Cara Memasak Cumi Basah yang Lezat dan Praktis

Cara Memasak Cumi Basah yang Lezat dan Praktis
cara memasak cumi basah

Kapanlagi.com - Cumi-cumi merupakan salah satu bahan makanan laut yang populer di Indonesia dengan tekstur kenyal dan rasa yang gurih. Cara memasak cumi basah yang tepat akan menghasilkan hidangan lezat dengan tekstur yang tidak alot dan bumbu yang meresap sempurna.

Berbeda dengan cumi kering, cumi basah memiliki tekstur yang lebih lembut dan mudah menyerap bumbu masakan. Pengolahan cumi basah memerlukan teknik khusus agar tidak menghasilkan masakan yang berair atau tekstur cumi yang menjadi keras dan alot.

Melansir dari buku "25 Cita Rasa Cumi & Sotong" (2013) oleh Lilly T. Erwin terbitan Gramedia Pustaka Utama, kunci sukses memasak cumi basah adalah membersihkan cumi dengan benar dan tidak memasak terlalu lama dengan api besar. Berikut panduan lengkap cara memasak cumi basah dengan berbagai variasi resep yang bisa dipraktikkan di rumah.

1. Persiapan Awal Sebelum Memasak Cumi Basah

Sebelum memulai proses memasak, persiapan bahan merupakan langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Cumi basah segar harus dibersihkan dengan benar agar tidak meninggalkan bau amis dan menghasilkan masakan yang berkualitas.

Langkah pertama dalam mempersiapkan cumi basah adalah memisahkan kepala dari tubuh cumi. Buang semua bagian tinta yang ada di dalam tubuh cumi karena dapat membuat masakan menjadi pahit. Lepaskan juga tulang transparan yang ada di dalam tubuh cumi dan kupas kulit luarnya hingga bersih.

Setelah dibersihkan, cuci cumi dengan air mengalir hingga benar-benar bersih. Lumuri cumi dengan air perasan jeruk nipis dan diamkan selama 10-15 menit untuk menghilangkan bau amis. Cara ini sangat efektif untuk membuat cumi lebih segar dan tidak berbau.

Potong cumi sesuai selera, bisa berbentuk cincin atau potongan memanjang. Pastikan potongan tidak terlalu tebal agar bumbu mudah meresap. Tiriskan cumi yang sudah dipotong dan siap untuk dimasak dengan berbagai variasi bumbu sesuai selera.

2. Teknik Dasar Cara Memasak Cumi Basah Agar Tidak Alot

Tekstur cumi yang alot sering menjadi masalah utama saat memasak cumi basah. Untuk menghindari hal ini, ada beberapa teknik dasar yang perlu diperhatikan dalam proses memasak.

  1. Gunakan Api Sedang hingga Kecil - Memasak cumi dengan api besar akan membuat protein dalam cumi cepat mengeras dan menghasilkan tekstur yang alot. Gunakan api sedang saat menumis bumbu dan kecilkan api saat memasukkan cumi.
  2. Jangan Memasak Terlalu Lama - Cumi basah hanya memerlukan waktu memasak sekitar 3-5 menit hingga berubah warna menjadi putih dan tampak kaku. Memasak lebih lama dari waktu tersebut akan membuat cumi menjadi keras dan kenyal berlebihan.
  3. Masukkan Cumi di Akhir Proses - Tumis semua bumbu hingga matang dan harum terlebih dahulu. Masukkan cumi di tahap akhir setelah bumbu siap, aduk cepat hingga bumbu merata dan cumi matang sempurna.
  4. Hindari Mengaduk Terlalu Sering - Setelah memasukkan cumi ke dalam wajan, cukup aduk beberapa kali hingga merata. Mengaduk terlalu sering dapat merusak tekstur cumi dan membuatnya mengeluarkan terlalu banyak air.
  5. Perhatikan Tingkat Kematangan - Cumi yang sudah matang akan berubah warna menjadi putih buram dan teksturnya terlihat kaku. Segera angkat dari api saat sudah mencapai tingkat kematangan ini untuk hasil terbaik.

3. Resep Cumi Basah Asam Manis yang Menggugah Selera

Cumi asam manis merupakan salah satu olahan cumi basah yang paling populer dengan perpaduan rasa manis, asam, dan gurih yang seimbang. Resep ini cocok untuk disajikan sebagai lauk makan keluarga di rumah.

