Kapanlagi.com - Jangan gampang ketipu sama tampilan imut dan warna-warni di anime. Ada beberapa judul yang kelihatannya lucu, polos, bahkan kayak tontonan anak-anak, tapi begitu ceritanya jalan.. langsung berubah jadi mimpi buruk.
Anime-anime ini terkenal karena kontras ekstrem antara visual kawaii dan cerita yang super gelap. Berikut 5 anime dengan visual imut tapi isi ceritanya bikin nyesek dan merinding. Kalau nyoba nonton, kami sudah ngasih peringatan ya!
Anime ini mengikuti Takopi, alien berbentuk gurita super imut dari planet Happy yang datang ke Bumi untuk menyebarkan kebahagiaan. Ia bertemu Shizuka, gadis kecil pendiam yang hidupnya penuh penderitaan. Dengan alat-alat ajaibnya, Takopi mencoba 'memperbaiki' hidup Shizuka.
Di balik desain super lucu, ceritanya membahas bullying ekstrem, kekerasan rumah tangga, depresi, dan bunuh diri. Cara Takopi yang polos malah sering memperparah keadaan, membuat ceritanya terasa makin tragis dan menyakitkan secara emosional.
Berlatar di desa Hinamizawa yang damai, anime ini mengikuti kehidupan anak-anak desa dengan gaya slice of life ceria. Namun seiring waktu, kejadian aneh mulai muncul, termasuk pembunuhan brutal dan paranoia massal.
Anime ini terkenal dengan kontras ekstrem antara adegan lucu dan kekerasan sadis. Pembunuhan, penyiksaan, dan kegilaan mental muncul tiba-tiba, membuat penonton tidak pernah merasa aman meski karakternya terlihat imut.
Riko dan Reg, dua anak kecil, menjelajahi Abyss, lubang raksasa misterius yang menyimpan rahasia dunia. Visual dunianya indah, penuh makhluk unik dan desain karakter chibi.
Di balik petualangan ala dongeng, Made in Abyss menampilkan body horror, eksperimen manusia, penderitaan fisik ekstrem, dan kematian yang brutal, bahkan terhadap anak-anak. Banyak penonton kaget karena kegelapannya jauh melampaui ekspektasi.
Sekelompok gadis SMA mendapatkan kesempatan menjadi magical girl dan melawan penyihir. Awalnya terlihat seperti anime magical girl klasik dengan warna cerah dan desain manis.
Ceritanya berubah drastis menjadi tragedi eksistensial, penuh pengorbanan, keputusasaan, dan siklus penderitaan tanpa akhir. Tema harapan vs keputusasaan dibahas dengan sangat kejam dan emosional.
Satou Matsuzaka, gadis SMA dengan wajah imut dan sikap manis, hidup bersama Shio, anak kecil yang ia cintai dengan cara yang 'tidak normal'.
Di balik visual pastel dan senyum manis, anime ini penuh obsesi, manipulasi, pembunuhan, dan cinta yang sangat tidak sehat. Hampir semua karakter punya sisi rusak, membuat ceritanya terasa tidak nyaman dari awal sampai akhir.
Gimana, berani nyoba nonton?