Kapanlagi.com - Serial ALL OF US ARE DEAD masih menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Betapa tidak, serial thriller asal Korea yang mengangkat serbuan zombi di SMA Hyosan ini benar-benar menyuguhkan jalan cerita yang unik.
Adegan demi adegan disuguhkan secara intens, bahkan setiap detail proses menjadi zombi ditampilkan dengan amat jelas. Hal ini yang bikin penonton mendapatkan pengalaman menonton serial zombi yang lain dari biasanya.
Bicara keseraman, sang sutradara Lee Jae Kyoo pun mengungkapkan beberapa poin penting yang bikin ALL OF US ARE DEAD tampak begitu menyeramkan. Apa saja?
Advertisement
Bersama-sama mereka menciptakan gerakan zombi yang lebih detail dan bikin bulu kuduk merinding dibandingkan zombi di film atau serial lainnya. "Saya berani menjamin jika ALL OF US ARE DEAD mampu menyuguhkan atraksi zombi Korea yang lebih menyeramkan," ungkapnya.
"Biasanya orang-orang akan dibikin bergidik saat melihat manusia berubah menjadi zombi. Nah, di ALL OF US ARE DEAD proses tersebut kami sajikan lebih mendetail, sehingga tahap demi tahap transformasi menjadi zombi, benara-benar menyuguhkan keseraman yang mencekam," ungkapnya.
Demi mewujudkannya, ia pun sengaja memilih warna hijau untuk seragam anak-anak SMA Hyosan. Rupanya, warna tersebut kontras dengan warna merah darah, dan terlihat jelas dalam setiap sorot cahaya, baik siang maupun malam.
Detail-detail macam inilah yang bikin sensasi keseraman dari ALL OF US ARE DEAD semakin terasa. Wajar jika penggemar film horor maupun thriller begitu dimanjakan dengan setiap adegan dalam serial ini. Apakah kamu termasuk salah satunya?
(kly/tmi)