Cha Ye Ryun Dituduh Bullying Teman Sekolah, HB Entertainment Buka Suara

Kapanlagi.com - Cha Ye Ryun diterpa tuduhan perundungan semasa sekolah yang beredar di komunitas daring Korea Selatan. Melalui HB Entertainment, ia membantah tuduhan tersebut pada Jumat (30/10/2026).

Meski sudah ada klarifikasi, perbincangan tetap berjalan di dunia maya. Hingga kini, klaim yang beredar belum terverifikasi dan belum terbukti secara pasti.

Advertisement

1. Awal Mula Tuduhan

Cha Ye Ryun (instagram.com/chayeryun)

Kontroversi muncul pada Kamis (29/10/2026) setelah unggahan berjudul "Tolong Hentikan Aktris Kelahiran 1985 Ini Bekerja" diposting di sebuah komunitas daring.

Penulis unggahan yang diidentifikasi sebagai A mengaku mengalami kekerasan fisik dan perundungan berulang dari seorang aktris berinisial C saat bersekolah di SMP di Seoul. Ia juga menyertakan foto dari album kelulusan.

A menyebut dampak kejadian itu masih memengaruhi kesehatan mentalnya hingga sekarang. Ia berharap aktris tersebut menghentikan aktivitas di televisi dan YouTube, merenungkan perbuatannya, lalu meminta maaf; jika dibantah, A mengatakan akan menyerahkan kesaksian sejumlah teman sekolah.

2. Bantahan HB Entertainment

Berdasarkan tahun lahir, informasi sekolah, dan inisial yang ditulis, sebagian pengguna internet menduga sosok yang dimaksud adalah Cha Ye Ryun, meski unggahan itu tidak menyebut nama lengkap.

Pada Jumat (30/10/2026), HB Entertainment merilis bantahan. "Setelah kami periksa, kami memastikan klaim tersebut sepenuhnya tidak benar," kata pihak agensi.

3. Kontroversi Masih Berlanjut

Meski sudah ada pernyataan resmi, perbincangan di dunia maya belum mereda. Di kolom komentar sejumlah artikel, beberapa pengguna internet menambahkan klaim lain yang merujuk pada dugaan kejadian masa lalu dan reaksi mantan teman sekolah; klaim tambahan ini belum diverifikasi secara independen, sehingga tidak dimasukkan dalam artikel ini.

Di sisi lain, sebagian warganet mengimbau publik untuk berhati-hati dan menunggu kepastian sebelum menghakimi. Hingga kini, belum ada laporan mengenai proses hukum terkait tuduhan ini.

    (kpl/rsp)

 

Topik Terkait