Kapanlagi.com - Ditulis oleh: Inas Arwina Ramadhani
Drama Korea memang hiburan yang digandrungi oleh hampir semua orang saat ini. Untuk membuat sebuah serial Drama Korea, diperlukan alur cerita yang menarik hingga biaya produksi yang tidak sedikit.
Aktor papan atas, desain set yang detail, efek CGI, Lokasi syuting hingga pakaian modis pun sangat diperhatikan dalam pembuatan serial Drakor. Tentunya hal tersebut memerlukan biaya yang besar.
Penasaran Drakor apa saja yang memiliki biaya termahal? Yuk simak berikut ini.
Drama Mr. Sunshine juga menelan biaya yang cukup besar. Dengan jumlah 24 episode, diperkirakan drama ini menelan 40 miliar won Korea (Rp509 M).
Sebagian besar biaya produksi dihabiskan untuk menghidupkan kembali elemen bersejarah, desain set, efek khusus, dan tentu saja untuk membayar para pemain dan bintang ternama yang terlibat dalam drama ini, Lee Byung-hun, pemeran utama drama ini, dikabarkan telah dibayar 150 juta won per episode atau setara dengan Rp1,9 M.
Drama Korea dengan biaya produksi termahal yang pertama yaitu Squid Game. Drama berbentuk game ini menelan biaya hingga 20 miliar Won atau Rp241 miliar untuk membuat sebanyak sembilan episode.
Meski demikian terlihat mahal anggaran itu, dilihat dari alat peraga, dan bayaran aktor utama. Dengan demikian, tidak sia-sia karena Squid Game menjadi drama Korea paling populer pada tahun 2021 dan secara konsisten menduduki puncak daftar film Netflix di dunia.
Drama ini mengeluarkan biaya hingga 35 miliar won atau sekitar Rp 423 miliar. Kabarnya, satu episode bisa memakan biaya tiga miliar won yang menyebabkan drama horor ini hanya memiliki enam episode.
Kim Seong Hun selaku sutradara pun pernah mengungkapkan bahwa awalnya Kingdom berisi 8 episode. Tapi, mereka menghabiskan banyak anggaran sehingga diperkecil menjadi enam episode.
Drama Korea dengan biaya produksi termahal terakhir yaitu produksi 16 episode Vincenzo menelan biaya total 20 miliar Won atau Rp241 miliar. Banyak efek dengan latar belakang syuting di Italia menjadikan investasi biaya produksi disana membengkak.Â
Sehingga memaksa mereka untuk menghabiskan sejumlah besar uang untuk efek CGI bagi adegan yang dibuat di Korea Selatan. Selain itu, mereka harus mengeluarkan uang yang sangat besar untuk membayar Song Joong Ki.