CLOSE

Eca, Adik Peggy Melati Sukma dari Anak Band Beralih Jadi Tabib dan Hipnoterapis

Eca, Adik Peggy Melati Sukma dari Anak Band Beralih Jadi Tabib dan Hipnoterapis
Eca Anak Band Jadi Tabib (credit: Dokumentasi Pribadi)

Kapanlagi.com - Bagi penggemar musik, nama Eca Sukma tak asing di telinga. Eca, sempat menjadi vokalis band Ecapede yang lagunya ngehits di tahun 2008-2019, seperti Jamilah Jamidong, Cumi, Top Markotop, Pejuang Sejati serta Pahlawan Hidupku, dan banyak lagi.

Setelah sekian lama tak terdengar kabarnya, Eca ternyata sekarang muncul di dalam kancah dunia kesehatan pengobatan alternatif. Kini, adik kandung dari artis Peggy Melati Sukma ini memiliki balai pengobatan alternatif yang dinamakan Rumah Sehat Rauuf dimana Eca menajdi Tabib sekaligus ownernya, serta menjadi Master Guru untuk para praktisi kesehatan yang belajar ilmu totok telur.

Lantas apa yang membuat Eca meninggalkan kariernya sebagai musisi dan memilih menjadi seorang Tabib?

Padahal, pemilik nama asli Reza Novembri Pahlevi ini merupakan lulusan S1 Kriminologi dan S2 Hubungan Internasional di Universitas Indonesia. Bahkan Eca kala itu
sudah memiliki usaha yang cukup menjanjikan.

"Jadi waktu almahrum ayah sakit terdiagnosa kanker ganas dan stroke,
saat itu saking sayangnya, aku ingin berbakti kepada orangtua. Akhirnya aku tinggalkan dunia seni dan juga entrepreneur untuk fokus jagain ayah. Sampai suatu hari ayah bilang gini 'ayah mau diobatin sama Eca," kata Eca menerangkan awal mula dirinya tertarik menjadi Tabib.

1. Sempat Bingung

Mendapat permintaan dari ayahnya, Eca saat itu sempat bingung. Sebab dirinya tak memiliki kemampuan untuk mengobati.

"Padahal waktu itu aku nggak bisa apa- apa. Tapi ayah berulang kali bilang 'ayah mau diobatin sama Eca. Aku berpikir ini ada signal apa?" Kata Eca.

Singkat cerita, demi menuruti keinginan sang ayah, Eca pun kemudian mempelajari berbagai metode pengobatan alternatif. Hingga dirinya memiliki gelar non akademik hipnoterapi.

Telur ayam, yang biasa diolah menjadi lauk pauk, pun dijadikan Eca sebagai media terapi untuk mengobati segala penyakit.

"Aku akhirnya belajar akupresur, totok, bekam, refleksi, jalur meridian dll sampai bertemu pola mekanisme telur. Akhirnya aku coba ke ayah, Alhamdulillah ayah bertahan sampai satu setengah tahun dari prediksi dokter yang vonis umur ayah tinggal tiga bulan," kata Eca.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Bukan Pengobatan Klenik

"Lalu, sebelum ayah mau pulang, ayah sempat bilang 'ayah sudah sembuh, sekarang waktunya kamu bantu orang lain'. Mulai dari situ aku buka praktik," imbuhnya.

Eca yang kini dijuluki Master Totok Telur, lebih lanjut mengatakan, pengobatan melalui media telur yang dilakukannya bukan lah pengobatan klenik yang tidak bisa dijelaskan secara ilmiah. Dan aksinya bersama team Rumah Sehat Rauuf ini bisa dilihat di kanal youtube chanel ecapede.

"Aku bukan pengobatan gaib, supranatural gitu. Jadi telur ini hanya sebagai media seperti halnya kayu yang digunakan untuk memijat. Jadi totok telur definisinya adalah media terapi untuk menstimulan jalur jalur meridian, zona refleksi yg berhubungan dengan organ yg sakit agar di optimalkan dan dari situ insyAllah segala penyakit bisa disembuhkan," kata pria yang memiliki gelar akademik dan non akademik S. Sos, M.Si, Ch, Cht, ini, yang kini juga aktif mengajar serta sebagai pembicara seputar pengobatan alternatif serta kesehatan dari sisi pnyakit medis maupun psikis.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

Rekomendasi

Trending