7 Langkah Bikin Photo Booth Natal DIY Modal Rp 200 Ribu, Bisa Jadi Cuan Jutaan

7 Langkah Bikin Photo Booth Natal DIY Modal Rp 200 Ribu, Bisa Jadi Cuan Jutaan
Panduan Lengkap Memulai: 7 Langkah Bikin Photo Booth Natal DIY (h)

Kapanlagi.com - Bayangkan: tamu undangan pesta Natal Anda berebut antre di sudut ruangan yang seminggu lalu masih kosong. Mereka memakai topi Santa dari kertas, tertawa sambil mengangkat mug cokelat panas, dan tanpa diminta langsung mengunggah hasilnya ke Instagram. Semua itu bisa Anda wujudkan dengan modal mulai Rp 200 ribu dan waktu persiapan kurang dari satu sore — tanpa perlu menyewa jasa profesional yang biayanya bisa jutaan rupiah.

1. Kenapa Photo Booth Natal DIY Layak Dicoba Sekarang

(c)Ilustrasi AIPhoto booth menjadi atraksi populer di berbagai acara liburan, mulai dari pesta keluarga hingga acara kantor. Tren ini bukan sekadar soal foto. Photo booth Natal adalah cara sempurna untuk terhubung dengan orang-orang di sekitar Anda — berbagi waktu, berbagi senyum, dan berbagi tawa yang menjadi bagian penting dari semangat liburan.

Di Indonesia, momen Natal dan tahun baru menjadi salah satu periode paling aktif untuk berbagi konten di media sosial. Photo booth DIY menjawab kebutuhan ini dengan biaya yang jauh lebih terjangkau dibanding menyewa jasa dekorasi profesional. Harga bahan-bahan dasar seperti kertas kado, lampu LED, dan props sederhana terus turun di marketplace lokal, menjadikan momen sekarang sangat tepat untuk memulai.

2. Profil Singkat Hobi: DIY Photo Booth Natal

(c)Ilustrasi AIAspekDetail Tingkat Kesulitan★★☆☆☆ (Mudah — Pemula Bisa) Waktu per Sesi2–4 jam (persiapan); 15–30 menit (pemasangan ulang) Modal Awal (Hemat)Rp 75.000 – Rp 150.000 Modal Awal (Standar)Rp 150.000 – Rp 300.000 Modal Awal (Premium)Rp 300.000 – Rp 750.000 Cocok untukIndoor dan outdoor tertutup, sendiri atau kelompok, semua usia Iklim IndonesiaHindari backdrop kertas di area terbuka saat musim hujan; gunakan bahan tahan air atau plastik laminating untuk outdoor

3. Manfaat yang Didapat dari Membuat Photo Booth Sendiri

Manfaat Kesehatan Mental

Psikolog menyatakan bahwa mendekorasi untuk liburan jauh-jauh hari menciptakan lonjakan dopamin dan pergeseran neurologis yang dapat meningkatkan tingkat energi. Menurut Dr. Charletta Dennis dari Priority Health, mendekorasi bisa dilihat sebagai aktivitas mindfulness — Anda fokus pada apa yang sedang dikerjakan, penempatan dekorasi, ornamen, warna, dan tekstur, yang membantu menumbuhkan ketahanan mental dan menciptakan ruang kedamaian.

Proses kreatif merangkai backdrop, memotong props, dan menyusun pencahayaan melibatkan gerakan repetitif yang membantu menurunkan kadar kortisol — hormon stres. Ini menjadikan pembuatan photo booth bukan sekadar proyek dekorasi, melainkan juga bentuk self-care yang produktif.

Manfaat Sosial dan Kebersamaan Keluarga

Beberapa riset menunjukkan bahwa mendekorasi rumah untuk liburan kemungkinan besar memberikan dorongan sosial bagi penghuninya. Sebagaimana dipublikasikan di Journal of Environmental Psychology, rumah yang dihias dengan dekorasi Natal dinilai memiliki atribut keramahan yang lebih tinggi.

Libatkan anak-anak dalam membuat props dari kertas dan menghias backdrop — ini melatih motorik halus dan kreativitas mereka tanpa layar gadget.

