Putu Ayu Tape Ketan, Kreasi Resep Kue Tradisional dengan Aroma yang Menggoda
Ilustrasi Putu Ayu Tape Ketan/AI Generated
Kapanlagi.com - Resep Putu Ayu Tape Ketan bisa menjadi pilihan menarik untuk Anda yang ingin membuat jajanan tradisional dengan sentuhan rasa yang berbeda. Jika biasanya putu ayu identik dengan aroma pandan dan kelapa parut, tambahan tape ketan membuat rasanya lebih kaya dengan aroma fermentasi yang khas.
Teksturnya tetap lembut dan empuk, sementara tape ketan memberikan sensasi manis dengan sedikit rasa asam yang membuat kue ini tidak terasa membosankan. Disajikan untuk teman minum teh atau kopi, putu ayu tape ketan juga cocok menjadi kudapan keluarga.
Advertisement
1. Bahan-Bahan Resep Putu Ayu Tape Ketan
Berikut bahan yang perlu disiapkan untuk membuat putu ayu tape ketan:
150 gram tepung terigu protein sedang.
100 gram gula pasir.
2 butir telur.
100 gram tape ketan, tiriskan dan haluskan.
100 ml santan.
1/2 sendok teh emulsifier, seperti SP atau TBM.
1/2 sendok teh baking powder.
1/2 sendok teh vanili.
1/4 sendok teh garam.
100 gram kelapa parut setengah tua.
1 lembar daun pandan.
Minyak secukupnya untuk mengoles cetakan.
Catatan: Takaran tape ketan dapat disesuaikan dengan selera. Jika ingin rasa tape lebih kuat, jumlahnya bisa sedikit ditambah, tetapi pastikan kadar airnya tidak terlalu tinggi.
2. Langkah Membuat Resep Putu Ayu Tape Ketan
Ikuti beberapa langkah berikut agar putu ayu matang sempurna dan teksturnya tetap lembut:
Siapkan kelapa parut
- Campurkan kelapa parut dengan sedikit garam.
- Kukus bersama daun pandan selama sekitar 10–15 menit.
- Angkat dan dinginkan.
- Proses ini membantu kelapa lebih tahan lama dan memberikan aroma harum.
Siapkan tape ketan
- Tiriskan tape ketan terlebih dahulu agar tidak terlalu banyak mengandung cairan.
Haluskan atau remas perlahan hingga teksturnya lebih lembut.
Sisihkan.
Kocok telur dan gula
- Masukkan telur, gula pasir, dan emulsifier ke dalam wadah.
- Kocok menggunakan mixer hingga adonan mengembang, putih, dan berjejak.
- Tahap ini penting karena udara yang terbentuk dari proses pengocokan membantu membuat kue lebih mengembang.
Masukkan bahan kering
- Ayak tepung terigu, baking powder, dan vanili.
- Masukkan secara bertahap ke dalam adonan telur.
- Aduk perlahan menggunakan spatula dengan teknik lipat agar adonan tidak kehilangan banyak udara.
Tambahkan santan dan tape
- Tuangkan santan sedikit demi sedikit.
- Masukkan tape ketan yang sudah dihaluskan.
- Aduk perlahan hingga semua bahan tercampur rata.
- Hindari mengaduk terlalu lama agar tekstur kue tidak menjadi padat.
Siapkan cetakan
- Olesi cetakan putu ayu dengan sedikit minyak.
- Masukkan kelapa parut secukupnya ke dasar cetakan.
- Tekan perlahan agar kelapa cukup padat dan tidak mudah berantakan saat kue dikeluarkan.
Tuangkan adonan
- Isi cetakan dengan adonan hingga sekitar 3/4 bagian.
- Jangan mengisinya terlalu penuh karena adonan akan mengembang saat dikukus.
Kukus hingga matang
- Panaskan kukusan terlebih dahulu sampai air benar-benar mendidih.
- Masukkan cetakan dan kukus sekitar 15–20 menit.
- Gunakan api sedang agar kue matang secara merata.
- Bungkus tutup kukusan dengan kain bersih agar uap air tidak menetes ke permukaan kue.
Dinginkan sebelum dikeluarkan
- Setelah matang, angkat cetakan dari kukusan.
- Biarkan sebentar hingga uap panas berkurang.
- Keluarkan putu ayu secara perlahan dari cetakan.
3. Rahasia Anti Gagal Putu Ayu Tape Ketan yang Mekar Sempurna
Menciptakan putu ayu tape ketan yang lembut, mekar, dan tidak bantat memang butuh perhatian pada detail. Ada beberapa rahasia yang bisa kamu terapkan untuk memastikan keberhasilan resep ini.
Pertama, perhatikan kualitas tape ketan yang kamu gunakan. Pilihlah tape ketan yang tidak terlalu asam dan tidak terlalu berair. Lumatkan tape ketan hingga benar-benar halus agar mudah tercampur rata dalam adonan, memastikan setiap gigitan memiliki cita rasa tape yang merata.
Kedua, kunci utama tekstur lembut dan empuk ada pada proses pengocokan telur, gula, dan SP. Pastikan ketiga bahan ini dikocok hingga benar-benar mengembang, kental, dan berjejak.
Ketiga, setelah tepung dan santan masuk, aduk adonan hanya sampai rata, jangan sampai terlalu lama atau overmix, karena ini bisa membuat adonan menjadi keras atau bantat.
Keempat, pastikan kukusan sudah benar-benar panas dan beruap banyak sebelum adonan dimasukkan. Gunakan api sedang saat mengukus; api yang terlalu besar bisa membuat kue merekah tidak cantik, sementara api yang terlalu kecil justru bisa menyebabkan kue bantat.
Terakhir, untuk menjaga kualitas dan kesegaran, putu ayu tape ketan sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara di suhu ruang dan dikonsumsi dalam 1 hingga 2 hari. Jika ingin disimpan lebih lama, kamu bisa menyimpannya di kulkas, namun sebaiknya dihangatkan kembali sebelum disajikan untuk mendapatkan tekstur terbaiknya.
4. Pertanyaan Seputar Resep Putu Ayu Tape Ketan
Apakah tape ketan harus ditiriskan sebelum digunakan?
Ya. Tape sebaiknya ditiriskan terlebih dahulu agar cairan berlebih tidak membuat adonan terlalu encer.
Mengapa putu ayu bisa bantat?
Putu ayu bisa bantat karena telur kurang mengembang, adonan terlalu banyak diaduk, atau kukusan belum cukup panas ketika adonan dimasukkan.
Berapa lama putu ayu tape ketan dikukus?
Umumnya sekitar 15–20 menit menggunakan api sedang. Waktu dapat disesuaikan dengan ukuran cetakan.
Apakah kelapa parut perlu dikukus terlebih dahulu?
Sebaiknya iya. Kelapa dapat dikukus dengan sedikit garam dan daun pandan selama sekitar 10–15 menit agar lebih harum dan tidak cepat basi.
(kpl/nti)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
