Kapanlagi.com - Siapa sih yang gak kenal dengan sayur lodeh? Hidangan berkuah santan ini memang jadi favorit banyak orang. Tapi, pernah coba sayur lodeh batang talas? Nah, ini dia salah satu variasi lodeh tradisional Indonesia yang unik dan punya cita rasa gurih khas dari santan dan bumbu rempah yang melimpah.
Batang talas, atau yang akrab disebut lompong atau keladi, menjadi bintang utama dalam sajian ini. Meskipun sekarang banyak pilihan sayuran modern, lompong kuah santan tetap punya tempat spesial di hati para pencinta kuliner. Penasaran gimana cara bikinnya dan tips anti gatalnya? Yuk, simak resep lengkapnya!
Advertisement
Batang talas, yang juga dikenal sebagai lompong di sejumlah daerah, merupakan bagian tanaman talas yang dapat diolah menjadi berbagai hidangan tradisional. Bahan ini sering dimasak menjadi sayur berkuah santan, tumisan, atau campuran masakan berbumbu.
Batang talas memiliki tekstur berserat dan cenderung lembut setelah dimasak hingga matang. Rasanya relatif ringan sehingga mudah menyerap bumbu, termasuk rempah-rempah dan santan. Karena itu, lompong cocok dipadukan dengan bumbu lodeh yang gurih, sedikit pedas, dan kaya aroma.
Meski demikian, batang talas mentah mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menyebabkan rasa gatal atau iritasi pada mulut dan tenggorokan. Oleh sebab itu, pemilihan bahan dan proses pengolahan yang tepat menjadi bagian penting sebelum lompong dikonsumsi.
Sebelum membuat sayur lodeh, pastikan batang talas diolah dengan benar. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Gunakan sarung tangan saat mengupas
Kenakan sarung tangan ketika mengupas dan memotong batang talas untuk mengurangi kontak langsung dengan getah yang dapat mengiritasi kulit. Hindari menyentuh mata atau wajah selama proses persiapan.
2. Kupas kulit luar hingga bersih
Buang kulit luar batang talas dan bagian yang keras atau rusak. Potong batang sesuai ukuran yang diinginkan, kemudian cuci menggunakan air bersih.
3. Rebus hingga matang sempurna
Rebus batang talas dalam air mendidih hingga benar-benar lunak. Waktu perebusan dapat berbeda tergantung jenis dan ketebalan batang, sehingga jangan hanya mengandalkan durasi tertentu. Jika diperlukan, buang air rebusannya dan jangan menggunakannya sebagai kuah masakan.
Perendaman dengan garam atau asam jawa terkadang digunakan dalam resep tradisional, tetapi tidak dapat dijadikan jaminan untuk menghilangkan kristal kalsium oksalat. Hindari mengonsumsi batang talas yang masih menimbulkan rasa gatal atau iritasi.
Berikut bahan yang perlu disiapkan untuk membuat sayur lodeh batang talas dengan kuah santan gurih.
500 gram batang talas atau lompong yang sudah dibersihkan
700–800 ml santan, sesuaikan kekentalan yang diinginkan
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
1 batang serai, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
1 sdm minyak goreng untuk menumis
Garam secukupnya
Gula secukupnya
Kaldu bubuk secukupnya, jika suka
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
3–5 buah cabai merah atau cabai keriting
Cabai rawit sesuai selera
3 butir kemiri, sangrai
2 cm kunyit
1 sdt ketumbar
1 cm kencur
1 cm jahe
Sedikit terasi, jika suka
2 sdm teri atau udang rebon
Petai secukupnya
Bawang merah goreng untuk taburan
Teri atau udang rebon dapat ditambahkan untuk memberikan rasa gurih yang lebih kuat. Jika ingin rasa santan lebih dominan, bahan tambahan tersebut bisa dihilangkan agar cita rasa rempah dan batang talas tetap menonjol.
Setelah semua bahan siap, ikuti langkah-langkah berikut untuk menghasilkan sayur lodeh yang gurih dan matang sempurna.
