Isyana Sarasvati melanjutkan rangkaian Lexitour-nya dengan mendatangi Surabaya, tepatnya pada hari Jumat (15/7). Venue yang dipilih pada kesempatan ini adalah DBL Arena.
Open gate dimulai sejak siang, pukul 13.00 WIB. Para pengunjung dapat mengunjungi berbagai tenant resmi dari pihak penyelenggara dan juga sponsor konser. Booth merchandise official Isyana yang berada di salah satu ujung ruangan, tampak tak pernah sepi pengunjung.
Isyana sendiri sempat menyapa para pembeli tiket VIP Bestie dalam sesi meet and greet pada pukul 14.00 WIB. Ia menemui para Isyanation secara personal, lalu mengajak mereka foto-foto bareng. Suasana pun begitu intim.
Tak disangka kemunculan Arash juga mengundang jeritan-jeritan histeris dari sebagian penonton, utamanya para wanita. Suaranya yang merdu sukses mengimbangi penampilan Isyana. Malam itu mereka berdua duet menyanyikan 3 lagu, yakni Never Let Go, If You Could See Me Crying In My Room dan 1+1.
Selain Arash, guest star lain yang begitu dinanti oleh para penonton adalah Deadsquad. Mereka rupanya disiapkan sebagai penutup untuk membuat penonton kembali berjingkrak setelah galau-galauan sebelumnya.
Pasukan Berani Mati dibawakan sebagai pembuka oleh Deadsquad yang tampil dengan vokalis barunya, Vicky Mono. Setelahnya, Isyana bikin heboh kala muncul dari belakang para penonton sambil menunggangi reog. Secara perlahan Ia berjalan mendekat ke arah panggung, membelah lautan penonton sambil melempar senyum sapa.
Isyana Sarasvati dan Alyssa Soebandono Bantah Terima Beasiswa LPDPIsyana lantas bergabung dengan Deadsquad untuk membawakan Il Sogno, My Mystery, sebelum menutup penampilan malam itu dengan Unlock The Key.
Sebelum berpisah, Isyana pun mengucapkan terima kasih kepada para penonton yang sudah hadir, pun para personel The Tuttis yang jadi band session-nya. In the end, it was a superb and bloody great performance!
Isyana Sarasvati Bongkar Rahasia Jadi Musisi Sukses di 'THE ICON INDONESIA'(kpl/gtr/pit)