FILM INDONESIA

Gokil! 'MY SASSY GIRL' Versi Remake Indonesia Syuting Gunakan Kamera yang Dipakai Film 'AVATAR 2'

Kamis, 02 Juni 2022 12:12

film 'MY SASSY GIRL' versi remake Indonesia © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Sebuah fakta mengejutkan datang dari film MY SASSY GIRL versi remake Indonesia. Selama syuting, drama percintaan yang disutradarai oleh Fajar Bustomi itu rupanya menggunakan kamera Venice 2 keluaran Sony.

Menariknya, Fajar menjadi sutradara Indonesia pertama yang melakukan syuting film menggunakan kamera tersebut. Sama halnya dengan James Cameron yang juga memakai kamera itu selama proses pengambilan gambar film AVATAR 2: THE WAY OF WATER.

"Setiap sutradara pasti pengin dapat equipment yang terbaik di filmnya. Beruntung saya dapat kepercayaan dari Sony nyobain kamera yang dipakai James Cameron. Mudah-mudahan hasilnya bagus ya, nggak mengecewakan," kata Fajar ditemui di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (31/5/2022).

1. Bermula Dari Kesuksesan 'DILAN 1990'

Fajar Bustomi mengatakan bila tawaran kerja sama dari Sony sudah datang pasca kesuksesan film DILAN 1990. Namun, pada waktu itu ia belum berani menerima tawaran karena kamera yang dipinjamkan hanya satu. Takut terjadi hal yang tak diinginkan mengingat proses syuting DILAN 1991 dan MILEA dikerjakan secara back to back.

"Alhamdulilah Dilan sukses dan beberapa brand percaya sama saya. Lalu datanglah pihak Sony menawarkan Venice 2 ini untuk film Dilan dua dan tiga. Waktu dulu belum berani karena kamera cuma dipinjemin satu, kalau kita syuting dan kameranya kenapa-napa, takut syuting nggak jalan. Lalu mereka datang lagi dan bekerja sama dengan Falcon Pictures," ungkap Fajar.

2. Kelebihan Kamera Venice 2

Fajar Bustomi merasa bangga film karyanya bisa syuting menggunakan kamera Venice 2. Ia pun mengungkap kelebihan kamera tersebut yang tak dimiliki kamera yang sering dirinya pakai di judul-judul sebelumnya.

"Kamera ini secara resolusi, pertama dia full frame, kedua dia 6K, sementara bioskop kita masih pakai 2K dan 4K, resolusi tinggi. Secara dynamic range ketika syuting di luar ruangan, antara gelap dan terang kalau misal salah hitung, over-nya bisa dinormalin lagi," jelas sutradara yang identik memakai topi terbalik tersebut.

"Terus warna lebih banyak, resolusi lebih bagus. Lalu saya syuting pakai lensa master anamotic yang khusus buat bioskop. Nanti kalau film ini ditonton di bioskop bakal wide screen, karena ini kameranya resolusi tinggi, kalau kamera lain belum bisa," tambahnya.

3. Film Drama Bisa Dibuat Dengan Biaya Mahal

Lewat MY SASSY GIRL yang syuting menggunakan kamera mahal, Fajar Bustomi ingin menyatakan statement bahwa film drama pun bisa dibuat dengan budget fantastis. Yang mana selama ini lekat membuat drama biayanya bisa lebih murah.

"Film ini tepat banget mau nunjukin nggak selamanya bikin film cinta-cintaan sesederhana itu. Bisa nunjukin kalau film drama percintaan bisa di-support kamera yang selevel Hollywood. Bangga banget MY SASSY GIRL bisa di-support karena mungkin IP-nya bagus dikasih kamera dua dan suruh nyobain," tandas Fajar.


REKOMENDASI
TRENDING