Contoh Surat Penerimaan Kerja: Panduan Lengkap dan Format Resmi

Kapanlagi.com - Surat penerimaan kerja merupakan dokumen resmi yang diterbitkan perusahaan kepada calon karyawan yang telah lolos seleksi. Dokumen ini menjadi bukti formal bahwa seseorang diterima untuk bekerja di suatu perusahaan dengan posisi dan ketentuan tertentu.

Pembuatan contoh surat penerimaan kerja yang baik dan benar sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman antara perusahaan dan karyawan baru. Surat ini harus memuat informasi lengkap mengenai jabatan, tanggal mulai bekerja, gaji, serta hak dan kewajiban kedua belah pihak.

Dalam praktiknya, surat penerimaan kerja berfungsi sebagai jembatan komunikasi resmi sebelum penandatanganan kontrak kerja. Format dan isi surat harus disusun secara profesional menggunakan bahasa formal yang mencerminkan kredibilitas perusahaan.

1 dari 7 halaman

1. Pengertian Surat Penerimaan Kerja

Pengertian Surat Penerimaan Kerja (c) Ilustrasi AI

Surat penerimaan kerja adalah dokumen formal yang dikeluarkan oleh departemen HRD atau manajemen perusahaan kepada kandidat yang telah dinyatakan lolos dalam proses rekrutmen. Surat ini berisi konfirmasi resmi bahwa pelamar diterima untuk mengisi posisi tertentu di perusahaan tersebut. Dokumen ini berbeda dengan surat panggilan interview atau surat kontrak kerja, karena fungsinya spesifik sebagai pemberitahuan awal penerimaan.

Dalam konteks administrasi kepegawaian, surat penerimaan kerja memiliki kekuatan hukum sebagai bukti awal hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan. Surat ini biasanya dikirimkan setelah kandidat menyelesaikan seluruh tahapan seleksi seperti tes tertulis, wawancara, dan pemeriksaan kesehatan. Isi surat mencakup informasi penting seperti nama lengkap, posisi yang ditawarkan, divisi penempatan, tanggal mulai bekerja, serta instruksi untuk tahap selanjutnya.

Keberadaan surat penerimaan kerja sangat penting bagi kedua belah pihak. Bagi perusahaan, dokumen ini menjadi bukti formal bahwa mereka telah menawarkan posisi kepada kandidat terpilih. Sementara bagi karyawan, surat ini menjadi jaminan bahwa mereka resmi diterima dan dapat mempersiapkan diri untuk memulai pekerjaan. Format surat harus mengikuti standar surat resmi dengan kop perusahaan, nomor surat, tanggal, dan tanda tangan pejabat yang berwenang.

Penyusunan contoh surat penerimaan kerja yang baik harus memperhatikan aspek kejelasan informasi dan profesionalitas bahasa. Setiap poin yang dicantumkan harus spesifik dan tidak menimbulkan interpretasi ganda. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan dan memastikan bahwa calon karyawan memahami dengan jelas apa yang ditawarkan oleh perusahaan sebelum mereka menandatangani kontrak kerja yang lebih mengikat.

2. Komponen Penting dalam Surat Penerimaan Kerja

Sebuah surat penerimaan kerja yang profesional harus memuat beberapa komponen wajib agar dapat berfungsi dengan baik sebagai dokumen resmi. Berikut adalah komponen-komponen penting yang harus ada:

