Berkarir Jadi Youtuber, Bayu Skak Akui Dulu Tak Didukung Orangtua

Minggu, 20 Agustus 2017 07:15 Penulis: Subi Akto
Berkarir Jadi Youtuber, Bayu Skak Akui Dulu Tak Didukung Orangtua Bayu Skak KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Sekarang ini bukan hanya seleb yang muncul di televisi atau layar kaca jadi perhatian. Ada pula sederet bintang Youtube mulai menjadi kegemaran publik. Salah satunya ada Bayu Skak. Cowok yang satu ini memiliki ciri khas tersendiri dalam video-video yang ia unggah, yakni menggunakan bahasa Jawa.

"Ya mungkin ada pemikiran bikin video pakai bahasa Jawa emang ada yang mau nonton. Jadi sebenarnya semua itu ada massa-nya. Aku harus punya ciri khas dan konsisten di situ. Kita harus paham pasar kita sendiri, siapa yang nonton, umur berapa, dan lain sebagainya. Jadi semua memang harus dipikirkan. Aku sudah punya pasar orang-orang berbahasa Jawa 40 persen di Indonesia. Ya itu pasar-ku," tutur Bayu saat ditemui di D Lab, Jalan Riau, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/8).

Menjadi Youtuber, Bayu Skak mengaku sempat tak didukung orangtua.  KapanLagi.com/Agus ApriyantoMenjadi Youtuber, Bayu Skak mengaku sempat tak didukung orangtua. KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kurang lebih 7 tahun berkarya, Bayu pun sudah sering melakukan kolaborasi dengan Youtuber lain. Bahkan ia juga sempat mendapat banyak tawaran untuk bermain dalam sinetron dan juga film layar lebar. Namun, ia mengaku masih belum bisa menerima karena masalah waktu.

"Banyak sekali calling-an dari televisi yang minta aku untuk gabung. Aku banyak ide kreatif, tapi masalah waktu aku yang susah. Aku masih memikirkan kuliah juga. Aku pernah sampai ipk 0.6. Aku belum bisa kayaknya buat stripping. Dulu pernah di salah satu tv Jawa Timur," ungkapnya.

Sudah cukup lama berkarya sebagai seorang Youtuber, ternyata awalnya kedua orangtua Bayu tak mendukung apa yang dikerjakan oleh sang anak. Namun dengan usaha dan pengertian, kini orangtua Bayu selalu mendukungnya untuk terus berkarya.

"Orang tua support aku buat berkarya. Dulu belum di-support karena orangtua belum tahu soal Youtube. Gak ada pemikiran dulu itu youtube bisa menghasilkan. Di momen itu aku meninggalkan kuliah sampai orang tua marah-marah," pungkasnya.

(kpl/pur/ssm)

Editor:

Subi Akto


REKOMENDASI
TRENDING