Kapanlagi.com - Film AVATAR: FIRE AND ASH, yang merupakan seri ketiga dari waralaba "Avatar" karya James Cameron, telah mencapai tonggak pendapatan global lebih dari 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dalam waktu kurang dari tiga minggu setelah perilisannya. Film ini dirilis pada 19 Desember 2025.
Secara keseluruhan, AVATAR: FIRE AND ASH telah meraup total $1,083 miliar di seluruh dunia per 5 Januari 2026. Ini menjadikannya film ketiga terlaris pada tahun 2025. Di Amerika Serikat dan Kanada, film ini telah mengumpulkan $306 juta per 4 Januari 2026.
Capaian tersebut juga didukung oleh penjualan tiketnya di beberapa negara lain. 5 Negara penyumbang pendapatan terbesar AVATAR FIRE AND ASH di antaranya adalah:
Pasar internasional tercata menyumbang $777,1 juta dari total pendapatan global. Sementara di Indonesia film ini mencatat pendapatan $16,6 juta per 4 Januari 2026. Film ini meraih $5,6 juta (sekitar Rp93,9 miliar) pada pekan pertamanya, menjadikannya film rilisan Disney dengan capaian debut terbesar pada tahun 2025 di Indonesia. Hingga 27 Desember 2025 saja, film ini telah ditonton oleh 4 juta orang di Indonesia.
Sinopsis Film COLOMBIANA yang Tayang di TV Malam Ini, Sabtu 18 Oktober 2025 Jam 23.00Advertisement
AVATAR: FIRE AND ASH melanjutkan kisah keluarga Jake Sully dan Neytiri setelah peristiwa "Avatar: The Way of Water", di mana mereka masih berduka atas kematian putra mereka, Neteyam. Keluarga Sully, yang kini tinggal bersama klan Metkayina, harus menghadapi ancaman baru yang lebih gelap dan berbahaya.
Film ini memperkenalkan klan Na'vi baru yang dikenal sebagai "Ash People" atau Mangkwan, yang tinggal di dekat gunung berapi aktif dan memiliki hubungan yang berbeda dengan alam dibandingkan klan Na'vi lainnya. Klan Mangkwan ini digambarkan sebagai suku yang agresif, pemuja api, dan sering melakukan penyerangan, dipimpin oleh Varang yang diperankan oleh Oona Chaplin.
Narasi film ini akan bergeser, dengan Lo'ak, putra Jake Sully, mengambil peran sebagai narator utama, bukan lagi Jake. Perubahan perspektif ini diharapkan memberikan kedalaman baru pada cerita dan memungkinkan penonton untuk melihat Pandora melalui mata karakter yang lebih muda.
Mengintip Perjalanan Karir Panjang Zoe Saldana, Akhirnya Menang Piala Oscar PertamanyaPlotnya akan berpusat pada perjalanan keluarga Sully dan dampak dari kematian Neteyam, dengan tema api yang melambangkan "kebencian, kemarahan, kekerasan" dan abu yang mewakili "akibat, kesedihan, dan kehilangan". Neytiri, khususnya, akan menunjukkan kebencian yang mendalam terhadap manusia setelah kehilangan rumah dan putranya, bahkan mengisyaratkan potensi perubahan karakter yang lebih gelap.
Spider, anak angkat manusia dalam keluarga Sully, juga akan memainkan peran penting. Setelah beberapa kali nyaris kehabisan oksigen, Jake dan Neytiri memutuskan untuk mengirimnya ke pos terdepan manusia demi keselamatannya. Namun, ia kemudian ditangkap oleh klan Mangkwan dan Kolonel Miles Quaritch, yang kini menjadi Recombinant Na'vi, berusaha memanfaatkannya.
Film ini juga akan mengeksplorasi lebih jauh kekuatan Kiri, putri angkat Jake dan Neytiri, serta koneksinya yang mendalam dengan Eywa dan Tree of Souls. Keluarga Sully harus bersatu kembali untuk menghadapi ancaman ganda dari pasukan RDA manusia dan klan Mangkwan yang kejam, yang berkolaborasi dengan manusia.
Dalam wawancaranya dengan Entertainment Weekly awal Desember lalu, James tak menampik bahwa ia mungkin tidak akan melanjutkan lagi kisah AVATAR dalam film ke-4 dan ke-5.
"Saya tidak tahu apakah saga ini akan berlanjut setelah ini. Saya harap begitu," kata Cameron seperti dilansir dari media ini pada Minggu (28/12/2025). Apalagi, kata sang sutradara Titanic, setiap kali film ini rilis selalu ada pertimbangan dari segi bisnis.
Ia siap meninggalkan proyek Avatar, kalau film ketiga ini gagal menghasilkan keuntungan seperti yang diharapkan. Cameron menjelaskan bahwa setiap film Avatar membutuhkan biaya produksi yang sangat tinggi, sehingga dibutuhkan pendapatan berlipat untuk bisa dinyatakan untung. Ia juga menegaskan tidak akan memaksa untuk melanjutkan saga tersebut jika hasil box office tidak memenuhi ekspektasi.
�Jika ini akhir dari semuanya, ya sudah,� ujarnya.
"Begini. Jika kami tidak bisa membuat film ke-4 dan ke-5, dengan alasan apa pun, saya akan mengadakan konferensi pers dan menceritakan apa yang kami rencanakan," kata dia.
Terbersit dalam pikirannya untuk membuat novel tentang dunia Pandora. "Ada begitu banyak budaya, latar belakang, dan detail tambahan dalam karakter-karakter ini yang telah dikembangkan. Saya ingin sekali melakukan sesuatu yang menampilkan detail sedetail itu," tuturnya. Namun rencana pembuatan novel ini terganjal tantangan besar, yakni ia merasa orang-orang tak lagi hobi membaca.
Dengan tantangan aspek produksi yang begitu kompleks dan biaya yang tinggi, pembuatan AVATAR 4 nampaknya sudah dimulai oleh James Cameron. Menurut Entertainment Weekly sebagian kecil dari film Avatar 4 telah difilmkan oleh Cameron dan beberapa pemeran utama selama produksi Avatar 2 dan 3.
Avatar 4 dijadwalkan untuk rilis empat tahun lagi, sementara lanjutannya ditargetkan tayang pada 2031.
Trailer Avatar 2 Resmi Dirilis, Menunjukkan Keindahan Dunia Pandora(kpl/dka)