Potensi Finansial

Photo booth DIY bukan hanya untuk konsumsi pribadi. Jasa pembuatan dan setup photo booth untuk pesta kantor, acara gereja, atau perayaan komunitas bisa menjadi sumber penghasilan tambahan menjelang Desember. Satu kali setup photo booth untuk klien kecil bisa dihargai Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta, tergantung kompleksitas desain.

4. Panduan Lengkap Memulai: 7 Langkah Bikin Photo Booth Natal DIY

Panduan Lengkap Memulai: 7 Langkah Bikin Photo Booth Natal DIY (c) Ilustrasi AI

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Alat/BahanEstimasi Harga (Rp)Sumber Pembelian Kertas kado bermotif Natal (2 gulung)20.000 – 40.000Toko buku, Shopee Lampu LED tumblr / fairy light (5 meter)15.000 – 35.000Shopee, Tokopedia, Mr.DIY Selotip bening / washi tape10.000 – 20.000Toko ATK Garland / tinsel Natal15.000 – 30.000Toko dekorasi, marketplace Props DIY (kertas karton, tongkat kayu)15.000 – 25.000Toko ATK Pita merah dan hijau10.000 – 15.000Pasar tradisional Tripod HP / penyangga kamera35.000 – 75.000Tokopedia, Shopee Lem tembak + isi15.000 – 25.000Mr.DIY, toko kelontong

Total modal tier hemat: Rp 100.000 – Rp 200.000
Total modal tier standar: Rp 200.000 – Rp 350.000

Langkah 1: Pilih Lokasi yang Tepat

Letakkan photo booth di lokasi yang mudah dijangkau tamu, tetapi tidak menghalangi jalur utama acara. Pilihan terbaik biasanya berupa lorong lebar atau sudut ruangan yang nyaman. Pencahayaan adalah kunci foto yang bagus. Pilih tempat sedekat mungkin dengan sumber cahaya alami seperti jendela, atau siapkan satu atau dua sumber pencahayaan lembut untuk menerangi booth saat pengambilan gambar.

Baca juga: Cara menata sudut foto di rumah yang berkesan

Di rumah Indonesia yang rata-rata tidak terlalu luas, manfaatkan dinding ruang tamu atau teras tertutup. Pastikan ada jarak minimal 1,8 meter antara backdrop dan posisi kamera agar seluruh tubuh masuk bingkai.

Langkah 2: Buat Backdrop Sederhana tapi Memikat

Aspek pertama dari photo booth mana pun adalah latar belakang — ini membantu menciptakan kedalaman dan menandai batas area booth serta posisi berdiri tamu. Kabar baiknya, Anda tidak perlu membeli backdrop mahal.

Kertas kado adalah opsi termurah dan termudah. Cari motif Natal yang meriah, beli satu atau dua gulung, lalu tempelkan dengan kuat ke dinding. Untuk hasil yang lebih tahan lama, gunakan selotip dua sisi kuat atau washi tape yang tidak merusak cat dinding.

Beberapa alternatif backdrop yang bisa dicoba:

  • Tirai lampu LED: Lampu icicle atau tirai lampu di depan backdrop polos memberikan tampilan sederhana namun elegan dengan kilauan magis.
  • Kertas kraft dengan gambar pohon Natal: Kertas kraft sangat murah dan serbaguna — bisa juga dipakai membungkus kado atau melapisi meja hidangan.
  • Kain flanel atau selimut bermotif kotak-kotak: Gantung di gantungan baju atau palang kayu untuk nuansa rustic yang hangat.

Baca juga: Teknik DIY hiasan dinding kreatif modal murah

Langkah 3: Siapkan Props yang Mengundang Interaksi

Foto bisa jadi jauh lebih menyenangkan ketika tamu memiliki benda untuk dipakai berinteraksi. Tamu akan menikmati station props yang mencakup item seperti topi Natal, tanduk rusa, dan tulisan lucu yang mendorong mereka berpartisipasi aktif.

Props DIY yang bisa dibuat sendiri dari kertas karton:

  • Topi Santa dan telinga elf dari kain flanel
  • Kumis dan kacamata dari kertas karton tebal ditempel tongkat bambu
  • Tulisan pada papan kecil: "Nakal atau Baik?", "Ho Ho Ho!", "Selamat Natal!"
  • Bingkai foto besar dari kardus yang dicat emas
  • Tongkat permen (candy cane) dari kertas gulung dipilin

Baca juga: Cara membuat bingkai foto dari bahan bekas

Hindari penggunaan glitter atau konfeti — selain berantakan, bahan ini licin dan bisa berbahaya di lantai. Untuk keluarga dengan anak kecil, pilih props dari bahan lembut tanpa bagian tajam.

