Kapanlagi.com - Kalau kamu pernah ngerasa capek kerja, kesel sama atasan, atau pengin teriak tapi cuma bisa dipendam, Aggretsuko adalah anime yang wajib kamu tonton. Anime produksi Sanrio ini kelihatannya imut dan lucu, tapi isinya justru penuh sindiran pedas soal dunia kerja, tekanan sosial, dan kehidupan orang dewasa.
Di balik karakter hewan yang menggemaskan, Aggretsuko menyimpan banyak cerita. Berikut 5 fakta menarik dari anime Aggretsuko yang bikin anime ini terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Banyak orang kaget saat tahu Aggretsuko dibuat oleh Sanrio, perusahaan yang identik dengan karakter lucu seperti Hello Kitty dan My Melody. Berbeda dari citra imut Sanrio biasanya, Aggretsuko justru tampil satir dan dewasa, menyoroti stres kerja dan kehidupan kantoran dengan cara yang jujur dan relate.
Salah satu ciri khas Aggretsuko adalah kebiasaan Retsuko meluapkan emosinya lewat karaoke death metal. Musik keras ini bukan sekadar gimmick, tapi simbol kemarahan, frustrasi, dan tekanan batin yang selama ini ia pendam. Kontras antara tampilannya yang imut dan suara metalnya jadi daya tarik utama anime ini.
Aggretsuko secara terang-terangan mengkritik budaya kerja Jepang, mulai dari jam kerja panjang, atasan toxic, sampai tekanan sosial untuk menikah dan 'hidup normal'. Meski dibalut komedi, banyak situasi di anime ini terasa sangat realistis, bahkan untuk penonton di luar Jepang.
Setiap karakter di Aggretsuko digambarkan sebagai hewan dengan sifat yang mencerminkan kepribadian mereka. Atasan Retsuko yang seekor babi melambangkan sikap serakah dan menyebalkan, sementara karakter lain juga dipilih dengan simbol yang pas. Pendekatan ini bikin ceritanya lebih ringan tapi tetap mengena.
Aggretsuko awalnya cuma tayang sebagai serial pendek berdurasi singkat. Karena respon penonton sangat positif, anime ini berkembang jadi serial penuh dan akhirnya dirilis secara global. Popularitasnya melonjak karena ceritanya dianggap sangat relevan dengan kehidupan pekerja muda di berbagai negara.