Raisa Sebut Kepergian Ibundanya Sangat Indah, Tak Alami Kesakitan
KapanLagi.com®/Budy Santoso
Awan mendung menggelayuti hati penyanyi papan atas Tanah Air, Raisa Andriana. Sang ibunda tercinta, Ria Mariaty binti Rachmat Ardiwinangoen, mengembuskan napas terakhirnya pada akhir pekan ini.
Diketahui bahwa penyebab berpulangnya nenek dari Zalina Raine Wyllie ini dikarenakan penyakit kanker paru. Almarhumah sempat mendapatkan perawatan intensif sebelum akhirnya berpulang ke Rahmatullah.
Raisa sendiri sempat menyinggung perihal perjuangan para penderita kanker dalam sebuah ajang penghargaan sepekan sebelumnya.
Pelantun lagu Kali Kedua ini mencoba tegar saat menemui awak media usai prosesi pemakaman. Ia mengingat kembali momen ketika dirinya memberikan dukungan moral kepada para pejuang kanker, tanpa menyangka sang ibu akan pergi secepat ini.
"Doa kayak pas minggu lalu ya, Ami Awards, aku mendoakan untuk teman-teman pejuang cancer (kanker) karena Ibuku juga cancer [kanker]. Dan pagi ini dipanggil sama Allah Subhanahu Wa Ta ala," ucapnya saat ditemui di kawasan Cinere, Depok, Sabtu (29/11/2025).
Baca juga berita lainnya di Liputan6.com
Meski dirundung kesedihan mendalam, mantan istri dari Hamish Daud ini merasa sedikit lega karena proses sakaratul maut sang bunda berjalan dengan tenang. Tidak ada tanda-tanda penderitaan yang berlebihan di detik-detik terakhir hayatnya.
"Tapi kepergiannya juga sangat indah. Karena sama sekali enggak ada kesakitan ataupun sesuatu yang gimana gitu. Jadi Alhamdulillah semuanya lancar," tambah Raisa dengan mata sembab.
Penyanyi berusia 35 tahun tersebut kini hanya bisa memohon doa dari masyarakat luas. Ia berharap segala amal kebaikan wanita yang melahirkannya itu dapat diterima oleh Sang Pencipta.
"Aku ya berharap doanya aja buat Ibuku. Semoga amal ibadahnya diterima Allah Subhanahu Wa Ta'ala," tuturnya lembut.
Raisa juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dan penggemar yang telah memberikan dukungan moral sejak sang ibu sakit. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kekuatan mental keluarganya.
"Terima kasih buat teman-teman yang sudah ikut doain Ibu dari kemarin pas lagi sakitnya," ungkapnya.
Menutup keterangannya, Raisa meminta pengertian dari publik dan media untuk memberikan ruang bagi keluarganya. Ia berharap privasi mereka dapat dihargai di masa berkabung yang sulit ini.
"Ya, doain aja, dan tolong dimengerti di-respect privacy keluarga di saat-saat yang sulit ini. Tapi terima kasih untuk doanya semua," pungkas Raisa.