Surat Leeteuk Untuk Mendiang Jonghyun, Curhat Tentang Depresi Sampai Ingin Mati

Selasa, 26 Desember 2017 07:15 Penulis: Mita Anandayu
Surat Leeteuk Untuk Mendiang Jonghyun, Curhat Tentang Depresi Sampai Ingin Mati Leeteuk Super Junior - Jonghyun SHINee © Istimewa

Kapanlagi.com - Pasca meninggalnya salah satu artis SM Entertainment, Jonghyun SHINee, banyak artis yang mengungkap kesedihannya. Salah satunya leader dari idol senior Super Junior yaitu Leeteuk.

Melalui sebuah unggahan di instagram pribadinya, Leeteuk menuliskan surat yang menyentuh untuk mendiang Jonghyun. Tidak hanya itu, Leeteuk juga mengungkap pengalaman pribadinya seputar depresi.

"Tidak ada yang bisa mengatakan mereka mengenal kamu dengan baik, dan mungkin bukan orang yang bisa mengatakan bahwa mereka berbagi segalanya denganmu karena kalian sudah dekat. Kesepian, marah dan kesedihan seseorang, aku pikir aku harus memikirkannya untuk sementara waktu, jika ingin membuat pilihan terakhir karena kamu tidak punya jalan untuk mengekspresikannya, dan apa yang dikatakan kepada orang-orang yang ditinggal. Hatiku lebih sakit karena aku merasa tidak bisa menarik orang yang mengulurkan tangan untuk meminta bantuan. Itu sungguh sulit untuk dikatakan bahwa hal tersebut bisa ditanggung karena kamu adalah selebriti dan menyerah dengan satu hal, kau berjalan jauh agar kamu bisa melakukan ini atau hal yang menyakitkan hatiku," tulis Leeteuk.

Leeteuk juga melanjutkan ia juga sempat bermimpi Jonghyun sebelum mengantarkan jenazah Jonghyun ke tempat peristirahatan terakhir. Ia mengungkap Jonghyun sempat tersenyum cerah dalam mimpinya.

Dalam postingannya, Leeteuk ungkap pernah depresi sampai ingin mati © instagram.com/xxteukxxDalam postingannya, Leeteuk ungkap pernah depresi sampai ingin mati © instagram.com/xxteukxx

"Sehari sebelum aku mengirimmu pergi, bayanganmu saat dalam mimpi mengatakan bahwa aku harus lebih bahagia sambil tersenyum cerah kepadaku, masih segar dalam pandangan mataku," pria kelahiran 1983 itu melanjutkan tulisannya.

Pada tulisan selanjutnya, Leeteuk membahas tentang depresi yang pernah ia rasakan. Ia menjelaskan bagaimana depresi berat membuatnya rasanya sulit untuk bernafas, bahkan sampai membuatnya ingin mengakhiri hidup.

"Semua orang menghadapi kesulitan dan rasa sakit tapi semua itu tidak dapat diukur dan emosi yang dirasakan seseorang dalam situasi seperti itu akan menjadi yang paling sulit. Aku juga mengalami depresi berat dan berpikir pada diri sendiri bahwa mungkin lebih baik mati daripada hidup namun sulit untuk bernafas. Di militer, mereka melihat diriku seperti saat di sebuah pertunjukan dan persepsi tersebut membuatku semakin sulit. Ini berlangsung hampir setahun tapi aku berhasil melewatinya,"

Pada kalimat akhir, Leeteuk berharapa semua orang menghabiskan setiap harinya sebagai hari yang istimewa layaknya Natal. Menurutnya, betapa penting untuk hidup lebih bahagia mulai sekarang.

"Karena aku telah melalui pengalaman ini, akan sedikit lebih baik jika ada jalan yang paling kecil sekalipun. Mungkin karena ini Natal tapi aku merasakan mukjizat Natal. Aku merasa penting untuk hidup lebih bahagia mulai sekarang. Aku harap semua orang menghabiskan setiap hari sebagai hari yang istimewa layaknya Natal." tutup Leeteuk dalam captionnya.

(all/mit)

Editor:

Mita Anandayu


REKOMENDASI
TRENDING