Kapanlagi.com - Sejumlah penggemar di China menawarkan pinjaman untuk membantu ibu Aijing A2O Lite melunasi sengketa utang gaji karyawan. Ajakan itu muncul di Weibo dan kemudian ramai dibahas di komunitas online Korea Selatan.
Aijing, 13 tahun, debut bersama A2O Lite yang dikembangkan produser Lee Soo Man pada awal Oktober 2026. Ia tidak dituduh melakukan kesalahan, sementara ibunya menegaskan sang anak tidak terkait dengan bisnis maupun sengketa tersebut.
Advertisement
Sejumlah pengguna Weibo mengajak penggemar lain ikut menggalang dana dengan mekanisme pinjaman untuk ibu Aijing. Salah satu unggahan menawarkan pinjaman 1.000 yuan (sekitar Rp 2,7 juta) dan menekankan ini pinjaman, bukan donasi, yang diharapkan dikembalikan ketika sang ibu memiliki penghasilan.
Ada pula usulan membentuk kelompok yang melibatkan sang ibu agar koordinasi lebih jelas. Tujuannya, Aijing bisa tetap fokus pada kariernya.
Media China melaporkan perusahaan pendidikan di Beijing yang dijalankan ibu Aijing diduga menunggak gaji karyawan sejak 2024. Korea JoongAng Daily mencatat nilai klaim belum dibayar sekitar 3,45 juta yuan, mengutip laporan pengadilan.
Perusahaan disebut sempat menyepakati cicilan setelah arbitrase ketenagakerjaan, namun melanggarnya sehingga pengadilan memerintahkan penegakan klaim. Pada Rabu (14/10/2026), akun Weibo yang diduga milik sang ibu merilis permintaan maaf, mengaitkan persoalan ini dengan memburuknya kondisi usaha dan menyatakan akan bertanggung jawab.
Menurut allkpop, tawaran pinjaman tersebut menuai kritik di komunitas online Korea Selatan. Sebagian warganet menilai pelunasan utang saja tidak menyelesaikan akar masalah, sementara lainnya mempertanyakan mengapa utang belum dibayar sejak pernyataan maaf dirilis.
Hingga laporan JoongAng Daily pada 18 Oktober, A2O Entertainment belum menyampaikan komentar publik. allkpop juga tidak memuat pernyataan dari agensi maupun Aijing.
(kpl/rsp)