HOLLYWOOD

Keturunan Mesir, Rami Malek Sering Ditawari Peran Sebagai Teroris

Rabu, 10 Oktober 2018 11:47 Penulis: Rezka Aulia

Rami Malek. (GQ Middle East)

Kapanlagi.com - Nama Rami Malek mulai menjadi perhatian setelah ia memerankan Freddie Mercury di biopic Queen, BOHEMIAN RHAPSODY. Namun banyak yang tak tahu bahwa aktor 37 tahun ini memiliki perjalanan karir yang panjang. Rami memerankan mumi dalam film NIGHT AT THE MUSEUM dan juga serial TV peraih Emmy, MR. ROBOT.

Memiliki pencapaian karir yang cukup baik, Rami memang menaruh 101% usaha dalam tiap karyanya. Ternyata pada awal karirnya ia sering diplot sebagai pemeran teroris. Lalu apa yang ia lakukan atas tawaran itu? Well, ada banyak hal menarik dari aktor 37 tahun berwajah baby face ini.

1. Pria Sedrhana dan Jujur

Pria satu ini amat sederhana dan tak banyak gaya. Meski demikian semua penampilannya di depan kamera amat outstanding. Berawal dari peran kecil, hingga kini memerankan Freddie Mercury sang ikon musik dunia.

Saat pertama kali ditawari peran sebagai Freddie Mercurry ia langsung jujur tentang skill-nya. "Aku bilang 'Aku tak bisa main piano, tak bisa bernyanyi, aku tak merasa bisa menari sama sekali," ujar Rami dilansir dari GQ Middle East.

2. Totalitas Dalam Berakting

Saat menerima project satu ini, Rami langsung terbang ke London. Ia melakukan pendalaman karakter yang amat total. Mulai dari mengambil les piano, gitar, vokal, hingga menari.

Rami belajar dengan sejumlah koreografer untuk mempelajari aksi panggung Freddie. Nampaknya totalitasnya terbayar dengan baik. Bila kita lihat di trailer dan teasernya, Rami bisa bermain piano sesuai ritme denngan baik.

3. 'BOHEMIAN RHAPSODY' Miliki Pesan Mendalam

Menurut Rami, BOHEMIAN RHAPSODY lebih dari sekdar memoar tentang perjalanan Queen. Lebih dari itu, tersimpan pesan morall yang mendalam. Freddie Mercury menjadi inspirasi bagi mereka yang tak miliki suara, terlupakan, dan tersisihkan,

"Film ini memiliki tujuan yang luas, meski ini bukan kewajibanku, tapi aku harap penonton merasa terinpirasi untuk menyuarakan suara mereka dan kebenaran dari melihat film ini," ujar Rami.

4. Sering Dicap Teroris

Pencapaian karir Rami hingga saat ini bukan melalui jalan yang mulus. Karena wajahnya yang sangat Timur Tengah, ia banyak ditawari peran menjadi teroris. Ia pun banyak menolak tawaran peran karena menurutnya hal ini tak tepat.

"Dulu sering sekali terjadi 'Oh dia cocok jadi teroris. Dia teroris banget!' Kemudian aku merasa cukup dengan semua itu. Ini bukan sesuatu yang aku inginkan," kenang Rami.

5. Tolak Stereotype Arab = Teroris

Rami berbicara dengan managementnya tentang stereotipe Arab sebagi teroris. "Panggilan untuk memerakankan Arab atau Timur Tengah secara negatif? Aku tak perlu merespon hal itu lagi. Cukup sudah," ujarnya tegas.

6. Bangga MIliki Keturunan Arab

Bahasa Arab memang menjadi bahasa pertama bagi Rami. Kedua orangtuanya penganut Coptic Christian yang bermigrasi dari Mesir ke Amerika. Tumbuh dan berasimilasi di Amerika tak membuat dirinya lupa budaya Mesirnya.

"Aku orang Mesir, aku tumbuh mendengar musik Mesir, aku suka Umm Kulthum, aku cinta Omar Sharif. Mereka golonganku aku merasa amat spesial memiliki budaya mereka," ujar Rami.


REKOMENDASI
TRENDING