Langkah 4: Atur Pencahayaan agar Hasil Foto Maksimal

Pencahayaan menentukan segalanya dalam hasil foto. Pertimbangkan menggunakan kit pencahayaan profesional untuk menampilkan tamu dalam cahaya terbaik, atau manfaatkan lampu string yang diposisikan secara strategis.

Jika booth digunakan di malam hari, gunakan dua lampu pada sudut 45 derajat untuk mengurangi bayangan. Tips sederhana untuk pencahayaan optimal di rumah:

  • Matikan lampu overhead utama — cahaya langsung dari atas menciptakan bayangan di bawah mata
  • Gunakan lampu meja atau standing lamp yang diarahkan ke area booth
  • Fairy light menambah suasana tapi bukan pengganti pencahayaan utama
  • Jika menggunakan cahaya alami dari jendela, posisikan booth menghadap jendela

Langkah 5: Setup Kamera dan Penanda Posisi

Pertahankan perspektif yang konsisten agar photo booth menghasilkan foto yang terlihat seragam dan rapi. Tripod adalah kunci untuk mencapai tampilan seragam di setiap foto untuk setiap tamu.

Tandai lantai dengan selotip kertas (painter's tape) agar tamu tahu di mana harus berdiri untuk framing yang pas. Dilansir dari Adorama, backdrop sebaiknya berukuran minimal 150 cm lebar dan 100–120 cm tinggi untuk foto setengah badan hingga lima orang.

Untuk pengambilan foto mandiri tanpa fotografer, manfaatkan fitur timer atau remote shutter di smartphone. Banyak tripod HP murah di bawah Rp 75.000 yang sudah dilengkapi remote Bluetooth.

Langkah 6: Tambahkan Sentuhan Khas Indonesia

Di sinilah photo booth Anda berbeda dari tutorial asing. Sesuaikan dengan konteks lokal:

  • Gunakan daun pandan atau daun pakis sebagai garland hijau alami — mudah ditemukan di halaman rumah Indonesia dan memberikan aroma segar
  • Siapkan props kuliner: mug berisi wedang jahe atau cokelat hangat sebagai properti foto yang juga bisa dinikmati
  • Batik sebagai elemen backdrop: padukan kain batik merah dengan ornamen Natal untuk nuansa fusion yang unik
  • Untuk booth outdoor: manfaatkan teras rumah dengan atap — mengantisipasi hujan tropis yang sering datang tiba-tiba di penghujung tahun

Baca juga: Momen hangat artis Indonesia merayakan Natal bersama keluarga

Langkah 7: Buat Panduan dan Ajakan untuk Tamu

Tinggalkan daftar "tantangan foto" kecil di samping meja props — berisi arahan seperti "ambil foto bersama seseorang yang baru kamu kenal" atau "coba tirukan adegan dari film Natal favorit." Cara ini terbukti efektif meningkatkan partisipasi tamu.

Buat juga hashtag khusus acara Anda, misalnya #NatalDiRumahAndi2026. Hashtag bukan sekadar tren — ini adalah cara mengumpulkan semua postingan dengan tema yang sama sehingga foto-foto dari booth bisa ditemukan kembali dengan mudah.

Timeline Realistis Persiapan

PeriodeTarget Pencapaian Minggu 1Riset ide, beli bahan dasar di marketplace, uji coba backdrop sederhana Bulan 1Selesaikan setup pertama, uji pencahayaan, buat props DIY lengkap Bulan 3Terima permintaan setup booth untuk teman dan keluarga, bangun portofolio Bulan 6Tawarkan jasa photo booth DIY via media sosial, terima klien berbayar

5 Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  1. Backdrop terlalu ramai. Pilih satu tema warna (merah-hijau-emas atau putih-silver) dan konsisten.
  2. Mengabaikan pencahayaan. Foto gelap atau berteman bayangan membuat tamu enggan mengunggah hasilnya.
  3. Props terlalu banyak dan berantakan. Sediakan 5–8 props saja yang tertata rapi di satu meja kecil.
  4. Tidak menguji setup sebelum acara. Ambil beberapa foto percobaan sehari sebelumnya untuk koreksi posisi dan cahaya.
  5. Menggunakan lilin sungguhan. Jangan pakai lilin asli — gunakan lilin LED sebagai gantinya. Ini penting demi keamanan, terutama jika ada anak kecil.

