MJ Rilis 'Be Myself', Lahir dari Catatan Curhat di Ponsel

Penyanyi pendatang baru MJ memperkenalkan single debut bertajuk Be Myself yang ber-genre pop dan R&B saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

MJ bercerita, lagu ini lahir dari kebiasaannya mencurahkan isi hati lewat catatan di buku dan ponsel. Kumpulan tulisan itu kemudian ia olah bersama produser hingga menjadi lirik.

"Jadi aku emang dari dulu itu suka banget yang namanya kayak curhat tapi nggak ke orang, tapi nulis di buku, di HP, atau di notes gitu, kan. Akhirnya aku memutuskan kayak, kayaknya tulisanku juga oke deh kalau dibikin lagu," ujar MJ saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Foto 1 dari 5
MJ © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Dalam proses penulisan, MJ mengumpulkan beberapa potongan catatan yang tersimpan di ponselnya lalu merangkai ulang bersama produser. Ia menyebut penulisan lirik "Be Myself" memakan waktu sekitar tiga hingga empat bulan, sementara proses produksinya berlangsung jauh lebih singkat. "Kalau untuk diproduserinya itu sekitar sembilan hari, tapi proses untuk nulisnya mungkin tiga-empat bulan," MJ menyambung.

Foto 2 dari 5
MJ © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

MJ sengaja meluangkan waktu lebih lama agar pesan lagunya terasa kuat dan dekat dengan pengalaman pendengar. Menurutnya, karya musik butuh proses matang sebelum dirilis. "Aku memikirkan lirik yang benar-benar kuat, dalam, dan juga harus relate gitu, kan. Karena yang namanya sebuah karya apalagi lagu, kita enggak bisa yang namanya asal rilis gitu, kan. Jadi menurut aku proses yang lama itu sangat worth it kan," tuturnya.

Foto 3 dari 5
MJ © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Pada awalnya, MJ ingin membawakan "Be Myself" sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Setelah berdiskusi dengan produser, ia memutuskan memadukan bahasa Inggris dan Indonesia agar tetap relevan dan mudah dipromosikan di Tanah Air. "Karena sebenarnya originally aku pengin nyanyinya full bahasa Inggris, cuma karena kan promosi di Indonesia kita harus pakai bahasa lokal juga, ya. Jadi akhirnya aku berdiskusi sama produserku dan kita memutuskan untuk kayaknya lebih baik dicampur bahasa Indonesia dan kenapa tetap bahasa Inggris karena biar lebih kekinian dan lebih generasi Z lah," paparnya.

Foto 4 dari 5
MJ © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Lagu ini mengangkat kisah seseorang yang semula bingung menjalani hidup tanpa bergantung pada orang lain hingga akhirnya mampu berdiri di atas kaki sendiri. MJ mengaku cerita tersebut berangkat dari pengalamannya. "Lagu ini menceritakan tentang bagaimana seseorang itu kebingungan kayak gimana sih bisa hidup tanpa orang lain, dan akhirnya mendapatkan jalannya untuk bisa berdiri di kaki sendiri," jelas MJ.

Foto 5 dari 5
MJ © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Lewat single debut ini, MJ berharap lagu ini bisa menyentuh hati pendengar dan tersebar luas di media sosial. "Aku berharap lagu ini juga bisa masuk ke hati teman-teman yang dengerin, terus juga bisa viral dan banyak yang mau share di sosial media: TikTok, Instagram, YouTube, dan lain-lain," pungkas MJ.

Read More

Load More