CLOSE

“Don’t Wanna Cry” Kini Jadi MV Pertama SEVENTEEN yang Raih 300 Juta Views

“Don’t Wanna Cry” Kini Jadi MV Pertama SEVENTEEN yang Raih 300 Juta Views
Lagu DON’T WANNA CRY Seventeen/x @pledis_17

Kapanlagi.com - Lagu DON’T WANNA CRY kembali mencuri perhatian publik setelah video musiknya resmi menjadi MV pertama milik SEVENTEEN yang berhasil menembus angka 300 juta penayangan di platform YouTube. Menariknya, pencapaian ini diraih bukan oleh lagu terbaru mereka, melainkan oleh karya yang pertama kali dirilis pada tahun 2017 dan kini kembali viral di berbagai platform digital.

Kesuksesan tersebut menunjukkan bahwa daya tarik musik SEVENTEEN tetap bertahan kuat meski waktu telah berlalu cukup lama sejak perilisan lagu tersebut. DON’T WANNA CRY kembali ramai diputar oleh penggemar lama maupun pendengar baru yang menemukan kembali keindahan lagu ini melalui media sosial dan platform streaming.

Pencapaian 300 juta views ini pun menjadi momen spesial bagi CARAT di seluruh dunia yang ikut merayakan kesuksesan grup favorit mereka. Lalu, bagaimana perjalanan lagu ini hingga kembali mencetak rekor baru dan mengapa DON’T WANNA CRY tetap relevan hingga sekarang? Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Kamu juga bisa cek informasi terbaru seputar dunia hiburan di Liputan6.com.

1. "Don't Wanna Cry" Ukir Sejarah Baru

Lagu DON’T WANNA CRY Seventeen/x @pledis_17

Pada tanggal 2 Februari sekitar pukul 09.30 KST, video musik dari lagu hit SEVENTEEN tahun 2017, "Don't Wanna Cry", secara resmi melampaui 300 juta penayangan di YouTube. Pencapaian monumental ini menjadikannya video musik pertama dari grup tersebut yang berhasil mencapai prestasi luar biasa ini. Momen bersejarah ini menandai babak baru dalam perjalanan karier SEVENTEEN, menunjukkan jangkauan global dan popularitas mereka yang tak terbantahkan.

Keberhasilan ini tidak hanya sekadar angka, melainkan cerminan dari dampak mendalam yang dimiliki lagu tersebut terhadap pendengar di seluruh dunia. "Don't Wanna Cry" telah lama menjadi favorit penggemar, dan kini, dengan pencapaian 300 juta views, statusnya sebagai salah satu lagu paling ikonik SEVENTEEN semakin tak tergoyahkan.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Lebih dari Delapan Tahun Dedikasi

Lagu DON’T WANNA CRY Seventeen/x @pledis_17

SEVENTEEN pertama kali merilis video musik untuk "Don't Wanna Cry" pada tanggal 22 Mei 2017, tepat pukul 18.00 KST. Ini berarti bahwa dibutuhkan waktu lebih dari delapan tahun, delapan bulan, dan 10 hari bagi MV tersebut untuk mencapai tonggak sejarah 300 juta penayangan. Durasi yang cukup panjang ini justru menyoroti ketahanan dan daya tarik abadi dari lagu tersebut, yang terus menarik penonton baru seiring berjalannya waktu.

Perjalanan panjang ini adalah testimoni atas kualitas musik SEVENTEEN yang tak lekang oleh waktu dan kemampuan mereka untuk terus terhubung dengan penggemar. Selamat untuk SEVENTEEN atas pencapaian luar biasa ini, yang sekali lagi membuktikan kekuatan musik mereka. Ini adalah perayaan bukan hanya untuk grup, tetapi juga untuk seluruh CARAT yang telah setia mendukung mereka sejak awal.

3. Kedalaman Emosional "Don't Wanna Cry"

Lagu DON’T WANNA CRY Seventeen/x @pledis_17

"Don't Wanna Cry" adalah lagu utama dari album mini keempat SEVENTEEN, Al1. Hal ini menandai sebuah evolusi signifikan dalam repertoar musikal dan tematik SEVENTEEN, bergerak menjauh dari konsep ceria dan energik mereka sebelumnya untuk mengeksplorasi wilayah emosional yang lebih dalam.

Dengan perpaduan Electronic Dance Music (EDM) dan elemen balada, "Don't Wanna Cry" menciptakan lanskap suara yang luas sekaligus intim, menggambarkan kompleksitas kehilangan, kesepian, dan ketahanan emosional. Komposisi lagu ini, yang dikerjakan oleh anggota Woozi bersama Bumzu dan tim produser berbakat, secara strategis menggunakan ketukan elektronik untuk meniru denyut jantung yang tertekan.

