CLOSE
Foto profil Chester Bennington
PERSONAL
Nama Chester Charles Bennington mungkin tidak bisa dilepaskan dari Linkin Park bagi publik di seluruh dunia. Chesteryang lahir pada 20 Maret 1976 di Phoenix, Arizona, memang tidak bisa memungkiri bahwa Linkin Park-lah yang membawanya ke puncak kesuksesan juga kepopuleran.

Namun mungkin tidak banyak yang tahu mengenai kehidupan pribadi Chestersebelum bergabung dengan Linkin Park, yang sudah tertarik pada musik sejak masih sangat muda. Orang tua Chesterbercerai pada akhir 80-an, yang menjadi pengaruh besar pada masalah kecanduan kokain dan methamphetamine yang dialaminya. Namun, akhirnya Chesterbisa menyelesaikan masalah kecanduan obatnya dengan baik.

Chestermenikah dengan istri pertamanya pada 31 Oktober 1996, yang membuahkan satu anak yang bernama Draven Sebastian, yang lahir pada 19 April 2002. Perkawinan mereka berakhir dengan perceraian yang diakibatkan kesibukan Chesterbersama Linkin Park. Setelah bercerai, Chestermenikah dengan Talinda Bentley, seorang mantan model Playboy, yang dengannya Chestermemiliki seorang anak yang bernama Tyler Lee, juga Jamie dan Isaiah, dari pernikahan Talinda sebelumnya.

Chesteradalah seorang penggemar tato, dengan menato banyak bidang di tubuhnya, juga bekerja dan mempromosikan sebuah klub tato di Arizona. Chesterdan istrinya sempat menjadi korban kejahatan dunia maya, ketika seseorang meneror mereka selama hampir setahun.

Chesterjuga dikabarkan sering terserang penyakit yang membuatnya harus bekerja ekstra keras bersama Linkin Park. Chesterpernah mengalami masalah serius ketika digigit laba-laba beracun dalam turnya. Rekaman album Meteora-pun sempat hampir tidak mampu dihadiri Chester, karena penyakit yang dideritanya.

KARIR
Sebelum bergabung dengan Linkin Park, Chestersempat bekerja di Burger King Restaurant. Chesterjuga menjadi vokalis di band asal Phoenix, Arizona yang beraliran rock-grunge, Grey Daze.Chestermeninggalkan Grey Daze untuk mencari band lain. Namun, setelah hampir putus asa, Jeff Blue, seorang wakil presiden perusahaan musik di Los Angeles menawarinya untuk mengikuti audisi yang diadakan untuk mencari anggota Linkin Park. Chesterberhasil dengan gemilang untuk menjadi anggota Linkin Park, yang saat itu bernama Xero. Chesterdan Mike Shinoda, vokalis yang lain, mengalami kemajuan yang pesat, namun tidak mampu mendapatkan kontrak rekaman.

Setelah perjuangan keras dari Jeff Blue, akhirnya pada Oktober 2000, Linkin Park berhasil menelurkan album debut mereka dengan Warner Bros Records. Album Hybrid Theory ditulis oleh Shinodadan Chesterdengan sangat cemerlang, yang diakui oleh publik luas di seluruh dunia.

Pada 2001, Hybrid Theory terjual sebanyak 4,8 juta kopi yang membuatnya menjadi "best-selling album of the year". Penjualannya terus meningkat di seluruh dunia, mencapai 24 juta kopi di seluruh dunia pada 2009, yang menjadikannya "best-selling debut of the 21st century". Karir Chesterjuga Linkin Park menjadi semakin gemilang dan terkenal di seluruh dunia dengan diluncurkannya album-album berikutnya, Meteora pada 2003 dan Minutes to Midnight pada 2007, juga A Thousand Suns pada 2010.

Chesterjuga banyak membantu penyanyi lain dalam pembuatan album maupun duet, seperti Carlos Santana pada 2010, dan Korn(yang masih dalam pembuatan). Selain itu, Chester juga bergabung dalam beberapa band lain, seperti Dead by Sunrise sebagai vokal, gitaris, dan keyboard, juga Julien-K sebagai produser. Chesterjuga sempat mendapatkan peran minor dalam Crank dan Crank: High Voltage.