Perizinan Susah, Proses Syuting Film 'MARS' Sempat Tertunda

Minggu, 27 September 2015 20:22 Penulis: Nadia Adibie
Perizinan Susah, Proses Syuting Film 'MARS' Sempat Tertunda Acha Septriasa © KapanLagi.com®/Aagus Apriyanto
Kapanlagi.com - Dalam waktu dekat ini, film MARS akan kembali menjalani proses syuting setelah sempat tertunda lantaran perizinan yang susah. Film yang dibintangi Kinaryosih, Acha Septriasa, Jajang C Noer, Teuku Rifnu Wikana ini mengambil lokasi syuting di Gunung Kidul, Yogya, Jakarta dan London Inggris.

Untuk lokasi syuting di Indonesia, tidak ada kendala berarti yang ditemui. Sayangnya, di London, Inggris, Multi Buana Kreasindo selaku rumah produksi yang menggarap film tersebut harus menjalani proses yang cukup alot untuk mendapatkan izin syuting di Oxford University.

"Perizinannya luar biasa susahnya. Butuh waktu panjang untuk izin syuting di sana. Kita tinggal syuting di Inggris," ujar Sahrul Gibran sutradara film Mars saat jumpa pers di Restoran Ayam Tanjakan, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9).

Acha jalani syuting di London © KapanLagi.com®/Aagus ApriyantoAcha jalani syuting di London © KapanLagi.com®/Aagus Apriyanto

MARS merupakan film drama yang mengangkat kisah seorang ibu yang menginginkan anaknya mendapatkan pendidikan hingga ke luar negeri. Oxford University bukan satu-satu lokasi yang akan digunakan, beberapa lokasi bersejarah pun akan menghiasi film tersebut.

"Kita juga gunakan perpustakaan Bodleain, yang berlokasi di Broad Street, Oxford menjadi bagian dari film ini. Perpustakaan yang sempat dijadikan tempat syuting film HARRY POTTER sebagai bagian sekolah Hogwards tersebut akan menjadi latar belakang Acha Septriasa di wisuda," papar Sahrul.

Meski hanya 20 persen sisa syuting yang akan diambil di London, pemeran utama film tersebut, Acha mengaku senang akhirnya proses syuting bisa dilanjutkan. Ia juga bercerita beberapa hal mengenai proses pengambilan gambarnya selama di sana.

"Sekitar dua hari akan syuting di London. Pastinya saya semangat sekali syuting di perpustakaan itu. Adegan untuk wisuda saya akan gunakan Bahasa Inggris," pungkas Acha.

(kpl/hen/nad)

Editor:

Nadia Adibie


REKOMENDASI
TRENDING