  1. Kop Surat Perusahaan - Bagian paling atas surat harus mencantumkan logo, nama perusahaan, alamat lengkap, nomor telepon, dan email resmi perusahaan. Kop surat menunjukkan identitas dan kredibilitas perusahaan sebagai pengirim dokumen resmi.
  2. Nomor Surat dan Tanggal - Setiap surat resmi memerlukan nomor urut untuk keperluan arsip dan administrasi. Format nomor biasanya mengikuti sistem pengarsipan perusahaan, misalnya: 012/HRD/PKK/VII/2025. Tanggal penerbitan surat juga harus dicantumkan dengan jelas.
  3. Identitas Penerima Surat - Bagian ini memuat nama lengkap calon karyawan, alamat tempat tinggal, dan kata sapaan formal seperti "Kepada Yth" atau "Dengan hormat". Penulisan identitas harus lengkap dan akurat sesuai data yang diberikan saat melamar.
  4. Pembukaan dan Pernyataan Penerimaan - Paragraf pembuka berisi kalimat formal yang menyatakan bahwa kandidat telah diterima bekerja. Bagian ini harus jelas dan langsung pada intinya, misalnya: "Berdasarkan hasil seleksi yang telah dilaksanakan, kami dengan senang hati menyatakan bahwa Saudara diterima sebagai karyawan di perusahaan kami."
  5. Detail Posisi dan Penempatan - Informasi spesifik mengenai jabatan yang ditawarkan, divisi atau departemen penempatan, serta lokasi kerja harus dijelaskan dengan rinci. Ini termasuk status kepegawaian (tetap, kontrak, atau probation) dan durasi masa percobaan jika ada.
  6. Tanggal Mulai Bekerja - Tanggal pasti kapan karyawan diharapkan mulai bekerja harus dicantumkan dengan jelas. Informasi ini penting agar calon karyawan dapat mempersiapkan diri dan mengatur jadwal mereka.
  7. Informasi Gaji dan Tunjangan - Meskipun detail lengkap biasanya ada di kontrak kerja, surat penerimaan sebaiknya mencantumkan gambaran umum mengenai gaji pokok dan tunjangan yang akan diterima. Ini memberikan transparansi dan kepastian kepada calon karyawan.
  8. Hak dan Kewajiban - Ringkasan singkat mengenai hak yang akan diperoleh (seperti BPJS, cuti, fasilitas) dan kewajiban yang harus dipenuhi (seperti menjaga kerahasiaan perusahaan, mematuhi peraturan) perlu disebutkan.
  9. Dokumen yang Harus Disiapkan - Daftar dokumen yang harus dibawa saat hari pertama kerja atau saat penandatanganan kontrak, seperti fotokopi KTP, ijazah, NPWP, pas foto, dan surat keterangan sehat.
  10. Instruksi Tindak Lanjut - Informasi mengenai jadwal orientasi, penandatanganan kontrak, atau pertemuan dengan HRD harus dijelaskan dengan detail termasuk tanggal, waktu, dan lokasi.
  11. Penutup dan Tanda Tangan - Bagian penutup berisi ucapan selamat bergabung dan harapan untuk kerja sama yang baik. Surat harus ditandatangani oleh pejabat yang berwenang seperti HR Manager atau Direktur, lengkap dengan nama jelas dan jabatan.

3. Format dan Struktur Surat Penerimaan Kerja

Format dan Struktur Surat Penerimaan Kerja (c) Ilustrasi AI

Format surat penerimaan kerja harus mengikuti standar surat resmi perusahaan dengan struktur yang sistematis dan mudah dipahami. Penggunaan bahasa formal dan tata letak yang rapi akan mencerminkan profesionalitas perusahaan di mata calon karyawan.

Struktur dimulai dengan kop surat di bagian atas yang mencantumkan identitas lengkap perusahaan. Setelah itu, nomor surat dan tanggal penerbitan ditempatkan di sebelah kanan atau kiri sesuai format perusahaan. Bagian selanjutnya adalah identitas penerima yang ditulis dengan format "Kepada Yth" diikuti nama lengkap dan alamat. Pembukaan surat menggunakan salam formal seperti "Dengan hormat" sebelum masuk ke isi utama.

Isi surat disusun dalam beberapa paragraf yang terstruktur. Paragraf pertama berisi pernyataan penerimaan yang jelas dan tegas. Paragraf berikutnya menjelaskan detail posisi, penempatan, dan tanggal mulai bekerja. Informasi mengenai gaji, tunjangan, dan fasilitas dapat disajikan dalam bentuk poin-poin agar lebih mudah dibaca. Bagian kewajiban dan dokumen yang harus disiapkan juga sebaiknya menggunakan format bullet points untuk memudahkan pemahaman.

Penutup surat berisi ucapan selamat dan harapan positif untuk kerja sama di masa depan. Setelah kalimat penutup, terdapat kata "Hormat kami" diikuti dengan ruang untuk tanda tangan pejabat yang berwenang. Nama lengkap dan jabatan penandatangan harus ditulis dengan jelas di bawah tanda tangan. Beberapa perusahaan juga menambahkan stempel resmi untuk memperkuat legalitas dokumen.

4. Contoh Surat Penerimaan Kerja dalam Bahasa Indonesia

Berikut adalah contoh lengkap surat penerimaan kerja yang dapat dijadikan referensi untuk perusahaan Anda:

PT MAJU BERSAMA SEJAHTERA
Jl. Sudirman No. 123, Jakarta Pusat 10110
Telp: (021) 5551234 | Email: hrd@majubersama.co.id

Nomor: 045/HRD/PKK/V/2025
Jakarta, 15 Mei 2025

Kepada Yth.
Saudara Budi Santoso
Jl. Melati No. 45
Jakarta Selatan 12160

Dengan hormat,

Berdasarkan hasil proses seleksi yang telah Saudara ikuti pada tanggal 10 Mei 2025, dengan ini kami menyatakan bahwa Saudara DITERIMA untuk bergabung sebagai karyawan di PT Maju Bersama Sejahtera dengan ketentuan sebagai berikut:

