FILM INDONESIA

Dalam Police Movie Festival 2019, Film 'STRONG' dan 'CIKAL' Keluar Sebagai Pemenang

Jum'at, 08 November 2019 14:30 Penulis: Galuh Esti Nugraini

Police Movie Festival 2019 (credit: kapanlagi.com/Dadan Deva)

Kapanlagi.com - Film berjudul STRONG terpilih sebagai juara pertama kategori film pendek. Sementara film berjudul CIKAL terpilih sebagai pemenang untuk kategori film animasi pada malam puncak Police Movie Festival (PMF) 2019 yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (7/11).

Selain STRONG dan CIKAL, dewan juri juga memilih film TERSEMBUNYI dan DI BALIK TAMENG sebagai juara 2 dan 3 untuk kategori film pendek. Sedangkan UNLIKELY FRIENDSHIP dan TEROR terpilih sebagai juara 2 dan 3 untuk kategori film animasi.

1. Melalui Penjurian yang Objektif

Film-film yang menjadi pemenang tersebut berhasil menjuarai PMF 2019 setelah melalui proses penjurian yang independen serta objektif oleh para sineas profesional seperti Monty Tiwa, Chiko Jericho, Prilly Latuconsina, dan Wahyu Aditya.

"Mengusung tema 'Together We Are Strong', Police Movie Festival tahun ini tercatat ada 340 peserta yang mendaftar untuk film pendek dan 46 peserta untuk kategori film animasi. Kategori film pendek dengan durasi 7 menit dan animasi dengan durasi 3 menit," ujar Ketua Pelaksana PMF 2019 AKP Hasby Ristama S.H, S.I.K, M.H.

Hasby mengatakan para pemenang mendapat hadiah berupa uang tunai dan juga beasiswa untuk sekolah film. "Selain itu para pemenang juga berkesempatan untuk mengikuti ajang festival film internasional, seperti Busan International Festival dan Toronto International film Festival," lanjutnya.

2. Tahun Keenam Police Movie Festival

Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Muhammad Iqbal yang turut hadir, mengatakan PMF yang memasuki tahun keenam penyelenggaraannya ini merupakan ajang kompetisi bagi film pendek dan animasi sebagai wujud nyata sinergitas lembaga kepolisian dengan komunitas perfilman serta masyarakat untuk bersama-sama membangun situasi dan stabilitas keamanan melalui karya.

"Sinergi dan soliditas adalah formula yang tepat, karena dengan melihat konteks perubahan yang dihadirkan oleh revolusi industri 4.0 maka lanskap keamanan juga menjadi kebutuhan dan kewajiban bersama sehingga perlu dihadirkan melalui program dan kegiatan yang sesuai trend masyarakat. Salah satunya film pendek dan film animasi," kata M. Iqbal dalam sambutannya.


REKOMENDASI
TRENDING