Kapanlagi.com - Vika Chu, pemilik nama asli Suci Wulandari, memulai kariernya dari bawah sebagai penjaga toko grosir milik keluarganya. Kariernya di dunia hiburan yang kini gemilang tidak diraihnya dengan mudah. Ia harus melalui berbagai pekerjaan mulai dari penjaga toko, usher, hingga pramugari sebelum akhirnya sukses di dunia modeling dan tarik suara.
Dalam sebuah wawancara, Vika Chu menceritakan bahwa setelah lulus SMA, ia bekerja di toko grosir dengan gaji hanya Rp20 ribu per hari. “Aku jaga mulai dari gaji Rp20 ribu per hari. Sampai akhirnya masuk ke dunia model tahun 2016 lewat Martha Tilaar,” ungkap Vika Chu.
Advertisement
Karier Vika Chu di dunia model mulai bersinar ketika ia dipilih oleh Nia Ramadhani untuk menjadi gadis ring dalam sebuah acara beladiri yang tayang di televisi swasta. Sejak itu, bayaran yang diterimanya melonjak signifikan dari biasanya hanya menerima Rp20 ribu per hari. Perjalanan kariernya kemudian semakin melejit ketika ia bergabung sebagai model di majalah dewasa Popular.
Namun, keputusannya untuk terjun ke dunia model seksi sempat mendapatkan penolakan dari keluarganya. “Respons orang tua sendiri nggak setuju awalnya (jadi model seksi), cuma aku sudah jelasin-jelasin, akhirnya mereka oke,” ujarnya.
Stevie Nicks Ungkap Harapan Manis untuk Taylor Swift dan Travis Kelce: Saya Ingin Semua Kebahagiaan UntuknyaSebelum benar-benar terjun sebagai model, Vika Chu juga sempat menjalani karier sebagai pramugari. Namun, pekerjaannya ini harus terhenti akibat pandemi. "Aku resign dari pramugari karena pandemi, dan akhirnya terjun full jadi model," ungkapnya.
Tidak hanya berkarier sebagai model, Vika Chu juga mulai merambah ke dunia akting. Ia sempat tampil dalam beberapa judul FTV, memperlihatkan sisi lain dari bakatnya di dunia hiburan. Vika Chu mengaku, meskipun awalnya menentang, orang tuanya kini mendukung keputusannya untuk terjun di dunia hiburan.
Kenangan Liam Payne Dari Rekan Penulis Lagu Julian Bunetta, Bikin Heboh!Tak berhenti di dunia modeling, Vika Chu kini mencoba peruntungan di dunia tarik suara. Bersama rekannya Rachel, mereka membentuk duo penyanyi dan telah mempersiapkan lagu debut. Lagu tersebut bercerita tentang seorang wanita yang polos dan sedang jatuh cinta dengan Amerika.
"Aku suka musik otomatis suka bernyanyi. Zaman kampus suka nyanyi di festival," ujar Vika Chu saat diwawancarai. Ia berharap lagu tersebut dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, dan ia juga memiliki beberapa jadwal tampil di acara televisi nasional.
Stevie Nicks Ungkap Harapan Manis untuk Taylor Swift dan Travis Kelce: Saya Ingin Semua Kebahagiaan UntuknyaDalam wawancara lain, Vika Chu menegaskan bahwa ia selalu fokus pada pekerjaannya dan menghindari persaingan yang tidak sehat. Baginya, kunci sukses adalah fokus pada diri sendiri dan konsisten dalam menjalani karier.
"Persaingan di sini secara sehat. Kalau kita pengin di sini, ya sudah fokusin, nggak harus lihat kanan-kiri. Kita harus fokus ke diri kita, bakat kita, ya sudah jalankan, fokuskan, teruskan," jelasnya.
Sebagai penyanyi, Vika Chu merasa karya musik yang dihasilkan bisa memberikan dampak yang lebih abadi dibanding modeling dan akting. "Dengan bernyanyi, aku bisa memiliki karya sendiri yang tak lekang oleh waktu," tuturnya.
Warisan Abadi Liam Payne Untuk Bear, Nominalnya Bikin Melongo!Vika Chu memulai karier modeling setelah terpilih oleh Nia Ramadhani untuk menjadi gadis ring dalam acara beladiri di televisi. Sejak itu, kariernya di dunia model semakin berkembang.
Warisan Abadi Liam Payne Untuk Bear, Nominalnya Bikin Melongo!Vika Chu memutuskan resign sebagai pramugari akibat pandemi yang membuatnya beralih fokus ke dunia modeling secara penuh.
Stevie Nicks Ungkap Harapan Manis untuk Taylor Swift dan Travis Kelce: Saya Ingin Semua Kebahagiaan UntuknyaVika Chu, mantan penjaga toko grosir, kini sukses sebagai model dan penyanyi. Perjalanannya dari bekerja dengan gaji Rp20 ribu per hari hingga terjun ke dunia hiburan, menjadi inspirasi banyak orang. Jadi bagaimana menurut kamu tentang perjalanan karir Vika Chu? Cari informasi lainnya tentang Vika Chu! Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(kpl/vna)