Rekatkan semua kabel ke lantai menggunakan selotip agar tidak ada risiko tersandung, dan pastikan bangku yang digunakan benar-benar stabil — jangan menumpuk kotak sebagai pijakan.

5. Tips dari Praktisi Photo Booth

Thomas Praxedes, pendiri Stay Golden Photo Booth dengan pengalaman 9 tahun di industri photo booth di California, dikutip dari Stay Golden Photo Booth menyatakan, "Memilih props yang tepat akan menentukan segalanya. Props membentuk cara tamu berpose, tersenyum, dan berinteraksi dengan booth Anda. Props juga membantu menambah warna dan kepribadian di setiap bingkai."

Jami Warner, Direktur Eksekutif American Christmas Tree Association, dikutip dari ACTA menyatakan, "Studi menunjukkan ada manfaat kesehatan mental terkait mendekorasi untuk Natal sebelum Desember."

Dr. Marcus De Carvalho dari HPR Treatment Centers, dikutip dari ACTA menyatakan, "Apa yang ditemukan riset adalah bahwa sekadar merayakan liburan lebih awal, kita sebenarnya meningkatkan suasana hati."

Bagi Anda yang tinggal di Indonesia dan ingin memulai jasa photo booth untuk acara komunitas, mulailah dari lingkaran terdekat. Setup di acara gereja, arisan RT, atau pesta ulang tahun anak tetangga adalah cara terbaik membangun portofolio tanpa tekanan besar.

6. Kalkulasi Biaya dan Potensi Hasil

(c)Ilustrasi AIKomponenBiaya Sekali Buat (Rp)Keterangan Backdrop (kertas kado / kain)20.000 – 50.000Bisa dipakai ulang 3–5 kali Lampu LED / fairy light15.000 – 35.000Aset jangka panjang Props DIY15.000 – 40.000Kertas, lem, tongkat Garland dan tinsel15.000 – 30.000Bisa dipakai ulang Selotip dan perekat10.000 – 20.000Habis pakai Tripod HP35.000 – 75.000Investasi jangka panjang Total Rp 110.000 – 250.000

Jika digunakan untuk acara sendiri, biaya ini setara dengan harga sewa photo booth sederhana selama 1 jam saja. Namun semua bahan bisa dipakai ulang untuk tahun-tahun berikutnya.

Untuk perbandingan, menyewa jasa dekorasi Natal profesional bisa menghabiskan jutaan rupiah — dengan DIY, Anda mendapatkan hasil sebanding dengan biaya sepersepuluhnya.

7. Scaling dan Monetisasi Photo Booth DIY

Setelah menguasai teknik dasar, ada beberapa jalur monetisasi yang bisa dieksplorasi:

Jasa setup photo booth untuk acara. Tawarkan paket setup mulai Rp 500.000 untuk pesta rumahan sederhana hingga Rp 2–5 juta untuk acara kantor lengkap dengan backdrop premium dan props profesional.

Jual props dan kit DIY photo booth. Kemas set props kertas, garland, dan panduan setup menjadi satu paket siap pakai. Jual di Tokopedia, Shopee, atau TikTok Shop menjelang November–Desember. Hampers buatan tangan dengan isian dekorasi DIY sangat diminati saat Natal dan momen wisuda.

Konten kreator. Dokumentasikan proses pembuatan photo booth dalam format video singkat untuk TikTok dan Instagram Reels. Konten before-after selalu menarik perhatian dan berpotensi viral.

Workshop offline dan online. Selenggarakan kelas singkat membuat photo booth DIY menjelang musim Natal. Tarif Rp 75.000–Rp 150.000 per peserta dengan 10 peserta per sesi sudah bisa menghasilkan Rp 750.000–Rp 1.500.000 per workshop.

Baca juga: Jalur monetisasi kerajinan DIY dari nol hingga cuan

Estimasi waktu untuk mulai menghasilkan: 1–3 bulan jika konsisten membangun portofolio dan memasarkan jasa melalui media sosial. Kunci utamanya adalah dokumentasi visual yang kuat dan testimoni dari klien pertama.

