Kapanlagi.com - Umroh merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu melaksanakannya. Berbeda dengan haji yang memiliki waktu pelaksanaan khusus, umroh dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun kecuali pada tanggal 8, 9, dan 10 Dzulhijjah.
Bagi pemula yang ingin menunaikan ibadah umroh, memahami cara daftar umroh yang benar sangatlah penting. Proses pendaftaran umroh melibatkan berbagai tahapan mulai dari persiapan dokumen hingga pemilihan paket yang sesuai dengan kebutuhan dan budget.
Menurut Kementerian Agama Republik Indonesia, visa umroh memiliki masa berlaku hingga 90 hari dan dapat digunakan untuk mengunjungi seluruh wilayah Arab Saudi. Hal ini memberikan kesempatan bagi jamaah untuk melakukan umroh sekaligus menikmati keindahan kota-kota di Arab Saudi.
Advertisement
Cara daftar umroh adalah serangkaian proses pendaftaran yang harus dilalui calon jamaah untuk dapat melaksanakan ibadah umroh ke Tanah Suci. Proses ini mencakup persiapan dokumen, pemilihan travel agent atau pendaftaran mandiri, pengurusan visa, hingga pembayaran biaya umroh.
Secara umum, terdapat dua cara untuk mendaftar umroh yaitu melalui biro perjalanan umroh (PPIU) yang terdaftar resmi di Kementerian Agama atau melakukan pendaftaran mandiri. Setiap metode memiliki kelebihan dan tantangan tersendiri yang perlu dipertimbangkan calon jamaah.
Proses cara daftar umroh melalui travel agent umumnya lebih mudah karena semua keperluan administratif akan dibantu oleh pihak travel. Sementara pendaftaran mandiri memberikan fleksibilitas lebih besar namun memerlukan persiapan yang lebih detail dari calon jamaah.
Menurut Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia, dokumen paspor merupakan syarat utama yang harus dimiliki calon jamaah dengan masa berlaku minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan. Hal ini menjadi dasar penting dalam memulai proses pendaftaran umroh.
Semua dokumen harus dalam kondisi asli dan fotokopi yang jelas. Untuk dokumen dalam bahasa Indonesia, beberapa mungkin perlu diterjemahkan ke bahasa Arab atau Inggris sesuai ketentuan yang berlaku.
Melansir dari Bank Mega Syariah, biaya pembuatan visa umroh saat ini sekitar 300 Riyal atau sekitar Rp1,1 juta, yang lebih terjangkau dibandingkan biaya visa progresif sebelumnya yang mencapai 2000 Riyal.
Proses ini umumnya memakan waktu 1-3 bulan tergantung kelengkapan dokumen dan jadwal keberangkatan yang dipilih. Travel agent yang profesional akan memberikan panduan lengkap dan membantu calon jamaah dalam setiap tahapan.
Bagi yang ingin melakukan cara daftar umroh secara mandiri, prosesnya memerlukan persiapan yang lebih detail namun memberikan kontrol penuh atas perjalanan. Langkah pertama adalah menentukan waktu keberangkatan dan menyiapkan budget yang mencakup tiket pesawat, akomodasi, transportasi lokal, dan biaya hidup selama di Arab Saudi.
Calon jamaah harus melakukan booking tiket pesawat dan hotel secara mandiri melalui website resmi maskapai atau platform booking online. Pilih hotel yang strategis, terutama yang dekat dengan Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah untuk memudahkan pelaksanaan ibadah.
Pengurusan visa umroh mandiri dapat dilakukan melalui aplikasi Nusuk yang merupakan platform resmi dari pemerintah Arab Saudi. Proses ini memerlukan upload dokumen digital dan pembayaran biaya visa secara online. Pastikan semua dokumen sudah dalam format digital dengan kualitas yang baik.
Meskipun mendaftar secara mandiri, calon jamaah tetap perlu mempelajari manasik umroh melalui buku panduan, video tutorial, atau mengikuti kelas manasik di masjid setempat. Persiapan fisik dan mental juga sangat penting mengingat perjalanan umroh cukup menguras tenaga.
Biaya paket umroh umumnya berkisar antara Rp25-30 juta per orang tergantung fasilitas dan durasi perjalanan. Harga ini sudah termasuk tiket pesawat, akomodasi, transportasi lokal, dan pengurusan visa.
Menurut data dari berbagai travel agent terpercaya, pembayaran down payment umumnya sebesar Rp5-10 juta per orang dengan sistem pelunasan bertahap hingga 3 minggu sebelum keberangkatan.
Persiapan kesehatan merupakan aspek penting dalam cara daftar umroh yang tidak boleh diabaikan. Calon jamaah wajib melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan memastikan kondisi fisik prima untuk menghadapi perjalanan panjang dan aktivitas ibadah yang padat.
Vaksinasi meningitis merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi minimal 10 hari sebelum keberangkatan. Vaksin ini dapat diperoleh di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) atau rumah sakit yang ditunjuk dengan biaya sekitar Rp300-500 ribu. Selain itu, vaksinasi COVID-19 juga menjadi persyaratan sesuai protokol kesehatan yang berlaku.
Calon jamaah dengan kondisi kesehatan khusus seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung disarankan berkonsultasi dengan dokter spesialis. Persiapan obat-obatan pribadi dan surat keterangan dokter dalam bahasa Inggris juga diperlukan untuk keperluan di Arab Saudi.
Melansir dari World Health Organization (WHO), jamaah umroh dan haji memiliki risiko tertular penyakit menular karena kepadatan jamaah dari berbagai negara, sehingga vaksinasi dan menjaga kebersihan diri menjadi sangat penting.
Proses pendaftaran umroh umumnya memakan waktu 1-3 bulan tergantung kelengkapan dokumen dan jadwal keberangkatan. Untuk pengurusan visa sendiri memerlukan waktu 1-2 minggu setelah semua dokumen lengkap.
Ya, calon jamaah dapat mendaftar umroh secara mandiri melalui platform Nusuk milik pemerintah Arab Saudi. Namun prosesnya memerlukan persiapan yang lebih detail dan pemahaman yang baik tentang prosedur yang berlaku.
Biaya umroh bervariasi mulai dari Rp20-40 juta per orang tergantung paket, durasi, dan fasilitas yang dipilih. Biaya ini sudah termasuk tiket pesawat, akomodasi, transportasi, dan pengurusan visa.
Dokumen wajib meliputi paspor (berlaku minimal 6 bulan), KTP, KK, pas foto 4x6, kartu kuning vaksinasi meningitis, dan dokumen tambahan seperti buku nikah atau akta kelahiran sesuai kondisi jamaah.
Umroh dapat dilakukan sepanjang tahun kecuali tanggal 8-10 Dzulhijjah. Waktu terbaik dari segi biaya adalah di luar musim ramai seperti setelah haji atau sebelum Ramadan ketika harga paket lebih terjangkau.
Wanita di atas 45 tahun dapat berangkat umroh tanpa mahram dengan syarat tertentu. Namun wanita di bawah 45 tahun wajib didampingi mahram atau membayar biaya mahram sekitar Rp250 ribu kepada travel agent.
Kebijakan pembatalan bervariasi per travel agent. Umumnya jika pembatalan dilakukan 5 minggu sebelum keberangkatan, DP tidak dapat dikembalikan. Semakin dekat dengan jadwal keberangkatan, biaya pembatalan semakin besar hingga 100% dari total biaya.
(kpl/fed)