Kapanlagi.com - Kasus dugaan penipuan investasi yang menimpa Tantri Kotak masih menjadi perhatian publik. Saat ditemui KapanLagi di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (27/6/2026), vokalis grup band Kotak itu memilih menyoroti dampak psikologis yang dirasakan para korban dibanding membahas nominal kerugian.
Dalam kesempatan tersebut, Tantri mengungkapkan bahwa jumlah kerugian seluruh korban yang dikenalnya memang mencapai angka fantastis. Namun, menurutnya, persoalan terbesar justru muncul dari hilangnya rasa percaya akibat dugaan pengkhianatan yang dilakukan oleh orang yang selama ini dikenal sebagai teman.
Kisah Satu Dekade Tantri Kotak dan Arda Naff 'Tumbuh Bersama' Membangun Rumah Tangga yang Harmonis dan Jauh dari Gosip MiringAdvertisement
Ketika ditanya mengenai nominal kerugian pribadi, Tantri tidak bersedia membeberkannya secara rinci. Arda Hatna kemudian menjelaskan alasan mengapa mereka tidak ingin fokus pada angka.
"Kalau kita... bahas angkanya, nanti yang fokus adalah berita tentang angka, dan bukan dampaknya, dan biasanya gitu kan nanti kalau kita di... angkanya dapat dari mana, oh apa, gitu-gitu. Padahal sebenernya dampaknya dari kasus penipuan itu lebih besar daripada sekadar angka gitu," ungkapnya.
Kisah Satu Dekade Tantri Kotak dan Arda Naff 'Tumbuh Bersama' Membangun Rumah Tangga yang Harmonis dan Jauh dari Gosip MiringMenurut Arda, kerugian finansial memang dapat dihitung, tetapi efek psikologis yang ditinggalkan jauh lebih berat. Banyak korban kehilangan rasa aman, mengalami trauma, bahkan kesulitan mempercayai orang lain setelah kejadian tersebut.
Hal serupa dirasakan Tantri. Ia mengaku masih berusaha menerima kenyataan bahwa orang yang selama ini menjadi teman dekat diduga justru menghilang setelah menerima dana dari sejumlah korban.
Tantri Kotak Rilis Debut Solo Ibu Pekerja, Lagu yang Lahir dari Kejujuran dan KeresahanMeski demikian, Tantri mengatakan dirinya tetap berusaha bersikap bijaksana apabila suatu saat orang yang bersangkutan muncul dan meminta maaf. Namun, ia menegaskan bahwa permintaan maaf saja tidak cukup tanpa adanya tanggung jawab.
"Kalau secara manusia ya, aku mencoba untuk memaafkan, pasti iya. Tapi kan tetep harus ada yang tanggung, dipertanggungjawabkan. Segala sesuatu, segala sesuatu yang dia lakukan pasti ada konsekuensinya gitu," katanya.
Tantri Kotak Dapat Kaos Shin Tae Young Beserta Tanda Tangan Para Pemain Timnas, Langsung DipakaiLebih lanjut, Tantri menjelaskan bahwa hingga kini ia masih menunggu iktikad baik dari pihak yang bersangkutan. Namun karena belum ada perkembangan, dirinya bersama para korban mulai menyiapkan langkah hukum secara bersama-sama.
Tantri berharap kasus yang dialaminya bisa menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih teliti sebelum memutuskan berinvestasi. Menurutnya, membangun kepercayaan memang penting, tetapi proses verifikasi tetap harus dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Keseruan Pembukaan Come See Mie Fest 2024 di Candi Prambanan, Bertajuk "The Mythical Journey" - Ditutup oleh Kotak Bawakan Konsep Baru(kpl/pur/pit)