KOCCA Hadirkan Korea Spotlight Indonesia, Ajang Musisi Korea Unjuk Gigi

KOCCA Hadirkan Korea Spotlight Indonesia, Ajang Musisi Korea Unjuk Gigi
Korea Spotlight Indonesia (credit: KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi)

Kapanlagi.com - KOCCA (Korea Creative Content Agency) baru saja merampungkan gelaran musik bertajuk Korea Spotlight Indonesia yang berlangsung di M Bloc Space, Jakarta Selatan, pada Kamis (27/6/2026). Acara ini menjadi panggung bagi sejumlah musisi berbakat asal Korea Selatan untuk memperkenalkan karya mereka kepada audiens tanah air.

Deretan penampil yang hadir dalam acara ini meliputi can't be blue, MRCH, Nerd Connection, dan Silly Silky. Kehadiran mereka di Jakarta merupakan langkah strategis untuk memperkuat eksistensi musisi Korea Selatan di kancah internasional.

"Melalui program Korea Spotlight Indonesia, KOCCA bertujuan untuk mendukung artis-artis yang berkembang di Korea Selatan dalam meneguhkan kehadiran internasional mereka,” ujar pengamat musik sekaligus pegiat industri kreatif," David Tarigan, Kamis (26/8/2026).

David menambahkan bahwa inisiatif ini tidak hanya berfokus pada penampilan panggung semata. Program ini juga membuka ruang bagi para musisi untuk membangun jejaring dengan profesional industri serta memperluas jangkauan mereka di kawasan Asia Tenggara.

"Korea Spotlight Indonesia memperluas misi ini, menawarkan kesempatan kepada para musisi Korea Selatan untuk terhubung dengan para pencinta musik di Indonesia, membina kolaborasi baru dengan para profesional industri, dan memperluas kehadiran kami di Asia Tenggara," sambungnya.

1. Kolaborasi Lintas Negara di M Bloc Space

Selain menampilkan musisi asal Korea Selatan, acara ini juga diramaikan oleh kehadiran musisi dari negara tetangga. Band indie rock asal Indonesia, Reality Club, serta grup rock asal Malaysia, Masdo, turut ambil bagian untuk mempererat hubungan antarmusisi di Asia Tenggara.

David menilai bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai pasar musik live. Antusiasme penonton Indonesia yang tinggi menjadi alasan utama KOCCA memilih Jakarta sebagai lokasi strategis untuk memperkenalkan para musisi tersebut.

"Kami sadar bahwa Indonesia adalah pasar dengan kancah musik live yang berkembang dengan sangat pesat, dan antusiasme para audiens musik terhadap pertunjukan live sangatlah tinggi. Semua musisi yang mengambil bagian dalam Korea Spotlight Indonesia, menurut kami, memiliki kemampuan untuk menjalin hubungan dengan para audiens musik Indonesia," ucap David.

2. Debut Alumni Program Muse On

Korea Spotlight Indonesia (credit: KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi)

Keempat musisi utama asal Korea Selatan yang tampil dalam acara ini merupakan alumni dari Muse On. Muse On sendiri adalah sebuah program pengembangan artis baru yang dipimpin langsung oleh KOCCA untuk menunjang karier para musisi muda.

Penampilan di Jakarta ini menjadi momen perdana bagi can’t be blue, MRCH, Nerd Connection, dan Silly Silky untuk menyapa penggemar secara langsung. Mereka membawakan genre yang beragam, mulai dari indie pop, R&B, hingga musik elektronik.

"Selain itu, kami percaya bahwa para audiens musik Indonesia akan merasakan musik Korea yang lebih beragam Korea Spotlight Indonesia seraya turut merasakan pertunjukan live yang memancarkan pesona yang lebih segar dari sajian musik pada umumnya," kata David.

3. Intensitas Pertunjukan Musik

Para musisi yang tampil memberikan performa yang enerjik di atas panggung. Misalnya, can’t be blue yang membawakan diskografi emosional, serta Nerd Connection yang menyuguhkan energi rock alternatif yang jujur di hadapan penonton Jakarta.

David juga menyoroti peran acara seperti AXEAN Festival dalam mempertemukan talenta dari berbagai negara. Menurutnya, lingkungan festival yang suportif menjadi faktor penting bagi musisi untuk memberikan penampilan terbaik mereka.

"Hal terbaik tentang AXEAN Festival, yang merupakan salah satu acara pertunjukan musik terkemuka di Asia Tenggara, adalah Anda dapat bertemu dengan penampil luar biasa dari banyak negara di satu lokasi seperti artis luar biasa kami dari Korea Selatan," kata David.

"Festival ini adalah lingkungan di mana, di atas segalanya, para penampil akan sangat bersemangat untuk memberikan penampilan terbaik mereka terutama karena gelora dan intensitas para penonton AXEAN Festival yang sangat luar biasa sepanjang beberapa tahun terakhir ini," pungkasnya.

(kpl/far/pit)

Rekomendasi

Trending