CLOSE

Guo Yuxin Jadi Aktris Pertama yang Bawa Drama Pendek Vertikal Tembus TV Nasional

Guo Yuxin Jadi Aktris Pertama yang Bawa Drama Pendek Vertikal Tembus TV Nasional
Northeast Love Story-Flash Marriage Rose

Kapanlagi.com - Dunia hiburan China kembali menghadirkan kejutan besar. Kali ini, gebrakan datang dari ranah drama pendek vertikal yang biasanya identik dengan tontonan ponsel. Siapa sangka, format yang akrab dengan rasio 9:16 itu kini berhasil menembus layar televisi nasional.

Nama Guo Yuxin mendadak menjadi sorotan setelah drama pendek yang dibintanginya resmi tayang di salah satu stasiun televisi raksasa, Dragon Television atau yang juga dikenal sebagai Dongfang Weishi. Ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga momen bersejarah bagi industri konten digital China.

1. Drama Vertikal Tayang di Prime Time China

Northeast Love Story: Flash Marriage Rose

Mulai 18 Februari 2026, drama pendek berjudul Northeast Love Story: Flash Marriage Rose atau Dongbei Aiqing Wangshi zhi Shanhun Meigui resmi mengisi slot Golden Theater pukul 21.00.

Drama ini dibintangi oleh Guo Yuxin bersama Liu Haoqun dan menjadi drama vertikal pertama dalam sejarah penyiaran China yang lolos sensor ketat serta standar estetika televisi konvensional.

Biasanya, drama dengan format vertikal hanya tayang di platform digital dan ditonton lewat ponsel. Namun kini, format tersebut berhasil naik kelas dan masuk ke jam tayang utama televisi nasional. Sebuah langkah yang sebelumnya nyaris tak terpikirkan.

2. Adaptasi Visual yang Picu Perdebatan

Northeast Love Story: Flash Marriage Rose - mydramalist

Memindahkan konten vertikal ke layar televisi lebar tentu bukan perkara mudah. Untuk mengatasi perbedaan rasio layar, Dragon TV menggunakan teknik adaptasi visual yang cukup unik.

Di sisi kiri dan kanan layar ditambahkan bingkai hitam kreatif yang berisi ringkasan cerita, topik hangat, serta slot iklan. Sementara itu, tayangan utama tetap berada di tengah dengan format vertikal asli.

Meski hanya menempati sekitar 40 persen area layar horizontal, kualitas visual dan akting para pemain tetap terlihat tajam. Ekspresi Guo Yuxin tetap mampu tersampaikan dengan kuat kepada penonton.

Namun, inovasi ini juga memicu debat panas di media sosial seperti Weibo dan Douyin. Sebagian netizen memuji langkah berani ini sebagai masa depan konten digital. Mereka menilai ini sebagai bentuk adaptasi industri televisi terhadap perubahan perilaku penonton.

Di sisi lain, ada juga yang merasa kurang nyaman karena layar televisi terasa lebih sempit dan tidak maksimal.

3. Pesona Guo Yuxin dan Dampaknya bagi Industri

Guo Yuxin - DIOR

Terlepas dari pro dan kontra soal format, kualitas cerita Northeast Love Story: Flash Marriage Rose justru mendapat banyak pujian. Drama ini mengangkat latar Northeast pada era 90-an dengan nuansa emosional yang kuat.

Guo Yuxin yang memerankan karakter Yang Chunrong dinilai tampil natural dan penuh penghayatan. Ia berhasil membawa karakter tersebut terasa hidup dan menyentuh.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa batas antara artis web short dan artis televisi kini semakin tipis. Dunia hiburan China menunjukkan bahwa platform bukan lagi penentu utama prestise.

Langkah Guo Yuxin membuka pintu baru bagi para aktor dan kreator drama pendek vertikal. Konten berdurasi singkat, jika dikemas dengan kualitas cerita dan akting yang kuat, ternyata mampu menembus pasar arus utama bahkan di televisi nasional.

Gebrakan ini bisa jadi awal perubahan besar dalam lanskap industri hiburan China. Dan nama Guo Yuxin kini tercatat sebagai pionir dalam sejarah baru tersebut.

(kpl/chn)

Rekomendasi

Trending