Kanye West Tulis Buku Tentang Filsafat, Tinggalkan Musik?

Sabtu, 14 April 2018 12:30 Penulis: Natanael Sepaya
Kanye West Tulis Buku Tentang Filsafat, Tinggalkan Musik? Kanye West © AFP

Kapanlagi.com - Selalu ada inovasi baru, rasanya hal tersebut yang jelas terlihat pada sosok seorang Kanye West. Bukan cuma produktif dalam menciptakan musik, namun ia pun tak henti mengeksplor dunia fashion. Yang terbaru, suami Kim Kardashian ini siap untuk memulai hal yang baru dalam karirnya, yaitu sebagai seorang penulis.

Ya, seperti dilansir dari NME, baru-baru ini Kanye West diwawancarai oleh desainer Axel Vervoodt untuk The Hollywood Reporter. Pada momen tersebut, Kanye mengungkapkan kalau saat ini ia sedang menulis sebuah buku filsafat yang berjudul BREAK THE SIMULATION.

Kanye West tulis buku filsafat, bagaimana dengan karir musiknya? © TPG ImagesKanye West tulis buku filsafat, bagaimana dengan karir musiknya? © TPG Images

Buku tersebut memuat obsesi masyarakat dengan foto-foto. Menariknya, Kanye juga menjelaskan seberapa besar ia yakin kalau semua waktu yang ada sebenarnya sedang berlangsung saat ini. "Masa depan ada di sini, masa lalu sekarang ada di sini. Ada beberapa orang yang kamu temui dan lalu berkata, 'oh, kamu dari masa depan' " ujar Kanye.

"Kamu merasakan hal ini dalam jiwa mereka, orang-orang yang hanya berada dalam sebuah kurun waktu yang sebenarnya waktu tersebut sama sekali tidak mengingat mereka, dan sekarang ini ada orang-orang lain yang memang diingat oleh waktu, dan entah apakah orang-orang itu berakhir semakin terkenal atau jahat," lanjutnya.

Belum diketahui pasti, apakah penulis akan menjadi fokus baru Kanye West atau tidak © TPG ImagesBelum diketahui pasti, apakah penulis akan menjadi fokus baru Kanye West atau tidak © TPG Images

"Aku merasa sangat terhubung dengan energi abadi, dengan orang-orang dan musisi yang ada di sekitar saya," tambah Kanye. Selain itu Kanye West juga menjelaskan kalau buku filsafat yang ia buat adalah tulisan tentang konsep baru yang sudah ia dalami.

Kanye sendiri tidak memberikan detail lebih jauh apakah fokusnya akan beralih sebagai penulis atau tetap bermusik. Hanya saja ia tetap lebih suka menyebut bukunya sebagai sebuah konsep baru dibanding menggunakan kata filsafat dan sebuah keyakinan bagaimana obsesi orang-orang terhadap foto yang mampu membawa mereka ke masa depan maupun masa lalu. Well, tertarik untuk memilikinya?

(nme/ntn)

Editor:

Natanael Sepaya


REKOMENDASI
TRENDING