'JUMBO' Tembus Rekor, Gekrafs Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Industri Kreatif Dunia


Film Indonesia | Rabu, 16 April 2025 11:00

Kapanlagi.com - Film animasi Indonesia berjudul JUMBO mencetak sejarah baru di industri perfilman nasional. Hanya dalam satu pekan penayangan, film ini berhasil menarik lebih dari satu juta penonton, menjadikannya film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa.

Capaian membanggakan ini mendapat apresiasi dari Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Kawendra Lukistian. Menurutnya, keberhasilan JUMBO menunjukkan bahwa potensi kreator lokal sangat besar dan layak diperhitungkan di kancah global.

"Film JUMBO menunjukkan kepada kita bahwa kolaborasi kreatif anak bangsa mampu menghasilkan karya bertaraf internasional," ucap Kawendra saat diwawancarai awak media.

1 dari 2 halaman

1. Momentum Penting

Ucapan tersebut disampaikannya saat ditemui di Jakarta pada Senin (14/4/2025). Ia menambahkan bahwa kesuksesan JUMBO merupakan momentum penting untuk mempercepat lompatan besar di sektor ekonomi kreatif nasional.

"Kita perlu lompatan besar agar sektor ekonomi kreatif Indonesia bisa menjadi pusat peradaban ekonomi kreatif dunia," lanjutnya.

Film JUMBO sendiri merupakan hasil kerja keras lebih dari 420 kreator lokal. Kolaborasi masif ini membuahkan hasil tidak hanya secara komersial, namun juga membanggakan secara kualitas.

2. Tayang di 17 Negara

JUMBO © KapanLagi.com/Sahal Fadhli

Wakil Ketua DPR RI yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Gekrafs, Sufmi Dasco Ahmad, turut menyampaikan dukungannya terhadap film tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk memberi perhatian dan dukungan lebih terhadap karya kreatif dalam negeri.

Tak berhenti di bioskop nasional, JUMBO juga akan tayang di 17 negara mulai Juni 2025. Hal ini membuktikan bahwa animasi karya anak bangsa siap bersaing secara internasional.

“Kami optimistis, ekonomi kreatif adalah masa depan Indonesia. Sudah waktunya kita melakukan lompatan besar agar Indonesia benar-benar menjadi poros ekonomi kreatif global,” tutup Kawendra.

(kpl/aal/tdr)

Topik Terkait