Kasus dugaan perselingkuhan yang menimpa Inara Rusli memberikan dampak psikologis yang cukup berat bagi ibu tiga anak tersebut. Inara yang sebelumnya aktif di berbagai kegiatan hiburan dan kajian, kini memilih untuk menarik diri sejenak dari sorotan publik.
Menurut Karina Putri, sang manajer, kondisi Inara saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ia merasakan kesedihan dan kekecewaan mendalam atas berita yang beredar dan laporan yang dilayangkan kepadanya.
Baca berita Inara Rusli lainnya di Liputan6.com.
"Ya pasti, pasti (dampak psikologis). Eh, ya mungkin jadi ya pasti sedih lah. Sedih terus ya mungkin agak kecewa juga. Maksudnya, makanya ini kan belum tahu nih apakah seperti apa gitu loh jadinya," ujar Karina saat ditemui di kawasan Kuningan, Minggu (23/11/2025).
Akibat kejadian ini, Inara memutuskan untuk mengambil jeda atau break dari segala aktivitas kesehariannya. Keputusan ini diambil agar ia bisa memiliki waktu untuk menenangkan diri dan mencerna masalah yang sedang terjadi.
"Ya, ini akhirnya dia break dulu. Break dulu. Untuk saat ini break dulu. Terus memang bukan, bukan enggak mau ketemu teman-teman media juga, karena memang ini baru banget. Jadi mungkin dia butuh proses untuk mencerna dulu," terang Karina.
Pihak manajemen sangat memahami kondisi Inara dan memberikan ruang seluas-luasnya. Karina mengaku belum ingin mendesak Inara untuk segera tampil atau memberikan pernyataan karena kondisi mentalnya masih terguncang.
"Nah, cuma memang yang namanya orang kaget, pasti masih nenangin diri dulu lah. Jadi aku juga ngasih ruang buat dia supaya dia agak tenang dulu, baru nanti mungkin ajak bicara," katanya.
Selain kondisi diri sendiri, Inara juga mengkhawatirkan dampak berita ini terhadap anak-anaknya. Hal ini menjadi beban pikiran tersendiri bagi mantan istri Virgoun tersebut.
"Kalau secara langsung saya tanya, ya pasti ada (kekhawatiran), apalagi terutama buat anak-anak. Cuma ya alhamdulillah kan selain Inara kan alhamdulillah anak-anak kan juga sekarang kan lagi sama bapaknya," tutup Karina.