Kapanlagi.com - Pengakuan mengejutkan datang dari model Arif Edison. Ia mengaku mendapat pelecehan seksual saat menjalani sesi foto di Lombok, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu oleh seorang penata rias.
Saat itu, di tengah bukit yang luas, tidak ada ruangan untuk dirinya berganti pakaian. Alhasil dirinya harus berganti pakaian dengan ditutupi kain. Karena tidak bisa melakukan seorang diri. Ia pun meminta bantuan penatas riasnya.
“Iya pada awal kejadiannya saya sedang akan bersiap-siap akan mengikuti foto shoot di Bukit Merese, Lombok. Lokasinya dekat pantai Mandalika dan saat itu harus ganti kostum di mana nggak ada ruang buat berganti pakaian ya,” kata pemilik akun Instagram @arifedisoncai ini.
Advertisement
“Harus disiapkan semacam kain gitu ya, kain yang melingkari tubuh gitu ya buat berganti bawahan, celana maksudnya. Karena kalau atasan kan tidak ada masalah ya,” lanjutnya.
"Kostumnya itu benar-bener berupa kain adat yang tentunya cara pasangnya harus dibantu oleh penata rias,” ucapnya.
"Nah si penata rias ini begitu melihat kulit saya mungkin, dia langsung bilang ‘wah ternyata kulitmu putih, bagus banget. Saya tidak kuasa untuk menahan birahi’ dia bilang gitu,'. Akhirnya dengan sengaja menyentuh berulang-ulang bagian kelamin itu, nggak ada persetujuan, nggak ada minta maaf dan nggak ada permisi juga,” tutur pria yang berprofesi sebagai pengacara itu.
“Saya yang pada saat itu tidak berbusana pastinya tidak bisa apa-apa kan, lari juga jadi aneh, terpaksa menerima. Tapi sampai saat ini dia belum tahu kalau saya berprofesi sebagai advokat atau lawyer,” tukas Arif Edison.
(kpl/pur/ums)