Penyebab Daun Tanaman Tomat Menggulung ke Atas, Kenali Berbagai Faktornya
Ilustrasi Daun Tanaman Tomat Menggulung ke Atas (Photo by Nguyen Huy on Pexels)
Kapanlagi.com - Daun tanaman tomat yang menggulung ke atas merupakan kondisi yang cukup sering ditemukan, terutama ketika tanaman mengalami perubahan lingkungan atau tekanan dalam pertumbuhannya. Bentuk daun yang melengkung ke arah atas tidak selalu menandakan serangan penyakit karena kondisi tersebut juga dapat menjadi respons fisiologis tanaman terhadap stres.
Untuk mengetahui penyebabnya, perhatikan bagian daun yang menggulung, kondisi tanaman secara keseluruhan, serta perubahan yang terjadi sebelum gejala muncul. Pada physiological leaf roll, daun biasanya tetap hijau dan sehat meski menggulung ke atas dan ke dalam, sedangkan penyebab lain dapat disertai perubahan warna, pertumbuhan yang terdistorsi, atau gejala pada bagian tanaman lainnya.
Lebih lanjut, ini penyebab daun tanaman tomat menggulung ke atas yang telah dilansir KapanLagi.com dari berbagai sumber, Sabtu (19/9).
Advertisement
1. Suhu yang Terlalu Panas
Suhu tinggi menjadi salah satu penyebab utama daun tomat menggulung ke atas. Ketika cuaca panas, tanaman kehilangan air melalui proses transpirasi lebih cepat, sementara kemampuan akar memasok air tidak selalu mampu mengimbangi peningkatan kebutuhan tersebut.
Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, daun dapat menggulung sehingga luas permukaan yang terkena radiasi dan kehilangan air menjadi lebih kecil. Karena itu, daun yang menggulung ke atas saat periode panas tidak selalu berarti tanaman sedang terserang penyakit.
Kondisi ini umumnya lebih mudah terlihat pada daun bagian bawah dan dapat muncul ketika cuaca berubah dari kondisi sejuk menjadi panas. Selama tanaman tetap mendapatkan air yang cukup dan kondisi lingkungan kembali lebih sesuai, daun baru dapat tumbuh normal dan tanaman biasanya mampu pulih dari gejala ringan.
2. Kekurangan Air atau Stres Kekeringan
Penyiraman yang tidak mencukupi dapat menyebabkan daun tomat menggulung ke atas. Ketika ketersediaan air di dalam tanah berkurang, tanaman mengalami kesulitan mempertahankan keseimbangan antara air yang diserap akar dan air yang hilang melalui daun.
Daun kemudian dapat menggulung sebagai salah satu mekanisme untuk mengurangi kehilangan air. Kondisi tersebut termasuk physiological leaf roll dan biasanya membuat daun melengkung dari bagian tepi ke arah atas, kemudian menggulung ke dalam menuju tulang daun.
Stres kekeringan juga dapat menjadi lebih berat ketika berlangsung bersamaan dengan suhu tinggi. Karena itu, tanaman tomat perlu mendapatkan pasokan air yang konsisten, terutama ketika cuaca panas dan tanah cepat mengering.
3. Kelebihan Air dan Tanah Terlalu Basah
Bukan hanya kekurangan air, kondisi tanah yang terlalu basah juga dapat memicu daun tomat menggulung ke atas. Kelembapan tanah yang berlebihan dapat mengganggu kondisi perakaran dan hubungan antara air yang tersedia di tanah dengan kemampuan akar menyerap serta menyalurkannya ke bagian tanaman.
Fenomena ini termasuk salah satu faktor yang dikaitkan dengan physiological leaf roll. Karena itu, daun yang menggulung setelah periode hujan lebat tidak selalu menunjukkan bahwa tanaman kekurangan air.
Tanaman tomat sebaiknya ditanam pada media yang memiliki drainase baik sehingga air tidak terus-menerus menggenang di sekitar akar. Pengaturan kelembapan tanah penting karena kondisi terlalu kering maupun terlalu basah sama-sama dapat memberikan tekanan pada tanaman.