1. Siapkan dan rebus batang talas
Kupas batang talas, buang bagian kulit luar, lalu potong-potong sesuai selera. Cuci hingga bersih dan rebus dalam air mendidih sampai teksturnya lunak. Setelah matang, tiriskan dan buang air rebusannya.
2. Haluskan bumbu
Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri sangrai, kunyit, ketumbar, kencur, jahe, dan terasi jika digunakan. Kamu bisa memakai ulekan atau blender dengan sedikit minyak agar bumbu lebih mudah dihaluskan.
3. Tumis bumbu hingga harum
Panaskan minyak dalam wajan atau panci. Masukkan bumbu halus, lalu tumis hingga matang dan aromanya keluar. Tambahkan daun salam, daun jeruk, serai, serta lengkuas yang sudah dimemarkan. Aduk kembali hingga bumbu harum dan tidak berbau mentah.
Jika menggunakan teri atau udang rebon, masukkan pada tahap ini dan tumis sebentar hingga aromanya keluar.
4. Masukkan santan dan batang talas
Tuangkan sebagian santan ke dalam panci sambil diaduk perlahan. Gunakan api sedang hingga kuah mulai panas, tetapi jangan biarkan santan mendidih tanpa diaduk. Masukkan batang talas yang telah direbus, kemudian aduk agar bumbu tercampur merata.
5. Bumbui dan masak hingga matang
Tambahkan garam, gula, dan kaldu bubuk sesuai selera. Masak dengan api kecil hingga bumbu meresap dan batang talas benar-benar empuk. Aduk sesekali agar santan tidak pecah atau menempel di dasar panci.
Pastikan batang talas matang sempurna sebelum hidangan disajikan. Jika teksturnya masih keras atau menimbulkan sensasi gatal, jangan lanjutkan penyajian.
6. Koreksi rasa dan sajikan
Cicipi kuah, lalu sesuaikan rasa asin, gurih, dan pedasnya. Setelah matang, angkat sayur lodeh dan sajikan selagi hangat. Tambahkan taburan bawang merah goreng jika suka agar aroma dan teksturnya semakin menarik.
Agar hasil masakan semakin nikmat, pilih batang talas yang segar, tidak busuk, dan tidak berlendir. Pastikan jenis talas yang digunakan memang aman untuk dikonsumsi setelah pengolahan yang sesuai.
Tumis bumbu hingga benar-benar matang sebelum memasukkan santan. Langkah ini membantu mengeluarkan aroma rempah dan membuat rasa kuah lebih menyatu. Gunakan api kecil saat memasak santan serta aduk perlahan secara berkala untuk menjaga tekstur kuah tetap baik.
Jika ingin rasa yang lebih gurih, tambahkan teri atau udang rebon secukupnya. Sebaliknya, jika menyukai rasa pedas, jumlah cabai bisa disesuaikan dengan selera keluarga. Kamu juga dapat menambahkan petai untuk memberikan aroma khas.
Perlu diingat, pengolahan batang talas tidak cukup hanya dengan menambahkan garam atau asam jawa. Perebusan hingga matang sempurna dan pemilihan jenis batang talas yang tepat tetap menjadi hal penting untuk mengurangi risiko iritasi akibat kalsium oksalat.
Bahan utamanya meliputi batang talas, santan, bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, kunyit, ketumbar, serta rempah seperti daun salam, serai, dan lengkuas.
Kupas batang talas hingga bersih, lalu rebus dalam air mendidih sampai matang dan lunak. Buang air rebusannya dan jangan mengandalkan garam atau asam jawa saja untuk menghilangkan kristal kalsium oksalat.
Tumis bumbu hingga matang dan harum sebelum menambahkan santan. Masak dengan api kecil sambil diaduk perlahan agar santan tidak pecah dan bumbu meresap dengan baik.
Kamu bisa menambahkan teri, udang rebon, atau petai untuk memperkaya cita rasa. Sesuaikan jumlahnya dengan selera agar rasa gurih santan dan rempah tetap seimbang.
(kpl/ini)