Liriknya menggambarkan perasaan patah hati dan kesepian pasca-putus cinta, sebuah tema yang merupakan keberangkatan besar dari lagu-lagu tunggal grup sebelumnya yang sebagian besar adalah lagu cinta yang ringan dan ceria. Perpaduan lirik yang menyentuh, musik yang menggugah, dan koreografi ekspresif menciptakan narasi yang kuat tentang kehilangan dan ketahanan.

4. MV Menawan dan Koreografi Ikonik

Salah satu faktor utama kesuksesan lagu ini adalah video musiknya yang menampilkan visual minimalis namun artistik. Pengambilan gambar di lokasi terbuka dengan latar alam luas menciptakan kesan kesepian yang selaras dengan tema lagu.

Koreografi lagu ini pun menjadi salah satu yang paling ikonik dalam perjalanan karier SEVENTEEN. Gerakan sinkronisasi ke-13 member yang terkenal presisi membuat setiap penampilan lagu ini selalu memukau penonton.

Adegan koreografi di tengah lanskap luas menjadi momen yang sangat diingat oleh penggemar. Hingga kini, potongan koreografi tersebut masih sering digunakan dalam berbagai konten dance cover di media sosial.

Tak heran jika MV DON’T WANNA CRY terus ditonton ulang oleh penggemar lama maupun penonton baru yang baru mengenal SEVENTEEN. Popularitas video inilah yang akhirnya membawa MV tersebut mencapai angka 300 juta views.

5. Kembali Viral di Masa Kini

Lagu DON’T WANNA CRY Seventeen/x @pledis_17

Meski bukan lagu baru, DON’T WANNA CRY kembali mendapatkan perhatian besar beberapa waktu terakhir. Salah satu faktor utama adalah maraknya penggunaan potongan lagu ini di platform video pendek seperti TikTok dan Instagram Reels.

Banyak kreator konten menggunakan bagian lagu yang emosional untuk menggambarkan kisah patah hati, nostalgia, hingga momen perpisahan. Hal ini membuat lagu tersebut kembali masuk ke daftar putar generasi pendengar yang lebih muda.

Selain itu, meningkatnya popularitas SEVENTEEN secara global juga membawa pendengar baru untuk mengeksplorasi karya-karya lama mereka. Lagu-lagu ikonik pun kembali mendapatkan sorotan, termasuk DON’T WANNA CRY.

Konser dunia dan aktivitas global grup juga turut mendorong lonjakan pencarian lagu-lagu hits mereka di platform streaming. Momentum inilah yang akhirnya membantu MV lagu tersebut mencapai angka penayangan baru.

6. Makna Khusus Bagi Carat di Seluruh Dunia

Lagu DON’T WANNA CRY Seventeen/x @pledis_17

Bagi CARAT, sebutan bagi penggemar SEVENTEEN, lagu DON’T WANNA CRY memiliki tempat istimewa. Banyak penggemar yang mengenal grup ini pertama kali melalui lagu tersebut.

Tak sedikit pula yang menganggap lagu ini sebagai pengiring berbagai momen emosional dalam kehidupan mereka. Karena itu, setiap pencapaian lagu ini terasa seperti nostalgia yang kembali hidup.

Perayaan pencapaian 300 juta views pun ramai di media sosial, dengan penggemar membagikan kenangan pertama mereka saat mendengar lagu tersebut. Dukungan global dari CARAT menjadi bukti kuatnya hubungan antara grup dan penggemarnya.

7. FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Kapan lagu DON’T WANNA CRY pertama kali dirilis oleh SEVENTEEN?
Lagu DON’T WANNA CRY dirilis pada Mei 2017 sebagai lagu utama dari mini album AL1 dan menjadi salah satu lagu paling ikonik dalam karier SEVENTEEN.

2. Mengapa pencapaian 300 juta views ini dianggap spesial?
Karena DON’T WANNA CRY menjadi video musik pertama SEVENTEEN yang berhasil menembus 300 juta penayangan di YouTube, menandai tonggak penting dalam perjalanan global grup tersebut.

3. Apa yang membuat lagu DON’T WANNA CRY tetap populer hingga sekarang?
Lagu ini memiliki lirik emosional, aransemen musik yang kuat, serta koreografi ikonik yang membuatnya tetap relevan dan sering diputar ulang oleh penggemar lama maupun pendengar baru.

4. Apakah lagu ini kembali populer karena media sosial?
Ya, potongan lagu DON’T WANNA CRY kembali viral di platform seperti TikTok dan Instagram, sehingga menarik perhatian generasi pendengar baru.

5. Apa arti pencapaian ini bagi penggemar SEVENTEEN?
Bagi CARAT, pencapaian ini menjadi momen nostalgia sekaligus bukti bahwa karya SEVENTEEN memiliki dampak jangka panjang dan tetap dicintai hingga kini.

Mau tahu berita terkini tentang dunia hiburan? Yuk langsung cek di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

(kpl/mda)

Rekomendasi

Trending