8. Komunitas dan Sumber Belajar Indonesia

(c)Ilustrasi AIBergabung dengan komunitas mempercepat proses belajar dan membuka peluang kolaborasi:

  • Grup Facebook: "DIY Indonesia", "Kerajinan Tangan dan Handmade Indonesia", "Dekorasi Pesta DIY" — tempat bertukar tips dan memamerkan karya
  • TikTok dan Instagram: Cari tagar #PhotoBoothDIY, #DekorasiNatalDIY, #DIYIndonesia untuk inspirasi visual
  • YouTube: Cari tutorial berbahasa Indonesia dengan kata kunci "cara bikin photo booth sendiri" atau "backdrop Natal murah"
  • Kursus online: Platform seperti Skill Academy dan Udemy Indonesia menyediakan kelas kerajinan tangan dan fotografi dasar untuk pemula
  • Event offline: Pameran kerajinan tangan seperti Inacraft dan bazar UMKM lokal di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta menjadi ajang membangun jaringan

Baca juga: Cara membuat lampu hias DIY untuk dekorasi ruangan

9. 10 Ide Tema Photo Booth Natal yang Bisa Langsung Dicoba

Untuk memperkaya variasi, berikut sepuluh konsep yang disesuaikan dengan ketersediaan bahan di Indonesia:

  1. Winter Wonderland Tropis: Gunakan backdrop dari sprei putih, ornamen perak, dan salju palsu dari kapas atau kertas potong. Tambahkan lampu LED biru untuk efek dingin.
  2. Bengkel Santa: Bawa suasana Kutub Utara dengan kertas cokelat, mainan alat kerja, dan kotak hadiah sebagai props. Buat papan kayu bertuliskan "Elf Sedang Bekerja."
  3. Perapian Natal dari Kardus: Buat perapian palsu dari kardus atau panel kayu dan kertas kraft. Gantung kaus kaki Natal di atas mantel dan tumpuk beberapa batang kayu di depannya.
  4. Candy Cane Lane: Gunakan kertas merah-putih bergaris sebagai backdrop dengan permen tongkat besar dari kertas gulung.
  5. Ugly Sweater Corner: Sediakan koleksi sweater aneh dan lucu sebagai props — konsep yang sangat menghibur untuk foto kelompok.
  6. Vintage Christmas: Padukan palet warna retro dengan dekorasi bergaya antik seperti pohon miniatur mercury glass dan ornamen bergaya klasik.
  7. Surat untuk Santa: Buat kotak surat merah dari kardus dan siapkan kertas surat — tamu bisa menuliskan harapan Natal mereka sebelum berfoto.
  8. Snow Globe Booth: Gunakan kubah tiup transparan atau lembaran plastik bening besar untuk menciptakan efek berada di dalam bola salju. Tambahkan salju palsu di lantai dan fairy light putih.
  9. Nuansa Rustic Indonesia: Kombinasikan anyaman bambu, daun pinus plastik, dan daun pakis segar dari halaman rumah untuk nuansa lokal yang autentik.
  10. Hollywood Christmas: Bentangkan karpet merah menuju booth, siapkan backdrop kain sequin emas, dan tambahkan tali pembatas beludru. Setiap tamu akan merasa seperti bintang film.

Baca juga: Inspirasi pose foto keluarga yang cocok untuk semua generasi

10. Panduan Keamanan untuk Photo Booth DIY

(c)Ilustrasi AIMeskipun terlihat sederhana, perhatikan beberapa aspek keamanan berikut:

  • Secara visual backdrop memang harus tampak menakjubkan, tetapi dengan keluarga dan teman yang berkumpul untuk berfoto, pastikan setup aman dan bebas dari bahaya tersandung.
  • Hindari memasang dekorasi di dekat sumber listrik terbuka
  • Untuk booth outdoor, booth harus berada di bawah penutup yang kokoh dan sepenuhnya tahan air untuk melindungi semua perangkat elektronik dari hujan.
  • Jika anak kecil terlibat, gunakan props tanpa bagian tajam dan pastikan semua kabel terekatkan di lantai
  • Pastikan seluruh konstruksi stabil — backdrop yang jatuh menimpa tamu bisa merusak acara sekaligus membahayakan

Baca juga: Panduan kerajinan tangan dari barang bekas yang aman untuk pemula

11. Versi Keluarga dan Anak

Versi Keluarga dan Anak (c) Ilustrasi AI

Photo booth Natal sangat cocok dijadikan aktivitas bersama anak-anak. Libatkan mereka dalam proses pembuatan props sederhana — menggunting bintang dari kertas, menghias tongkat permen dari kertas gulung, atau menempel stiker pada bingkai foto kardus. Untuk anak-anak di bawah 10 tahun, proses pemotongan sebaiknya dilakukan orang dewasa, dan anak hanya terlibat dalam menghias dan merakit.

