Sinopsis Anime Noragami Heaven Arc, Balas Dendan yang Sah

Sinopsis Anime Noragami Heaven Arc, Balas Dendan yang Sah
(Credit: Fandom)

Kapanlagi.com - Arc Heaven dalam Noragami dimulai setelah peristiwa Yomi Arc, di mana Bishamon, dewi perang yang kuat, menyadari bahwa Father (Pencipta atau Crafter) bertanggung jawab atas kematian Tsuguha, salah satu shinki kesayangannya.

Didorong oleh dendam mendalam, Bishamon membuka kotak hafuru-mono yang berisi roh jahat dan memberinya nama "Nana", sebuah tindakan pengkhianatan tingkat tinggi terhadap aturan Heaven. Tindakan ini memicu kemarahan Heaven, yang segera mengirim pasukan eksekusi untuk menaklukkan Bishamon.

1. Sinopsis

Yato, dewa minor yang sedang berusaha membangun reputasinya, terlibat ketika ia mendukung Bishamon dan meminta gencatan senjata untuk menghentikan pembantaian.

Dengan bantuan Yukine sebagai Sekki (bentuk pisau ganda), Yato melawan pasukan Heaven, termasuk dewa petir Takemikazuchi, yang akhirnya kalah dan ikut membela para pemberontak.

Keterlibatan Yato membuatnya dicap sebagai pemberontak juga, sementara Hiyori Iki berjuang memahami dunia dewa yang semakin rumit dari perspektif manusia.

Credit: Fandom

Yukine menghadapi konflik batin yang hebat; ia mendorong Yato untuk membunuh Bishamon agar menghentikan kekacauan, karena Father adalah "nyawa" Yato dari masa lalunya yang kelam.

Yato menolak dan malah melukai Bishamon secara serius, membuatnya koma sementara ia pulih. Sementara itu, pasukan Heaven terus menekan, memperkenalkan kemampuan baru seperti kutukan Arrest dan mantra pertahanan petir.

Persidangan Trial by Pledge menjadi puncak ketegangan, di mana para dewa besar menilai para pemberontak. Takemikazuchi membela Yato dan Bishamon, sementara Amaterasu, dewi matahari utama, muncul dan mengungkap kemampuannya untuk mengembalikan shinki ke bentuk manusia asli.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Penghakiman

Credit: Fandom

Pengadilan akhirnya membebaskan mereka dari tuduhan pengkhianatan, menegaskan bahwa tindakan Bishamon didasari pembalasan yang sah.

Father, yang selama ini bersembunyi di balik intrik, semakin terpojok oleh konflik ini. Arc ini mengeksplorasi tema pengkhianatan, loyalitas shinki-dewa, dan batas antara keadilan Surga dengan moral pribadi.

Banyak kemampuan baru diperkenalkan, seperti Kaikatsu untuk mematahkan mantra Inko dan segel Amaterasu yang menyusutkan shinki ke dalam kotak batu.

3. Teman atau Aturan Kuno

(Credit: Fandom)

Hiyori memainkan peran pendukung dengan kemampuan Soul Summoning-nya, membantu menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan dewa. Yukine belajar mengendalikan amarahnya sebagai shinki, sementara Yato semakin dekat dengan cita-citanya membangun kuil, meski masa lalunya dengan Father terus menghantui. Bishamon, meski koma, menjadi simbol perjuangan melawan manipulasi Father.

Konflik mencapai klimaks saat Yato menghadapi pilihan sulit, melindungi teman atau mematuhi aturan kuno. Pertarungan epik melawan pasukan Heaven menampilkan strategi shinki seperti Mikagami dan Kiun, dengan Takemikazuchi beralih pihak setelah kekalahannya. Arc ini memperkuat ikatan trio utama: Yato, Yukine, dan Hiyori.

Di akhir arc, Heaven mengakui kesalahan mereka, tapi benih konflik baru muncul dengan Father yang lolos. Bishamon bangun dari koma, siap melanjutkan perjuangan, sementara Yato merenungkan arti menjadi dewa sejati. Heaven Arc memperdalam lore Noragami dengan elemen politik antar-dewa dan pertumbuhan karakter.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

Rekomendasi
Trending