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • 500 gram cumi basah segar, bersihkan dan potong cincin
  • 1 buah jeruk nipis untuk merendam
  • 50 gram bawang bombay, potong kasar
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 50 gram paprika hijau, potong memanjang
  • 2 batang daun bawang, iris tipis
  • 3 sendok makan saus cabai
  • 5 sendok makan saus tomat
  • 1 sendok makan saus tiram
  • ½ sendok teh garam
  • 1 sendok teh gula pasir
  • ½ sendok teh merica bubuk
  • Minyak goreng secukupnya

Langkah-langkah memasak:

  1. Rendam cumi yang sudah dibersihkan dengan air perasan jeruk nipis selama 10-15 menit, kemudian cuci bersih dan tiriskan.
  2. Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan matang.
  3. Masukkan cumi, masak dengan api sedang hingga cumi tampak kaku dan berubah warna, sekitar 3-4 menit.
  4. Tambahkan saus cabai, saus tomat, dan saus tiram, aduk rata hingga bumbu merata.
  5. Masukkan paprika hijau dan daun bawang, aduk sebentar hingga layu.
  6. Beri garam, gula, dan merica bubuk, aduk rata dan koreksi rasa sesuai selera.
  7. Angkat dan sajikan cumi asam manis dalam keadaan hangat bersama nasi putih.

4. Cara Memasak Cumi Basah Pedas dengan Bumbu Kaya Rempah

Bagi pecinta makanan pedas, cumi basah pedas menjadi pilihan yang tepat untuk menu makan spesial. Kombinasi cabai rawit dan cabai merah menghasilkan tingkat kepedasan yang pas tanpa menghilangkan kelezatan cumi.

Bahan-bahan:

  • 300 gram cumi basah ukuran kecil
  • 1 buah jeruk nipis
  • 1 cm jahe, memarkan
  • 4 siung bawang putih, iris tipis
  • 5 siung bawang merah, iris tipis
  • ½ buah bawang bombay, potong kasar
  • 1 buah cabai merah besar, iris serong
  • 10 buah cabai rawit merah, iris tipis
  • 5 buah jagung muda, iris serong
  • 5 sendok makan saus sambal
  • 4 sendok makan saus tomat
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1 batang daun bawang, iris tipis
  • Garam dan gula secukupnya
  • 100 ml air
  • 3 sendok makan minyak goreng

Melansir dari buku "25 Cita Rasa Cumi & Sotong" (2013) oleh Lilly T. Erwin, penggunaan jahe dalam masakan cumi dapat membantu menghilangkan bau amis sekaligus memberikan aroma harum yang khas pada masakan.

Cara membuat:

  1. Bersihkan cumi dan rendam dengan air jeruk nipis selama 10-15 menit, cuci bersih dan potong sesuai selera.
  2. Panaskan minyak, tumis bawang bombay, bawang merah, bawang putih, dan jahe hingga harum.
  3. Masukkan cumi, tambahkan cabai merah besar, cabai rawit, dan jagung muda, aduk rata.
  4. Tuang saus sambal, saus tomat, saus tiram, garam, gula, dan air, masak hingga bumbu meresap.
  5. Tambahkan daun bawang, aduk sebentar hingga layu.
  6. Koreksi rasa dan angkat saat bumbu sudah mengental dan meresap sempurna.

5. Variasi Resep Cumi Asin dengan Bumbu Cabe Hijau

Cumi asin memberikan dimensi rasa yang berbeda dengan tekstur yang lebih kenyal dan rasa asin yang khas. Kombinasi dengan cabe hijau menghasilkan cita rasa yang unik dan menggugah selera.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 300 gram cumi asin, rendam air hangat hingga lunak
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • 4 butir bawang merah, iris tipis
  • 2 ruas jari lengkuas, memarkan
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • 1 sendok teh garam
  • 2 sendok makan gula merah, sisir halus
  • 2 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • 5 buah cabai hijau besar, iris serong
  • 3 buah tomat hijau, potong empat bagian
  • 50 ml air

Langkah pembuatan:

  1. Rendam cumi asin dalam air hangat hingga teksturnya melunak, tiriskan dan potong berbentuk cincin.
  2. Panaskan minyak, tumis bawang putih, bawang merah, lengkuas, daun jeruk, dan daun salam hingga harum.
  3. Masukkan cabai hijau dan tomat hijau, tumis hingga layu.
  4. Tambahkan cumi asin, aduk rata dengan bumbu.
  5. Beri gula merah, garam, dan air, masak hingga bumbu meresap dan mengental.
  6. Koreksi rasa dan angkat saat bumbu sudah matang sempurna.

6. Tips Menyimpan dan Memilih Cumi Basah Berkualitas

Kualitas cumi basah sangat menentukan hasil akhir masakan. Memilih cumi yang segar dan menyimpannya dengan benar akan memastikan masakan yang dihasilkan memiliki rasa dan tekstur terbaik.