4. Kerusakan pada Akar
Akar yang mengalami kerusakan dapat menjadi penyebab lain daun tomat menggulung ke atas. Kerusakan dapat terjadi ketika tanah di sekitar tanaman dicangkul atau digemburkan terlalu dalam sehingga bagian akar ikut terpotong atau terganggu.
Ketika sistem perakaran terganggu, kemampuan tanaman dalam menyerap air dapat menurun. Pada saat yang sama, bagian atas tanaman tetap kehilangan air melalui transpirasi sehingga terjadi ketidakseimbangan antara pasokan air dari akar dan kebutuhan air daun.
Daun yang menggulung setelah akar mengalami gangguan biasanya termasuk respons fisiologis tanaman. Karena itu, hindari mengolah tanah terlalu dekat atau terlalu dalam di sekitar tanaman tomat, terutama ketika tanaman sudah memiliki sistem perakaran yang berkembang.
5. Pemangkasan yang Terlalu Berat
Pemangkasan berlebihan juga dapat memicu daun tomat menggulung ke atas. Ketika terlalu banyak daun dipangkas dalam waktu singkat, keseimbangan antara bagian tanaman di atas tanah dan sistem perakaran dapat berubah.
Daun yang tersisa kemudian dapat menunjukkan respons terhadap perubahan kondisi tersebut, terutama jika pemangkasan dilakukan ketika tanah sedang kering atau tanaman berada dalam kondisi panas. Beberapa tanaman dapat mengalami physiological leaf roll setelah mengalami pemangkasan berat.
Gejalanya dapat berupa tepi daun yang mula-mula melengkung ke atas kemudian menggulung ke arah tulang daun. Kondisi ini umumnya bersifat sementara apabila tanaman kembali mendapatkan kondisi pertumbuhan yang sesuai.
6. Pemupukan Nitrogen yang Berlebihan
Pemberian nitrogen dalam jumlah berlebihan juga dapat berhubungan dengan daun tomat yang menggulung. Nitrogen mendorong pertumbuhan vegetatif sehingga pasokan yang terlalu tinggi dapat menghasilkan pertumbuhan daun dan tunas yang sangat aktif.
Masalah dapat menjadi lebih terlihat ketika tanaman dengan pertumbuhan vegetatif tinggi kemudian mengalami stres air. Beberapa sumber penyuluhan pertanian mencatat bahwa kombinasi kesuburan nitrogen yang tinggi dan tekanan kelembapan dapat memicu physiological leaf roll pada tomat.
Karena itu, pemupukan sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan dengan anggapan bahwa semakin banyak nitrogen akan membuat tanaman semakin subur. Kebutuhan nutrisi perlu disesuaikan dengan kondisi tanaman dan media tanam agar pertumbuhan bagian atas tanaman tetap seimbang dengan kemampuan akar.
7. Tanaman Mengalami Stres Setelah Dipindahkan
Tanaman tomat yang baru dipindahkan dari persemaian ke tempat tumbuh baru juga dapat mengalami daun menggulung. Perubahan lingkungan tersebut dapat memberikan tekanan pada tanaman, terutama ketika sistem akar belum sepenuhnya beradaptasi dengan media dan kondisi baru.
Pada tahap ini, akar mungkin belum mampu memasok air secara optimal sementara daun tetap mengalami kehilangan air melalui transpirasi. Kondisi tersebut dapat membuat daun menunjukkan respons berupa menggulung atau melengkung.
Gejala biasanya dapat berkurang setelah akar kembali berkembang dan tanaman mampu menyesuaikan diri. Karena itu, tanaman tomat yang baru dipindahkan perlu mendapatkan kondisi kelembapan yang stabil dan tidak langsung mengalami stres lingkungan yang berat.
8. Serangan Hama seperti Kutu Daun
Daun tomat yang menggulung juga dapat berkaitan dengan aktivitas hama, terutama kutu daun. Serangga ini mengisap cairan tanaman dan lebih sering ditemukan pada pertumbuhan muda atau bagian bawah daun.
Berbeda dengan physiological leaf roll, kerusakan akibat kutu daun umumnya tidak hanya ditandai oleh daun yang menggulung. Daun dapat mengalami distorsi, perubahan warna, dan pada beberapa kondisi terdapat embun madu yang terasa lengket pada permukaan tanaman.
