Pedangdut Risa Amel Keluar dari Zona Nyaman, Jajal Hipdut
Pedangdut Risa Amel menghadirkan warna baru dalam perjalanan kariernya di industri musik Tanah Air. Penyanyi yang selama ini identik dengan dangdut klasik itu kini mencoba peruntungan di genre Hipdut atau Hiphop Dangdut yang tengah marak di media sosial.
Langkah ini dilakukan Risa Amel di Jakarta sebagai respons atas perkembangan tren musik digital. Lagu-lagu Hipdut belakangan kerap viral dan digunakan sebagai latar berbagai video di platform seperti TikTok, YouTube, hingga Instagram, terutama di kalangan remaja dan anak muda.
Sebagai musisi yang telah lama berkecimpung di jalur dangdut klasik, Risa menyadari bahwa industri musik terus bergerak dinamis. Ia merasa perlu beradaptasi agar tetap relevan tanpa kehilangan identitas yang telah dibangun selama ini.
"Tentunya sebagai musisi aku juga gak boleh terlalu idealis,harus bisa menyesuaikan dengan apa yg sedang ramai sekarang dan di hipdut menurutku aku masih bisa explore ciri khas ku sendiri," katanya.
Baca juga berita lainnya di Liputan6.com
Genre Hipdut menurutnya tetap memberikan ruang untuk mempertahankan karakter vokal dangdut yang menjadi kekuatannya. Di sisi lain, sentuhan hiphop menghadirkan nuansa yang lebih segar, energik, dan dekat dengan selera generasi digital.
Meski tampak luwes di atas panggung, proses adaptasi tersebut tidak berjalan instan. Risa mengaku harus keluar dari zona nyaman, terlebih latar belakang dan lingkungan pergaulannya selama ini sangat kental dengan dangdut klasik.
"Prosesnya lumayan sulit karena basic aku yang (dangdut) klasik, ditambah circle pertemanan pun dangdut semua jadi benar-benar harus banyak search untuk cari tau bagaimana bernyanyi hipdut yang benar terus style nya seperti apa," ujarnya.
Ia pun mulai aktif mencari referensi, mempelajari teknik vokal yang lebih ritmis, hingga memahami gaya penampilan yang sesuai dengan karakter Hipdut. Tak hanya soal musikalitas, perubahan juga menyentuh aspek citra diri.
"Tantangan terbesarnya adalah harus merubah branding dari mulai style berpakaian, postingan sosmed dan pembawaan diri," tuturnya.
Perubahan tersebut mencakup gaya berpakaian yang lebih modern, konsep unggahan media sosial yang lebih dinamis, serta pembawaan diri yang menyesuaikan dengan atmosfer Hipdut. Risa melihat transformasi ini sebagai bagian dari strategi agar karyanya selaras dengan tren pasar.
Peran media sosial pun tak bisa dipisahkan dari keputusannya menjajal genre baru. Fenomena viral yang terjadi di berbagai platform digital menjadi pertimbangan penting dalam menentukan arah musiknya ke depan.
"Sangat besar tentunya karena sekarang semua platform termasuk TikTok,YouTube dan Instagram musik hipdut sedang viral banget, jadi aku gak mau sampai ketinggalan membuat karya yang sedang diminati semua orang terutama remaja dan anak muda," tuturnya.