INTERNASIONAL

[Review] 'A GOOD DAY TO DIE HARD', Ayah Anak Hebohkan Moskow

Senin, 11 Februari 2013 19:50  | 

Bruce Willis


[Review] 'A GOOD DAY TO DIE HARD', Ayah Anak Hebohkan Moskow
Dune Entertainment





KapanLagi.com - Oleh: Adi Abbas Nugroho

Sejak seri DIE HARD dimulai pada tahun 1988, keberuntungan selalu berpihak pada John McLane. Walau kerap berada di tempat dan waktu yang salah, secara ajaib polisi New York tersebut berhasil selamat dari maut. Setidaknya begitulah yang terjadi hingga seri kelimanya muncul awal Februari ini.

Awalnya John McLane (Bruce Willis) datang ke Moskow untuk menyelamatkan Jack (Jai Courtney), anaknya yang ditahan oleh kepolisian setempat. Dia bahkan berjanji pada anak perempuannya, Lucy (Mary Elizabeth Winstead), untuk tak melakukan hal yang membahayakan diri.

Namun tanpa disangka John dan anak laki-lakinya yang tak pernah akur itu malah terlibat dalam konspirasi dua orang penting di Rusia, Yuri Komarov (Sebastian Koch) dan Chagarin (Sergei Kolesnikov). Jangan salahkan duo McLane jika Moskow kemudian menjadi porak poranda.

Seperti yang bisa ditebak, John McLane kembali berada di tempat dan waktu yang salah lagi. Bersama sang anak alias John McLane junior, John berjibaku menumpas orang-orang yang melakukan segala cara demi ketamakan mereka.

Hollywood selalu mempunyai cara untuk merenovasi ikon film aksi lawas mereka. Meski sudah terlihat renta, Opa Willis mampu tampil begitu gila saat melakukan berbagai hal berbahaya yang mungkin hanya akan terjadi dalam film. Karena saat bahaya datang, secara ajaib dia berhasil selamat seperti yang sudah-sudah.

Naskah olahan Skip Woods yang sebelumnya menggarap X-MEN ORIGINS: WOLVERINE, THE A-TEAM dan SWORDFISH hanya menambal sulam apa yang sudah disajikan pada pendahulunya. Terlebih jika menyaksikan film sebelum ini, kehadiran Jack terasa sedikit aneh karena mengira hanya Lucy anak John. Namun apa sih yang tidak mungkin?

DIE HARD arahan sutradara John Moore ini tetap menawarkan hal-hal gila yang akan terjadi dalam setiap aksi John. Dari ledakan dahsyat, adegan baku hantam dan tembak yang intens hingga kejar-kejaran di jalan raya yang hancurkan puluhan mobil.

Sayangnya bagi fans setia, seri ini mungkin sedikit mengecewakan karena dangkalnya karakter yang ada. Terutama dari sisi musuh-musuh yang kurang dieksplor dengan baik hingga chemistry antara ayah-anak berani mati yang harusnya bisa menjadi highlight tersendiri.

 

 

(kpl/abs)