Cara memilih cumi basah segar:

  1. Perhatikan Warna - Cumi segar memiliki warna putih bersih atau sedikit kecokelatan dengan kulit yang masih menempel sempurna. Hindari cumi yang berwarna kekuningan atau berbau tidak sedap.
  2. Tekstur Kenyal - Tekan bagian tubuh cumi dengan jari, cumi segar akan terasa kenyal dan kembali ke bentuk semula. Cumi yang sudah tidak segar akan terasa lembek dan meninggalkan bekas tekanan.
  3. Mata Jernih - Jika membeli cumi yang masih utuh dengan kepala, perhatikan bagian mata yang harus terlihat jernih dan menonjol. Mata yang keruh menandakan cumi sudah tidak segar.
  4. Tidak Berbau Amis Berlebihan - Cumi segar memiliki aroma laut yang khas namun tidak menyengat. Bau amis yang terlalu kuat menandakan cumi sudah mulai tidak segar.
  5. Kulit Masih Menempel - Kulit cumi yang masih menempel dengan baik menandakan kesegaran. Kulit yang mudah terkelupas bisa jadi tanda cumi sudah disimpan terlalu lama.

Cara menyimpan cumi basah:

  • Simpan cumi dalam wadah tertutup di bagian paling dingin kulkas dengan suhu 0-4 derajat Celsius
  • Cumi basah segar dapat bertahan 1-2 hari di kulkas
  • Untuk penyimpanan lebih lama, bekukan cumi di freezer hingga 3 bulan
  • Cairkan cumi beku di kulkas semalaman sebelum dimasak, jangan mencairkan di suhu ruang
  • Jangan membekukan kembali cumi yang sudah dicairkan

7. FAQ Seputar Cara Memasak Cumi Basah

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memasak cumi basah?

Waktu memasak cumi basah yang ideal adalah 3-5 menit setelah cumi dimasukkan ke dalam wajan. Cumi yang dimasak terlalu lama akan menghasilkan tekstur yang alot dan keras. Tanda cumi sudah matang adalah berubahnya warna menjadi putih buram dan tekstur yang tampak kaku.

Mengapa cumi yang dimasak menjadi alot dan keras?

Cumi menjadi alot karena beberapa faktor seperti memasak dengan api terlalu besar, durasi memasak yang terlalu lama, atau mengaduk terlalu sering. Protein dalam cumi akan mengeras jika terkena panas tinggi dalam waktu lama. Solusinya adalah memasak dengan api sedang hingga kecil dan tidak lebih dari 5 menit.

Bagaimana cara menghilangkan bau amis pada cumi basah?

Cara paling efektif menghilangkan bau amis cumi adalah dengan merendam cumi yang sudah dibersihkan dalam air perasan jeruk nipis selama 10-15 menit. Setelah itu cuci kembali dengan air bersih hingga tidak ada sisa jeruk nipis. Penggunaan jahe atau lengkuas saat memasak juga membantu mengurangi bau amis.

Apakah cumi basah harus direbus terlebih dahulu sebelum ditumis?

Tidak perlu merebus cumi basah terlebih dahulu sebelum ditumis. Cumi basah yang segar dapat langsung ditumis setelah dibersihkan dan dipotong. Merebus cumi terlebih dahulu justru dapat membuat tekstur cumi menjadi terlalu lembek dan kehilangan rasa alaminya saat ditumis dengan bumbu.

Bagaimana cara membersihkan cumi basah dengan benar?

Pisahkan kepala dari tubuh cumi, buang semua bagian tinta dan isi perut. Lepaskan tulang transparan yang ada di dalam tubuh cumi. Kupas kulit luar cumi hingga bersih. Cuci dengan air mengalir hingga tidak ada sisa kotoran. Rendam dengan air jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis, lalu cuci kembali sebelum dipotong dan dimasak.

Apa perbedaan cumi basah dan cumi kering dalam cara memasaknya?

Cumi basah memiliki tekstur yang lebih lembut dan waktu memasak yang lebih singkat, hanya 3-5 menit. Cumi kering atau cumi asin perlu direndam air hangat terlebih dahulu hingga lunak sebelum dimasak. Cumi kering juga memerlukan waktu memasak yang lebih lama agar bumbu meresap sempurna dan teksturnya menjadi empuk.

Bumbu apa saja yang cocok untuk memasak cumi basah?

Bumbu yang cocok untuk cumi basah sangat beragam, mulai dari bumbu asam manis menggunakan saus tomat dan saus cabai, bumbu pedas dengan cabai rawit dan cabai merah, bumbu kecap manis untuk rasa manis gurih, hingga bumbu cabe hijau untuk rasa segar dan pedas. Penggunaan bawang putih, bawang merah, jahe, dan lengkuas juga sangat cocok untuk menambah aroma harum pada masakan cumi.

(kpl/fds)

Rekomendasi
Trending