Data Karyawan:
Nama: Budi Santoso
Jabatan: Staff Marketing
Divisi: Marketing dan Penjualan
Penempatan: Kantor Pusat Jakarta
Status: Karyawan Kontrak 1 tahun dengan masa percobaan 3 bulan
Tanggal Mulai Bekerja: Senin, 20 Mei 2025
Jam Kerja: Senin-Jumat, pukul 08.00-17.00 WIB

Kompensasi dan Fasilitas:

  • Gaji Pokok: Rp 6.500.000,- per bulan
  • Tunjangan Transport: Rp 500.000,- per bulan
  • Tunjangan Makan: Rp 700.000,- per bulan
  • BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
  • Cuti tahunan 12 hari kerja
  • Pelatihan dan pengembangan kompetensi

Dokumen yang Harus Dibawa:

  • Fotokopi KTP (2 lembar)
  • Fotokopi Ijazah dan Transkrip Nilai terakhir (masing-masing 2 lembar)
  • Fotokopi NPWP (1 lembar)
  • Pas foto ukuran 4x6 (4 lembar)
  • Surat Keterangan Sehat dari dokter
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Saudara diharapkan hadir untuk mengikuti sesi orientasi dan penandatanganan kontrak kerja pada:

Hari/Tanggal: Jumat, 17 Mei 2025
Waktu: 09.00 WIB
Tempat: Ruang HRD Lantai 3, PT Maju Bersama Sejahtera

Demikian surat penerimaan kerja ini kami sampaikan. Kami mengucapkan selamat bergabung dan berharap Saudara dapat memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.

Hormat kami,

Rina Wijaya
HR Manager
PT Maju Bersama Sejahtera

5. Contoh Surat Penerimaan Kerja dalam Bahasa Inggris

Contoh Surat Penerimaan Kerja dalam Bahasa Inggris (c) Ilustrasi AI

Untuk perusahaan multinasional atau posisi yang memerlukan komunikasi internasional, berikut adalah contoh surat penerimaan kerja dalam bahasa Inggris:

GLOBAL TECH SOLUTIONS
Menara Sudirman, 25th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 60, Jakarta 12190
Phone: +62 21 5551234 | Email: hr@globaltech.co.id

Reference No: 078/HRD/OL/V/2025
Jakarta, May 15, 2025

Dear Mr. Ahmad Fauzi,
Jl. Anggrek No. 88
South Jakarta 12345

Subject: Job Offer Letter - Software Engineer Position

Dear Mr. Fauzi,

We are pleased to inform you that following the interview process completed on May 12, 2025, you have been selected for the position of Software Engineer at Global Tech Solutions.

Employment Details:
Position: Software Engineer
Department: Technology Development
Location: Jakarta Head Office
Employment Type: Permanent Employee with 3-month probation period
Start Date: Monday, May 20, 2025
Working Hours: Monday-Friday, 09.00-18.00 WIB

Compensation Package:

  • Monthly Salary: IDR 12,000,000
  • Transportation Allowance: IDR 1,000,000
  • Meal Allowance: IDR 800,000
  • Health Insurance (BPJS Kesehatan)
  • Employment Insurance (BPJS Ketenagakerjaan)
  • Annual Leave: 12 working days
  • Professional development opportunities

Required Documents:

  • Copy of ID Card (2 copies)
  • Copy of Latest Diploma and Transcript (2 copies each)
  • Copy of Tax ID Number/NPWP (1 copy)
  • Passport-size photographs 4x6 (4 pieces)
  • Medical Certificate from licensed doctor
  • Police Clearance Certificate (SKCK)

Please attend the orientation session and contract signing on:

Date: Friday, May 17, 2025
Time: 10.00 AM
Venue: HR Department, 25th Floor, Global Tech Solutions

We look forward to welcoming you to our team and are confident that you will make valuable contributions to our organization.

Sincerely,

Sarah Johnson
Head of Human Resources
Global Tech Solutions

6. Tips Membuat Surat Penerimaan Kerja yang Efektif

Tips Membuat Surat Penerimaan Kerja yang Efektif (c) Ilustrasi AI

Membuat surat penerimaan kerja yang efektif memerlukan perhatian terhadap detail dan pemahaman tentang kebutuhan komunikasi formal antara perusahaan dan calon karyawan. Berikut adalah tips penting yang perlu diperhatikan:

