Serial 'A Little White Lie' Hadirkan Reuni Penuh Kebohongan dan Plot Twist
Dunia hiburan Tanah Air kembali diramaikan dengan kehadiran serial terbaru berjudul A Little White Lie. Serial yang diproduksi oleh Unlimited Production ini merupakan adaptasi dari sebuah novel populer. Produser Oswin Bonifanz mengungkapkan bahwa cerita ini memiliki nilai intellectual property (IP) yang kuat dan sudah ada sejak lama, namun tetap relevan dengan kehidupan masa kini.
Premis utama cerita ini menyoroti sisi psikologis manusia yang kerap menyembunyikan kebenaran demi kebaikan. Hal ini dianggap sangat dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari, di mana setiap individu pasti memiliki rahasia yang disimpan rapat-rapat.
"Jadi Little White Lie ini sebenarnya satu IP dari buku yang memang udah cukup lama. Itu kalau nggak salah tahun 2000 bukunya. Bercerita tentang sebenarnya semua orang, setiap kita pasti punya little white lie atau bohong untuk kebaikan," ucapnya saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
Baca berita lain tentang A Little White Lie di Liputan6.com, yuk! Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
Oswin menambahkan bahwa kebohongan kecil adalah hal yang manusiawi dan terjadi lintas generasi. Dalam serial ini, setiap karakter dibangun dengan kedalaman emosi yang kompleks, di mana mereka semua memiliki rahasia masing-masing yang menjadi penggerak cerita. "Itu kayaknya tidak bisa dipungkiri semua dari dulu sampai sekarang pasti ada masing-masing dari kita. Nah di series ini jadi setiap karakter tuh juga punya kebohongan-kebohongan kecil," jelas Oswin.
Hak Cipta: © KapanLagi.com/Sahal Fadhli


































































