Aktor sekaligus komika Ananta Rispo membagikan pengalaman selama menjalani proses syuting film GJLS: Berapi-Api.
Film garapan Monty Tiwa dan Indra Yudhistira tersebut menghadirkan sejumlah adegan yang mengharuskan para pemain menggunakan perlengkapan pemadam kebakaran.
Dalam wawancara bersama tim Liputan6.com pada Kamis (1/10/2026), Rispo mengungkapkan salah satu tantangan yang dirasakannya selama proses produksi. Ia harus mengenakan fire jacket milik pemadam kebakaran yang memiliki berat hampir 10 kilogram.
Usai Operasi Batu Ginjal, Rigen Mulai Ubah Gaya HidupAdvertisement
“Kalo buat saya, hal yang paling challenging itu saat kita harus syuting dengan fire jacket-nya punya damkar langsung, dan itu fire jacket-nya sendiri hampir sepuluh kilo beratnya.” ujar aktor komika tersebut.
Selain mengenakan perlengkapan yang cukup berat, proses syuting juga dilakukan dengan menggunakan api sungguhan, bukan hanya mengandalkan CGI.
Kondisi tersebut membuat proses pengambilan gambar cukup menguras tenaga.
Pengalaman menggunakan perlengkapan pemadam kebakaran selama syuting juga membuat Rispo mengungkapkan rasa hormat kepada para petugas damkar.
Menurutnya, perlengkapan yang digunakan dalam proses produksi saja sudah terasa melelahkan.
Rispo kemudian menyampaikan apresiasinya kepada para pemadam kebakaran yang menjalankan tugas dengan seragam serta perlengkapan yang berat.
Karakter Trio GJLS Terungkap di GJLS Berapi-Api, Rispo Menangis�Respect buat seluruh damkar di Indonesia! Kita aja (yang cuma syuting) capek, apalagi pemadam beneran.� tambahnya.
Selain menghadirkan cerita tentang pemadam kebakaran, film GJLS: Berapi-Api juga menggandeng Barasuara sebagai pengisi soundtrack resmi.
Iga Massardi, vokalis Barasuara, mengatakan bahwa dirinya sudah lebih dahulu menghubungi Rigen pada 2024 untuk membicarakan rencana kerja sama dalam proyek film tersebut.
Rencana kerja sama itu juga didukung oleh Gerald selaku gitaris Barasuara. Nantinya, Barasuara akan membawakan lagu berjudul Api dan Mimpi.
Karakter Trio GJLS Terungkap di GJLS Berapi-Api, Rispo MenangisLagu tersebut turut melibatkan Rigen, Hifdzi, dan Rispo sebagai pengisi vokal. Pembawaan lagu akan dilengkapi sentuhan magical melalui iringan choir yang energik, sehingga menghadirkan nuansa semangat dalam lagu.
Film GJLS: Berapi-Api berada di bawah arahan sutradara Monty Tiwa dan produser Indra Yudhistira.
Film ini diperkuat oleh Rigen Rakelna, Ananta Rispo, Hifdzi Khoir, Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Indira Ayu Maharani (Inayma), Ebel Cobra, Grace Emmanuela, Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, dan Sadha Triyudha.
Cerita film mengikuti tiga sahabat masa kecil yang memiliki tekad untuk menjadi petugas pemadam kebakaran. Setelah menjalani gemblengan bersama regu Algojo Api, trio GJLS harus menghadapi berbagai tugas lapangan yang tidak terduga.
Usai Operasi Batu Ginjal, Rigen Mulai Ubah Gaya HidupMereka menjalani berbagai misi, mulai dari operasi darurat untuk mengambil rapor anak SD hingga penyelamatan Yono Bakrie yang kepalanya tersangkut di jeruji pagar.
Film GJLS: Berapi-Api dijadwalkan tayang secara resmi di bioskop pada 5 November 2026.
Menurut Monty Tiwa, film tersebut dapat disaksikan oleh semua umur sehingga penonton dapat menikmatinya bersama keluarga atau orang tercinta.
(kpl/qla)