Baca juga: Tips melibatkan anak dalam proyek DIY kreatif

12. FAQ — Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Berapa biaya minimal untuk membuat photo booth Natal sendiri di rumah?

Dengan modal serendah Rp 75.000–Rp 150.000, Anda sudah bisa membuat photo booth Natal sederhana yang layak foto. Komponen utamanya adalah kertas kado untuk backdrop (Rp 20.000), lampu LED (Rp 15.000), dan beberapa props DIY dari kertas karton (Rp 15.000). Selebihnya bisa memanfaatkan bahan yang sudah ada di rumah seperti selimut bermotif, pita bekas hadiah, atau ornamen tahun lalu.

Bagaimana cara membuat backdrop photo booth yang tahan lama untuk iklim tropis Indonesia?

Untuk backdrop yang digunakan di area semi-outdoor atau di ruangan tanpa AC, hindari kertas tipis yang mudah melengkung karena kelembapan tinggi. Pilih kertas kado bertekstur tebal atau kain flanel yang lebih tahan lembap. Jika menggunakan kertas, semprotkan lapisan sealant akrilik bening untuk perlindungan ekstra. Backdrop dari kain bisa dilipat dan disimpan untuk dipakai di acara berikutnya.

Apakah photo booth DIY bisa dijadikan sumber penghasilan tambahan?

Sangat bisa. Jasa setup photo booth untuk acara kecil bisa dihargai mulai Rp 500.000 per event, sementara paket lengkap dengan props premium bisa mencapai Rp 2–5 juta. Selain itu, Anda bisa menjual kit props DIY di marketplace, membuat konten tutorial di media sosial, atau membuka workshop menjelang musim Natal. Dengan konsistensi, penghasilan bisa dimulai dalam 1–3 bulan pertama.

Baca juga: Cara memonetisasi hobi kerajinan tangan dari nol

Saat lampu LED pertama menyala di sudut ruang tamu yang baru saja disulap menjadi booth foto — dan anak-anak berlarian memilih props favorit mereka sambil tertawa — di situlah makna sesungguhnya dari proyek kecil ini terasa nyata. Bukan soal hasil fotonya saja, melainkan momen pembuatannya yang justru menjadi kenangan Natal paling berharga tahun ini. Ambil satu gulung kertas kado dan seuntai lampu LED, lalu mulailah dari langkah pertama hari ini.

Baca juga: Panduan lengkap DIY barang bekas untuk pemula

Daftar Referensi

  1. Psychology Today. Why Decorating Early for Christmas May Make You Happier. Diakses pada 25 Juni 2026, dari https://www.psychologytoday.com/us/blog/what-mentally-strong-people-dont-do/202411/why-decorating-early-for-christmas-may-make-you
  2. Christmas Designers. How to Set Up a Christmas Photo Booth: 10 Creative Ideas. Diakses pada 25 Juni 2026, dari https://www.christmasdesigners.com/blog/how-to-set-up-a-christmas-photo-booth/
  3. American Christmas Tree Association. Studies Show Positive Mental Health Benefits Associated with Christmas Decorating. Diakses pada 25 Juni 2026, dari https://www.christmastreeassociation.org/press-releases/tis-the-season-and-with-good-reason-studies-show-positive-mental-health-benefits-associated-with-christmas-decorating
  4. Stay Golden Photo Booth. The 15 Best Christmas Photo Booth Prop Ideas in 2025. Diakses pada 25 Juni 2026, dari https://staygoldenphotobooth.com/best-christmas-photo-booth-prop-ideas/
  5. Adorama. How to Make a DIY Photo Booth for Holiday Parties. Diakses pada 25 Juni 2026, dari https://www.adorama.com/alc/how-to-make-a-diy-photo-booth-for-holiday-parties/

(kpl/fed)

Rekomendasi

Trending