Karena itu, jika daun menggulung disertai bentuk daun yang tidak normal atau terlihat serangga kecil di bagian bawah daun, tanaman perlu diperiksa lebih teliti. Arah gulungan saja belum cukup untuk memastikan bahwa penyebabnya adalah stres lingkungan.
9. Infeksi Virus
Beberapa infeksi virus juga dapat menyebabkan daun tomat menggulung ke atas. Salah satunya adalah beet curly top virus, yang dapat menyebabkan daun menggulung ke atas dan biasanya disertai gejala lain seperti perubahan warna, pertumbuhan terhambat, atau perubahan pada tangkai daun.
Virus lain dapat menghasilkan pola gejala yang berbeda, misalnya daun menjadi berkerut, terdistorsi, mengecil, atau memiliki pola belang seperti mosaik. Karena gejalanya dapat menyerupai physiological leaf roll, pemeriksaan terhadap kondisi tanaman secara keseluruhan menjadi penting.
Perbedaan utamanya adalah physiological leaf roll biasanya menghasilkan daun yang tetap hijau dan relatif normal selain bentuknya yang menggulung. Sebaliknya, infeksi virus lebih mungkin disertai perubahan warna, distorsi, atau gangguan pertumbuhan sehingga tidak sebaiknya langsung dianggap sebagai masalah penyiraman atau suhu.
10. Paparan Herbisida
Paparan herbisida juga dapat menyebabkan daun tomat mengalami perubahan bentuk. Tanaman tomat cukup sensitif terhadap beberapa herbisida, termasuk ketika bahan tersebut terbawa melalui spray drift dari area lain.
Gejalanya dapat berupa daun yang menggulung, memutar, menjadi sempit, atau mengalami distorsi, terutama pada pertumbuhan baru. Kondisi tersebut perlu dibedakan dari physiological leaf roll karena kerusakan herbisida biasanya membuat bentuk daun dan pertumbuhan tanaman terlihat tidak normal.
Jika gejala muncul setelah area di sekitar tanaman disemprot herbisida, kemungkinan paparan bahan kimia perlu dipertimbangkan. Pemeriksaan terhadap pola kerusakan pada daun muda dan lokasi tanaman dapat membantu memperkirakan apakah gejalanya berkaitan dengan paparan herbisida.
11. Cara Membedakan Daun Tomat Menggulung karena Stres dan Penyakit
Daun yang menggulung ke atas tetapi tetap berwarna hijau, tidak mengalami perubahan bentuk yang ekstrem, dan muncul terutama pada daun bagian bawah sering kali berkaitan dengan physiological leaf roll. Kondisi ini dapat muncul akibat panas, kekeringan, kelebihan air, pemangkasan berat, kerusakan akar, maupun faktor lingkungan lainnya.
Sebaliknya, daun yang menggulung disertai mosaik, perubahan warna, pertumbuhan terhambat, bentuk daun sangat terdistorsi, atau kerusakan pada pucuk membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Gejala semacam itu dapat mengarah pada hama, virus, atau paparan herbisida sehingga penanganannya tidak sama dengan daun menggulung akibat stres lingkungan.
Hal terpenting adalah tidak langsung memangkas atau memberikan pupuk tambahan hanya karena melihat daun menggulung. Amati terlebih dahulu kondisi tanah, cuaca, pola penyiraman, akar, pertumbuhan baru, serta keberadaan hama agar penyebabnya dapat diperkirakan dengan lebih tepat.
12. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Penyebab Daun Tanaman Tomat Menggulung ke Atas
Apakah daun tomat menggulung ke atas selalu menandakan penyakit?
Tidak. Daun dapat menggulung sebagai respons terhadap panas, kekurangan air, kelebihan air, atau stres lainnya.
Bagaimana membedakan daun tomat menggulung karena stres dan virus?
Daun akibat stres fisiologis biasanya tetap hijau dan relatif normal, sedangkan infeksi virus dapat disertai perubahan warna, distorsi, atau pertumbuhan terhambat.
Apa yang sebaiknya dilakukan saat daun tomat menggulung?
Periksa kondisi tanah, cuaca, penyiraman, akar, pertumbuhan baru, dan keberadaan hama sebelum menentukan penyebab atau tindakan.
(kpl/rmt)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8