  1. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Profesional - Hindari penggunaan bahasa yang ambigu atau bertele-tele. Setiap informasi harus disampaikan dengan lugas dan mudah dipahami. Gunakan kalimat aktif dan hindari jargon yang tidak perlu.
  2. Pastikan Informasi Lengkap dan Akurat - Semua detail penting seperti nama, jabatan, tanggal mulai kerja, dan kompensasi harus ditulis dengan benar. Kesalahan informasi dapat menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.
  3. Sesuaikan dengan Standar Perusahaan - Format surat harus mengikuti template resmi perusahaan termasuk penggunaan kop surat, font, dan tata letak yang konsisten dengan dokumen resmi lainnya.
  4. Cantumkan Batas Waktu Konfirmasi - Berikan tenggat waktu yang jelas bagi calon karyawan untuk mengkonfirmasi penerimaan tawaran kerja. Ini membantu perusahaan dalam perencanaan dan memastikan kandidat serius dengan tawaran yang diberikan.
  5. Sertakan Kontak Person - Cantumkan nama dan nomor kontak HRD yang dapat dihubungi jika calon karyawan memiliki pertanyaan atau memerlukan klarifikasi. Ini menunjukkan keterbukaan dan profesionalitas perusahaan.
  6. Review dan Proofread - Sebelum mengirimkan surat, pastikan untuk memeriksa kembali seluruh isi surat dari kesalahan ketik, tata bahasa, atau informasi yang kurang tepat. Surat yang rapi mencerminkan kredibilitas perusahaan.
  7. Kirim Melalui Jalur Resmi - Surat penerimaan kerja sebaiknya dikirim melalui email resmi perusahaan dengan format PDF yang tidak dapat diubah. Untuk posisi tertentu, pengiriman surat fisik melalui pos juga dapat dilakukan sebagai bentuk penghargaan.
  8. Simpan Arsip dengan Baik - Setiap surat yang dikirimkan harus diarsipkan dengan sistem yang terorganisir untuk keperluan administrasi dan audit di masa mendatang.

7. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa perbedaan antara surat penerimaan kerja dan kontrak kerja?

Surat penerimaan kerja adalah dokumen awal yang memberitahukan bahwa kandidat diterima bekerja, berisi informasi umum tentang posisi dan kompensasi. Sementara kontrak kerja adalah dokumen legal yang lebih detail dan mengikat secara hukum, mencakup hak dan kewajiban lengkap kedua belah pihak serta konsekuensi pelanggaran.

2. Berapa lama waktu yang diberikan untuk merespons surat penerimaan kerja?

Umumnya perusahaan memberikan waktu 3-7 hari kerja untuk calon karyawan mengkonfirmasi penerimaan tawaran. Namun, batas waktu ini dapat bervariasi tergantung kebijakan perusahaan dan urgensi pengisian posisi. Sebaiknya kandidat merespons sesegera mungkin untuk menunjukkan profesionalitas.

3. Apakah surat penerimaan kerja bisa dibatalkan oleh perusahaan?

Ya, surat penerimaan kerja dapat dibatalkan oleh perusahaan dalam kondisi tertentu seperti ditemukannya informasi palsu dalam lamaran, perubahan kondisi bisnis yang signifikan, atau kandidat tidak memenuhi persyaratan dokumen yang diminta. Namun, pembatalan harus dilakukan secara profesional dan dengan pemberitahuan yang jelas.

4. Apa yang harus dilakukan jika ada informasi yang salah dalam surat penerimaan kerja?

Segera hubungi departemen HRD atau kontak person yang tertera dalam surat untuk melaporkan kesalahan tersebut. Perusahaan akan menerbitkan surat revisi atau addendum yang memperbaiki informasi yang salah. Penting untuk menyelesaikan hal ini sebelum penandatanganan kontrak kerja.

5. Apakah surat penerimaan kerja harus ditandatangani oleh calon karyawan?

Tidak semua surat penerimaan kerja memerlukan tanda tangan calon karyawan. Beberapa perusahaan hanya meminta konfirmasi melalui email atau formulir online. Namun, tanda tangan biasanya diperlukan pada surat kontrak kerja yang lebih formal dan mengikat secara hukum.

6. Bagaimana format pengiriman surat penerimaan kerja yang paling umum?

Saat ini, pengiriman melalui email resmi perusahaan dalam format PDF adalah cara yang paling umum dan efisien. Beberapa perusahaan juga mengirimkan salinan fisik melalui pos untuk posisi senior atau sebagai bentuk penghargaan. Pengiriman via WhatsApp atau SMS biasanya hanya untuk pemberitahuan informal atau follow-up.

7. Apakah informasi gaji harus dicantumkan dalam surat penerimaan kerja?

Sebaiknya informasi gaji pokok dan tunjangan utama dicantumkan dalam surat penerimaan kerja untuk memberikan transparansi dan kepastian kepada calon karyawan. Namun, detail lengkap struktur kompensasi biasanya dijelaskan lebih rinci dalam kontrak kerja atau dokumen terpisah yang bersifat konfidensial.

(kpl/fed)

Topik Terkait