SELEBRITI

Demo Mahasiswa Berlangsung Ricuh, Tompi: Kita Kesulitan Melihat Siapa yang Salah

Selasa, 01 Oktober 2019 18:52 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Tompi © KapanLagi.com/Deki Prayoga

Kapanlagi.com - Aksi demo mahasiswa sejak pekan lalu (23/9) masih terus menyita perhatian. Bagaimana tidak, sempat berhenti dan atur strategi, Mahasiswa turun kembali jalan sejak Senin (30/9) kemarin. Yang juga turut perhatikan aksi ini adalah Tompi.

Ya, penyanyi yang juga sekaligus seorang dokter ini sempat nyatakan dukungannya pada demo ini lewat Twitter. Kini begitu tahu aksi ini berlangsung ricuh, Tompi merasa akan sulit bagi publik untuk menilai siapa yang benar dan siapa yang salah.

1. Tompi Meyakini Ada yang Memanfaatkan

"Sebenarnya kita akan kesulitan melihat siapa yang salah. Dalam setiap penyampaian dalam sejarah demo di indonesia ini mau demo apapun pasti ada yang memanfaatkan. Pasti ada outsider yang mendomplengi isu ini padahal isunya baik," tuturnya saat dijumpai di acara syukuran film PRETTY BOYS di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (30/9) lalu.

Menurut Tompi, di tengah kekacauan yang paling mungkin untuk disalahkan adalah aparat. "Tentu paling mudah menyalahkan aparat apalagi mereka yang memegang senjata padahal yang melempar bom molotov, lempar batu banyak yang mendompleng itu. Padahal sebenarnya kita menghormati orang yang niatnya tulus itu. Tapi yang dompleng itu banyak. Buat yang dompleng anarkis itu harusnya dihajar," imbuhnya.

2. Tompi Ingatkan Soal Emosi

Di sisi lain, Tompi juga nggak memungkiri adanya mahasiswa yang menjadi korban. Menurutnya, yang terpenting semua pihak tidak terbawa emosi. "Mungkin buat aparat itu udah nggak bisa ngelihat lagi mana yang mendompleng padahal yang pengen mereka hajar kan pendomplengnya. Jadi ya saya melihatnya jadi musibah nih," terang Tompi.

Kendati begitu, Tompi meyakini polisi pun bukan dengan sengaja melakukan kekerasan. "Karena kalau kita lihat video yang beredar ada yang kelindas saya yakin nggak ada aparat yang sengaja kejadian ini berlangsung. Saya yakin nilai nilai baik masih ada," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING