalam tanggung jawab orang tua sehingga persetujuan keluarga menjadi penting.
Pekerjaan dengan risiko tinggi seperti di bidang pertambangan, konstruksi, atau pekerjaan lapangan yang berbahaya biasanya memerlukan surat izin ini. Perusahaan ingin memastikan bahwa keluarga mengetahui risiko pekerjaan dan tetap memberikan persetujuan dengan penuh kesadaran.
Penempatan kerja di luar kota atau luar negeri juga sering memerlukan contoh surat izin orang tua untuk kerja. Hal ini terkait dengan jarak yang jauh dari keluarga dan kemungkinan kesulitan komunikasi atau situasi darurat yang memerlukan koordinasi dengan keluarga.
Beberapa instansi pemerintah dan BUMN juga menjadikan surat izin orang tua sebagai salah satu persyaratan administratif dalam proses rekrutmen. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan dukungan penuh dari keluarga terhadap karir yang akan dijalani.
Pekerjaan dengan sistem kontrak jangka panjang atau ikatan dinas tertentu biasanya meminta surat izin ini. Contohnya adalah pekerjaan di kapal pesiar, perusahaan minyak lepas pantai, atau program magang ke luar negeri yang memerlukan komitmen waktu yang cukup lama.
Industri perbankan dan keuangan seringkali meminta surat izin orang tua terutama untuk posisi yang berhubungan langsung dengan uang seperti teller atau kasir. Ini merupakan bagian dari prosedur keamanan dan verifikasi latar belakang calon karyawan.
Agar surat izin orang tua dapat diterima dengan baik oleh perusahaan, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan:
Ya, surat izin orang tua untuk bekerja sebaiknya menggunakan materai Rp 10.000 untuk memberikan kekuatan hukum pada dokumen tersebut. Materai menunjukkan bahwa surat tersebut adalah dokumen resmi yang dibuat dengan kesadaran penuh dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Jika orang tua sudah meninggal atau tidak ada, surat izin dapat dibuat oleh wali sah yang bertanggung jawab atas calon pekerja. Wali ini bisa berupa saudara kandung yang sudah dewasa, paman, bibi, atau kakek nenek. Lampirkan juga dokumen pendukung seperti surat kematian orang tua atau surat penetapan wali dari kelurahan.
Meskipun secara hukum seseorang yang berusia 21 tahun ke atas sudah dianggap dewasa, beberapa perusahaan tetap meminta surat izin orang tua untuk karyawan yang belum menikah. Hal ini lebih merupakan kebijakan internal perusahaan dan sebagai bentuk kehati-hatian dalam proses rekrutmen.
Tidak ada aturan baku mengenai masa berlaku surat izin orang tua. Namun, umumnya perusahaan menerima surat yang dibuat maksimal 6 bulan sebelum tanggal pendaftaran. Sebaiknya buat surat yang baru dan sesuai dengan waktu melamar pekerjaan untuk menghindari penolakan.
Ya, surat izin orang tua dapat dibuat dan ditandatangani oleh salah satu orang tua saja, baik ayah atau ibu. Tidak harus kedua orang tua menandatangani surat yang sama. Yang penting adalah surat tersebut dibuat oleh orang tua kandung atau wali sah yang bertanggung jawab.
Jika perusahaan tidak memberikan format khusus, Anda dapat menggunakan format umum yang memuat komponen penting seperti identitas orang tua, identitas anak, pernyataan pemberian izin, dan tanda tangan. Pastikan surat dibuat dengan rapi, formal, dan mencantumkan semua informasi yang diperlukan.
Tidak, surat izin orang tua tidak dapat digantikan dengan surat pernyataan dari diri sendiri. Perusahaan secara khusus meminta surat izin dari orang tua atau wali sebagai bukti bahwa keluarga mengetahui dan menyetujui pekerjaan yang akan dijalani. Surat pernyataan pribadi memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda.